• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 31 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Beda Fikih itu Biasa

01/07/2023
in Nasihat
Memandang Masa Depan Islam

Ilustrasi, foto: Smithsonian Magazine

85
SHARES
652
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BEDA fikih itu biasa. Karena fikih merupakan cabang dari ajaran agama. Bukan hal yang pokok.

Entah siapa yang mulai dan kenapa dimunculkan, media sosial kembali diramaikan dengan perbedaan tentang fikih.

Ada perbedaan qunut atau tidak, perbedaan sistem hisab dan ru’yah, perbedaan batas busana muslimah, dan seterusnya.

Sejatinya perbedaan ini tidak perlu lagi dipersoalkan. Selama masing-masing memiliki dalil Al-Qur’an dan Sunnah, maka sah-sah saja terjadi perbedaan.

Tentang mana yang lebih diyakini kebenarannya, akhirnya kembali ke diri masing-masing individu. Yang penting adanya saling menghormati dalam perbedaan itu.

Di masa Nabi hal itu pernah terjadi. Sebuah pasukan kecil diminta Nabi untuk memantau benteng Yahudi Bani Quraizhah, masih di kawasan Madinah saat ini.

Karena belum sampai keluar Kota Madinah, diperkirakan perjalanan hanya tiga hingga empat jam saja. Mereka berangkat selepas Shalat Zuhur.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan agar shalat Ashar dilakukan setibanya di lokasi. Boleh jadi hal ini dimaksudkan agar lebih fokus pada perjalanan dan tidak banyak memakan waktu untuk berhenti dan istirahat.

Kegusaran di tengah pasukan terjadi ketika sudah sangat sore tapi mereka belum juga tiba di lokasi. Bagaimana dengan shalat Asharnya?

Akhirnya, sebagian pasukan memutuskan untuk shalat Ashar. Sebagian yang lain tetap konsisten dengan pesan Nabi untuk melaksanakan shalat di Ashar di lokasi tujuan.

Sepulangnya ke Madinah, hal tersebut disampaikan ke Nabi. Tapi, Nabi tidak mempersoalkan hal tersebut. Dua ijtihad itu tidak ada yang disalahkan.

Ulama menilai, hal ini karena yang shalat Ashar sebelum tiba di lokasi punya dalil, dan yang menunda hingga di lokasi juga punya dalil. Jadi, perbedaan itu tidak perlu dipermasalahkan.

Di masa Nabi masih ada saja sudah terjadi perbedaan dalam fikih, terlebih lagi di masa kita sekarang. Tentu akan lebih banyak lagi perbedaan.

Patokannya adalah selama perbedaannya masih dalam cabang-cabang agama seperti fikih, dan ada dalilnya, maka hal itu biasa saja.

Lain halnya jika perbedaannya pada hal yang pokok, seperti tentang akidah. Misalnya, ada pendapat yang mengatakan bahwa ada nabi setelah Nabi Muhammad wafat, maka hal itu sudah di luar batas kewajaran.

Dan satu sama lain sebaiknya menahan diri untuk tidak menunjukkan perbedaan-perbedaan fikih itu. Tidak juga menunjukkan bahwa dalil yang dimilikinya lebih kuat dari yang lain.

Rasanya, Islam diturunkan bukan untuk hal-hal itu. Melainkan, untuk melahirkan ketundukan yang sempurna kepada Allah, dan penghormatan kepada nilai-nilai kemanusiaan.

Bersabarlah dalam perbedaan dan bekerjasamalah dalam hal yang telah disepakati bersama. Yang paling mulia dalam umat ini adalah mereka yang paling bertakwa. [Mh]

 

Tags: Beda Fikih itu Biasa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Manfaat Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Next Post

Dayyuts, Ciri-Ciri Suami yang Tidak Punya Rasa Cemburu

Next Post
Hal yang Merusak Hati Menurut Hasan Al Bashri

Dayyuts, Ciri-Ciri Suami yang Tidak Punya Rasa Cemburu

LAZ Al Azhar Distribusikan Kurban untuk Penyintas Gempa Bumi Cianjur

LAZ Al Azhar Distribusikan Kurban untuk Penyintas Gempa Bumi Cianjur

Langkah sederhana untuk menjadi muslim produktif

3 Langkah Sederhana untuk Menjadi Muslim yang Produktif

  • Ayat Al-Qurán tentang Traveling

    Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1428 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Sikapi Karhutla, Salimah Desak Pemerintah Bertindak Cepat Selamatkan Masyarakat dan Ekosistem

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Panduan Menentukan Warna Cushion yang Tepat Sesuai Undertone dan Warna Kulit Wajah

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9640 shares
    Share 3856 Tweet 2410
  • Hasil Pemilu Israel dan Nasib Palestina

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2573 shares
    Share 1029 Tweet 643
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2502 shares
    Share 1001 Tweet 626
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4347 shares
    Share 1739 Tweet 1087
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Cinta Quran Foundation dan RS Islam Bogor Luncurkan Program Rumah Sakit Wakaf, Targetkan Dana Rp231 Miliar

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga