• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Belajar dari Sujud Kita

19/04/2022
in Nasihat, Unggulan
Memandang dengan Mata Hati

Ilustrasi, foto: media.islamicity.org

324
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUJUD merupakan salah satu dari rukun shalat yang paling utama. Hanya sujud yang dilakukan dua kali dalam setiap rakaat.

Sujud itu tidak sekadar meletakkan dahi dan anggota tubuh lain menempel dengan bumi. Sujud bisa dimaknai sebagai tarbiyah atau pendidikan dari Allah subhanahu wata’ala terhadap perilaku kita.

Tarbiyah pertama adalah sujud sebuah pengakuan rendahnya eksistensi kita di hadapan Allah subhanahu wata’ala. Siapa pun kita dan apa pun jabatannya.

Inilah yang paling sulit dilakukan oleh mereka yang merasa terhormat. Karena tipe orang ini biasa dihormati dan sulit untuk menghormati orang lain.

Satu bahasa tubuh yang menunjukkan tipe orang ini adalah tidak mau merendah: anggukan, apalagi posisi kepala berada di tempat yang paling bawah.

Nabi yang mulia justru memperlihatkan hal lain ketika terjadi penaklukan Kota Mekah. Meski ia berada di atas unta, kepala dan tubuhnya begitu merendah, bahkan lebih rendah dari pungguk unta.

Hal ini seirama dengan firman Allah subhanahu wata’ala, “Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu. Dan mohonlah ampunan kepadaNya…” (QS. An-Nashr: 3)

Hal ini menunjukkan bahwa Rasulullah tidak merasa bahwa prestasi itu sebagai keutamaan dirinya. Melainkan sebagai anugerah Allah yang patut disyukuri.

Sikap Nabi teladan ini begitu sulit buat mereka yang tidak memahami dirinya sangat rendah di hadapan Allah subhanahu wata’ala.

Bayangkan, kehormatan apalagi yang patut dibangga-banggakan jika dahi yang mulia harus melekat dengan bumi yang rendah. Lebih rendah dengan posisi apa pun di atas bumi.

Tarbiyah kedua, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa sujud adalah posisi yang paling dekat seorang hamba dengan Allah subhanahu wata’ala.

Di saat manusia dengan ridha mengakui bahwa dirinya begitu rendah, imannya mengaggungkan Allah subhanahu wata’ala. Dan keridhaan ini mengantarkan seorang hamba pada kedekatan yang luar biasa kepada Allah.

Karena itu, Nabi mengajarkan, “Fa aktsirud du’aa.” Maka perbanyaklah doa kepada Allah. Mintalah apa yang selama ini ingin didapatkan.

Jika tidak bisa dengan doa-doa yang diajarkan Nabi, silahkan dengan bahasa sendiri. Karena Allah Maha mengetahui semua bahasa hambaNya. Dan silahkan ungkapkan dalam hati.

Tarbiyah ketiga, semua manusia sama di hadapan Allah subhanahu wata’ala.

Ketika dalam posisi diri, ruku’, dan duduk; keadaan orang tampak berbeda-beda. Terutama dalam hal ketinggian dan busananya. Tapi saat dalam sujud, semuanya menjadi sama.

Tak ada kecuali bagi mereka yang biasa menghormat dan yang dihormati. Semuanya dalam posisi yang sama di hadapan Allah, yaitu kehormatannya melekat pada bumi yang rendah.

Tidak patut seseorang merasa tinggi di hadapan Allah. Dan hal ini pula yang harus dilakukan ketika berada di hadapan sesama manusia. Kemuliaan itu ada pada nilai takwa seorang hamba Allah.

Inilah sujud yang dilakukan dua kali dalam setiap rakaat shalat kita. Hal ini agar semua yang dibanggakan tentang diri tak lebih tinggi dari posisi bumi ini. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Belajar dari Sujud Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar

Next Post

Doa Setelah Khatam Al-Qur’an

Next Post
Doa Setelah Khatam Al-Qur'an

Doa Setelah Khatam Al-Qur'an

Pentingnya Kesungguhan yang Disertai dengan Doa

Pentingnya Kesungguhan yang Disertai dengan Doa

Perbedaan Qiyamul Lail

Perbedaan Qiyamul Lail, Shalat Malam, Shalat Witir dan Shalat Tarawih

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9576 shares
    Share 3830 Tweet 2394
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2534 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1384 shares
    Share 554 Tweet 346
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    300 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11859 shares
    Share 4744 Tweet 2965
  • Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga