• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 6 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Belajar dari Kesederhanaan Pemimpin

11/09/2025
in Nasihat
Tak Ada Doa yang Sia-sia

Ilustrasi, foto: tvonenews.com

70
SHARES
541
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PEMIMPIN yang sederhana dekat dengan rakyat. Karena keadaan keduanya seperti tak berjarak.

Para ahli sejarah muslim maupun non muslim terpukau dengan kepemimpinan Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Beliau asli sederhana, bukan pencitraan.

Hampir setiap hari Umar mengecek keadaan pasar. Ia memunguti hasil pertanian yang tercecer di jalan untuk diberikan warga yang membutuhkan. Ia juga mencambuk di tempat, siapa pun pedagang yang terbukti curang.

Kalau malam tiba, Umar bersama stafnya berkeliling negeri untuk memastikan keamanan dan kenyamanan hidup warganya.

Di semua momen turun ke warga itu, Umar biasa mengenakan baju dengan tambalan sana-sini. Ia tak pernah merasa risih apalagi malu. Padahal saat itu, kekuasaannya sudah melampaui separuh dunia.

Umar juga tidak aji mumpung. Meski sebagai khalifah, ia tidak minta difasilitasi ketika berkunjung ke wilayah gubernuran.

Seorang sahabat bernama Abdullah bin Amir yang staf Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhuma pernah memberikan kesaksian saat menemani Umar menunaikan ibadah haji ke Mekah.

Meski sebagai khalifah, Umar tak mau difasilitasi apa pun oleh gubernur Mekah saat itu. Ia tidak membuat tenda khusus di sekitar Ka’bah. Umar hanya menggelar tikar di bawah sebuah pohon. Ia berteduh dan tidur di situ.

Suatu malam di Madinah, salah seorang putera Umar bin Khaththab: Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma mengunjungi ayahandanya di rumah.

Dari balik pintu, Umar bertanya, “Siapa yang mengetuk pintu?”

“Aku, Abdullah. Puteramu!” jawab Abdullah bin Umar.

Umar mempersilakan anaknya yang sudah berkeluarga itu masuk. Ia pun mengatakan lagi, “Kamu datang dalam urusan pribadi, negara, atau umat?”

Abdullah menjawab, “Urusan pribadi!”

Saat itu juga, Umar mematikan lampu yang menerangi ruangan tempat keduanya berada. “Lampu ini menyala dibiayai oleh negara,” ujarnya. Keduanya pun berbincang-bincang dalam suasana gelap.

**

Jabatan itu amanah. Bukan prestise apalagi keagungan. Ada tugas berat yang terpikul di balik jabatan yang diemban.

Sederhana atau tidaknya seorang pejabat bergantung pada paradigmanya. Kesederhanaan itu lahir bukan karena sebuah aturan jelimet. Bukan pula tekanan opini publik, apalagi pencitraan.

Sejatinya, seorang pejabat sedang mempertaruhkan nasibnya di akhirat dari jabatannya itu. Itu kalau ia beriman dengan akhirat. Karena setan akan memberikan seribu satu dalih kepada sang pejabat bahwa ia memang berhak mendapatkan banyak hal dari jabatannya.

Menangislah wahai pejabat. Karena amanah beratmu itu akan menjadi agenda utama hisabmu di akhirat. [Mh]

Tags: Belajar dari Kesederhanaan Pemimpin
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lebih dari 1.800 Aktor dan Pekerja Film Hollywood Boikot Lembaga Film Israel

Next Post

Umumkan Hamil Anak Pertama, Salma Salsabil Tampil Sporty dan Edgy

Next Post
Umumkan Hamil Anak Pertama, Salma Salsabil Tampil Sporty dan Edgy

Umumkan Hamil Anak Pertama, Salma Salsabil Tampil Sporty dan Edgy

Nikmatnya Ibadah Ketika Tertimpa Musibah

Nikmatnya Ibadah Ketika Tertimpa Musibah

Melawan Depresi dengan Alquran

Melawan Depresi dengan Alquran

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8809 shares
    Share 3524 Tweet 2202
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11548 shares
    Share 4619 Tweet 2887
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1052 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3970 shares
    Share 1588 Tweet 993
  • Rekomendasi Warna Hijab untuk Baju Abu-Abu

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Menghina Allah dalam Hati

    567 shares
    Share 227 Tweet 142
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Berhenti Membandingkan Jalan Hidupmu, Allah Sedang Menulis Skenario Terbaik

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2481 shares
    Share 992 Tweet 620
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5181 shares
    Share 2072 Tweet 1295
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga