• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 3 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Peran Khadijah di Awal Turunnya Wahyu Kepada Rasulullah

24/05/2024
in Kisah, Unggulan
Peran Khadijah di Awal Turunya Wahyu Kepada Rasulullah

Foto: Pixabay

129
SHARES
989
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com  – Peran Khadijah, sebagai istri Rasulullah yang pertama dan yang paling berkesan di hatinya, sangat besar di awal turunnya wahyu.

Di tengah ketakutan Rasulullah saat menerima wahyu pertama, serta kecemasan dan kekhawatiran bahwa dirinya akan menjadi dukun, ia pulang ke rumah dan menemui Khadijah.

Sesampainya di rumah, Khadijah membukakan pintu dan pastinya ikut khawatir dengan kondisi Rasulullah yang tampak ketakutan itu. Namun, ia tetap berusah tenang dan tidak bertanya apapun kepada Rasulullah.

Baca Juga: Alasan Dakwah Terbatas Rasulullah di Awal Risalah

Peran Khadijah di Awal Turunya Wahyu Kepada Rasulullah

Khadijah melihat bahwa apa yang dibutuhkan Rasulullah saat itu bukanlah pertanyaan-pertanyaan darinya. Ia langsung menyelimuti Rasul, barangkali itulah yang membuat ketakutannya berkurang. Rasulullah juga berkata, “Zammiluni, zammiluni” (Selimutilah aku, Selimutilah aku)

Hingga pada akhirnya Rasulullah menceritakan sendiri apa yang baru saja ia alami. Ia menceritakan saat wahyu itu turun kepadanya.

Khadijah menyimaknya meskipun sesungguhnya ia juga tidak tahu apa arti dari cerita Rasullah tentang wahyu tersebut.

Sebagai seorang istri, melihat ketakutan Rasulullah itu, ia harus tetap menenangkan suaminya. Ia mengatakan,

“Tidak! Demi Allah, Dia sekali-kali tidak mungkin menghinakanmu. Bagaimana mungkin Dia menghinakanmu, padahal engkau selalu menyambung silaturahim, engkau memikul beban yang lemah, membantu yang tidak berpunya, menjamu tamu, dan menolong siapa yang dalam kesulitan atas jalan yang benar.”

Khadijah sangat paham bahwa Rasulullah adalah orang yang sangat baik. Salah satu buktinya adalah keuntungan dari transaksi Rasulullah yang dilakukan di pasar Madinah pernah ia berikan kepada janda-janda yang ada di keluarganya dari Bani Abdul Muththalib.

Rasulullah selalu memberikan kebaikan kepada keluarga besarnya. Ia juga tidak hanya meringankan beban mereka namun juga menyelesaikannya.

Rasulullah juga sering membantu seseorang yang memiliki kondisi hidup yang sulit. Kesulitan itu lebih besar dari kemampuan hidupnya dan Rasulullah mengambil alih beban beratnya itu.

Inilah yang dimaksud oleh Khadijah, bahwa Rasulullah tidak mungkin dihinakan oleh Allah karena kebaikannya itu.

Setelah Khadijah menenangkannya, ia juga memberi saran untuk bertanya kepada orang lain, karena dirinya juga tidak tahu menahu tentang wahyu tersebut.

Ia menyarankan untuk datang kepada sepupunya yaitu, Waraqoh bin Naufal, seorang Nasrani yang membaca kitab suci injil. “Mungkin ia bisa menafsikan apa yang terjadi pada dirimu,” ujar Khadijah.

Ketika pertemuan itu berlangsung, Khadijah membuka pembicaraan, “Dengarkanlah Wahai Waraqoh.”

Rasulullah kemudian menceritakan apa yang dialaminya. Kemudian Waraqoh mengatakan bahwa yang menemui Rasulullah adalah malaikat Jibril yang pernah bertemu dengan Musa, ia berkata, “Itu adalah Namus.”

Waraqoh melanjutkan, “Andai saja aku masih hidup ketika kaummu mengusirmu aku akan membelamu sekuat tenaga.”

Rasulullah kaget mendengar perkataan Waraqoh bahwa dirinya nanti akan diusur oleh kaumnya. Raut wajahnya menyiratkan, “Apa salahku hingga kaummkku akan mengusirku.”

Melihat kecemasan Rasulullah, Waraqoh berkata, “Tidak ada orang yang membawa ajaran sepertimu kecuali ia akan disakiti.”

Inilah peran Khadijah terhadap Rasulullah saat menerima wahyu. Setidaknya menguatkan diri Rasulullah bahwa dirinya bukanlah seorang dukun dan wahyu yang turun kepadanya berasal dari Allah subhanahu wa ta’ala. [Ln]

Tags: Peran Khadijah di Awal Turunnya Wahyu Kepada Rasulullah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Move On Dari Mantan Pacar Non Muslim

Next Post

Shalat Zaman Dahulu saat Terjadi Wabah

Next Post
Seorang Wanita Tidak Mau Shalat Di Masjid Karena bermazhab Hanafi

Shalat Zaman Dahulu saat Terjadi Wabah

Ikuti Program Berbicara Bahasa Inggris JISc untuk Memberdayakan Masa Depan

Ikuti Program Berbicara Bahasa Inggris JISc untuk Memberdayakan Masa Depan

Bahasa Cinta Lelaki

Bahasa Cinta Lelaki

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1803 shares
    Share 721 Tweet 451
  • SD Jakarta Islamic School JISc Satu-satunya Sekolah Islam di Jakarta Timur yang Ditunjuk sebagai Sekolah Model AI

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Makna Bendera Merah ‘Jamkaran’ Iran

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kemenag Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8030 shares
    Share 3212 Tweet 2008
  • Ratusan Jamaah Hadiri YMQ Salimah Bogor, Puluhan Juta Donasi Palestina Terkumpul

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimah Kudus Gelar Seminar Silaturahmi Pecinta Al-Qur’an ke-9 dan Wisuda Tahfidz Baitul Qur’an Salimah ke-4

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3246 shares
    Share 1298 Tweet 812
  • Pemerintah Imbau Calon Jemaah Umroh Tunda Keberangkatannya ke Tanah Suci

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga