DAGING sapi merupakan salah satu bahan makanan yang sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat, seperti rendang, semur, sate, sop, hingga tumisan. Terlebih saat Hari Raya Iduladha, banyak keluarga memperoleh daging sapi dari hewan kurban dan mengolahnya menjadi aneka masakan favorit. Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan hasil masakan menjadi alot meskipun bumbu yang digunakan sudah tepat.
Salah satu penyebabnya adalah teknik memotong daging yang kurang benar. Cara memotong daging ternyata memiliki pengaruh besar terhadap tekstur dan hasil akhir masakan. Bahkan, daging berkualitas baik pun bisa terasa keras jika dipotong dengan teknik yang salah. Oleh karena itu, memahami cara memotong daging sapi yang tepat menjadi langkah penting sebelum mulai memasak.
Baca Juga: Tips Memasak Daging Rendang Agar Tidak Hancur dan Bumbu Meresap
Jangan Asal Iris, Ini Tips Memotong Daging Sapi agar Empuk dan Mudah Diolah
Kenali Arah Serat Daging
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mengenali arah serat pada daging sapi. Serat daging terlihat seperti garis-garis memanjang yang membentuk pola tertentu pada permukaan daging.
Memotong daging berlawanan arah serat dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih empuk saat dimakan. Sebaliknya, jika daging dipotong searah serat, potongan akan lebih sulit dikunyah karena seratnya tetap panjang.
Karena itu, sebelum mengiris, amati terlebih dahulu arah serat daging, lalu potong melintang atau berlawanan dengan arah tersebut.
Gunakan Pisau yang Tajam
Pisau yang tajam tidak hanya mempermudah pekerjaan, tetapi juga membantu menghasilkan potongan yang lebih rapi. Pisau tumpul justru dapat merusak struktur daging karena membutuhkan tekanan lebih besar saat memotong.
Menurut panduan dapur dari BBC Good Food, penggunaan pisau tajam membantu menjaga bentuk potongan daging serta mengurangi risiko kecelakaan saat memasak.
Pastikan pisau selalu dalam kondisi bersih dan tajam sebelum digunakan.
Dinginkan Daging Sebelum Dipotong
Daging yang baru dikeluarkan dari freezer atau baru diterima dari pembagian kurban sering kali memiliki tekstur yang terlalu lunak atau terlalu lembek untuk dipotong rapi.
Sebaiknya simpan terlebih dahulu di dalam lemari pendingin selama beberapa saat hingga teksturnya lebih padat. Daging yang sedikit dingin biasanya lebih mudah diiris tipis dan menghasilkan potongan yang seragam.
Teknik ini juga sering digunakan oleh para koki profesional untuk memudahkan proses pengolahan.
Sesuaikan Ukuran Potongan dengan Jenis Masakan
Setiap jenis masakan membutuhkan ukuran potongan yang berbeda. Untuk rendang dan semur, potongan daging biasanya dibuat lebih besar agar tidak mudah hancur selama proses memasak yang lama.
Sementara itu, untuk tumisan atau sate, potongan yang lebih kecil dan tipis akan mempercepat proses pemasakan dan memudahkan bumbu meresap.
Dilansir dari Kompas.com, ukuran potongan yang sesuai dapat membantu menghasilkan tingkat kematangan yang merata saat dimasak.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Buang Bagian yang Tidak Diperlukan
Sebelum memotong, periksa bagian lemak berlebih, selaput putih, atau jaringan ikat yang terlalu tebal. Bagian-bagian tersebut dapat dipisahkan sesuai kebutuhan.
Namun, jangan langsung membuang seluruh lemak. Sebagian lemak justru dapat menambah cita rasa dan menjaga kelembapan daging saat dimasak.
Yang terpenting adalah menyesuaikannya dengan jenis hidangan yang akan dibuat.
Gunakan Talenan Khusus Daging
Untuk menjaga kebersihan dan keamanan pangan, gunakan talenan khusus untuk memotong daging mentah. Hindari menggunakan talenan yang sama untuk sayuran atau makanan siap santap tanpa dicuci terlebih dahulu.
Menurut rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pemisahan peralatan dapur membantu mengurangi risiko kontaminasi silang yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Setelah digunakan, segera cuci talenan dan pisau menggunakan air hangat dan sabun.
Potong Secara Konsisten
Usahakan setiap potongan memiliki ukuran yang relatif sama. Potongan yang terlalu beragam dapat menyebabkan sebagian daging matang lebih cepat sementara bagian lainnya masih keras.
Potongan yang seragam juga membuat tampilan masakan menjadi lebih menarik dan profesional. [DW]





