• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 20 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Menakjubkan Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau Diupah

25/11/2022
in Kisah, Unggulan
Kisah Menakjubkan Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau Diupah

Muhammad Kamal Ismail (Foto: Facebook Haramain Archives)

924
SHARES
7.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MUHAMMAd Kamal Ismail, arsitek yang pertama yang melakukan perencanaan dan pelaksanaan proyek perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dia menolak menerima upah untuk proyek tersebut dari Raja Fahd bin Abdulaziz Al-Saud.

Dia mengatakan, Mengapa saya harus menerima uang (untuk pekerjaan saya) di dua masjid suci, bagaimana saya menghadap Allah (pada Hari Penghakiman?)

Pria asal mesir ini, sebelumnya juga telah mendapatkan penghargaan sebagai lulusan termuda pertama di Royal School of Engineering. Ia kemudian mengejar gelar doktor di Eropa dalam bidang Arsitektur Islam.

Baca Juga: Multaqa Ulama Asia Tenggara Tuntut Ulama Bekerjasama Sebarkan Ajaran Islam Rahmatan lil Alamin

Kisah Menakjubkan Kamal Ismail, Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau Diupah

Ada kisah menarik dan menakjubkan dari Kamal dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek perluasan Masjidil Haram yang ditulis ole Dr. Zaglool Al-Najjar, seorang Earth Scientist.

Kamal berencana untuk menutup lantai masjid dengan marmer putih. Saat itu marmer yang dimaksud hanya tersedia di sebuah gunung kecil di Yunani.

Dia melakukan perjalanan ke Yunani dan menandatangani kontrak membeli sejumlah marmer yang dibutuhkan.

Setelah itu ia kembali ke Mekkah dan mulai melakukan penempatan marmer di Masjidil Haram hingga selesai.

Setelah 15 tahun, pemerintah Saudi memintanya untuk menempatkan marmer sejenis di Masjid Nabawi di Madinah.

Ia bingung karena hanya ada satu tempat untuk mendapatkan marmer sejenis, yaitu Yunani. Namun, ia saat itu sudah membeli setengah persediaan.

Kamal pergi ke perusahaan yang sama di Yunani dan bertemu dengan CEOnya, serta menanyakan tentang jumlah yang tersisa.

CEO itu mengatakan bahwa marmer yang dimaksud telah dijual segera setelah ia pergi 15 tahun yang lalu. Kamalpun menjadi sangat sedih.

Saat hendak meninggalkan kantor perusahaan tersebut, ia bertemu dengan Sekretaris Kantor dan memintanya untuk memberitahukan keberadaan orang yang membeli sisa jumlah marmer tersebut.

Dia menjawab bahwa akan sulit untuk mengetahui dari laporan pejualan yang suda lama itu. Atas permintaan Kamal, dia berjanji akan mencari di catatan lama.

Kamal memberikan alamat dan nomor hotelnya, dan berjanji akan mengunjunginya kembali esok hari.

Keesokan harinya, beberapa jam sebelum berangkat ke bandara, Kamal menerima telepon dari sekretaris yang mengatakan bahwa dia telah menemukan alamat pembeli.

Kamal pergi ke kantor mereka dengan lambat sambil berpikir ‘apa yang akan saya lakukan dengan alamat pembeli, setelah bertahun-tahun berlalu?’

Kamal sampai di kantor dan sekretaris tersebut memberinya alamat perusahaan yang membeli sisa marmer. Ia mengatakan bahwa jantungnya berdenyut dan terpompa sangat dalam saat mengetahui bahwa perusahaan yang membeli marmer tersebut adalah perusahaan Saudi.

Kamal terbang ke Arab Saudi pada hari yang sama dan setibanya di sana, dia langsung pergi ke kantor perusahaan yang membeli marmer tersebut dan bertemu dengan Admin Direktur.

Kamal menanyakan telah digunakan untuk apa marmer yang dia beli bertahun-tahun yang lalu dari Yunani.

Admin Direktur itu berkata, ‘saya tidak ingat.’ Ia lalu menghubungi ruang stok (perusahaan) dan bertanya kepada mereka tentang marmer putih dari Yunani dan mereka mengatakan kepadanya bahwa semua jumlah masih tersedia dan belum pernah digunakan.

Kamal mulai menangis, dan selanjutnya menceritakan kisah lengkapnya kepada pemilik perusahaan.

Kamal memberikan cek kosong kepada pemilik tersebut, dan memintanya menuliskan jumlah yang diinginkan.

Ketika pemilik perusahaan mengetahui bahwa marmer itu untuk Masjid Nabawi, dia berkata ‘saya tidak akan menerima satu Riyal pun. Allah membuat saya membeli marmer ini dan melupakannya, itu dimaksudkan untuk digunakan untuk Masjid Nabawi.”

Demikian kisah di balik marmer Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dari sosok arsitek yang tidak mau diupah ini  Muhammad Kamal Ismail. Ia meninggal dunia pada 2 Agustus 2008. [Ln]

 

 

 

 

Tags: Arsitek Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang Tidak Mau DiupahKisah Menakjubkan Kamal Ismail
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Anwar Ibrahim Akhirnya sebagai PM Malaysia

Next Post

2 Tips Hidup Enteng dan Bahagia

Next Post
Tips hidup enteng dan bahagia

2 Tips Hidup Enteng dan Bahagia

Kuburan Wanita Inggris Pertama yang Masuk Islam Kini Dipasangi Nisan

Kuburan Wanita Inggris Pertama yang Masuk Islam Kini Dipasangi Nisan

Seorang Mukmin adalah Cermin bagi Saudaranya

Seorang Mukmin adalah Cermin bagi Saudaranya

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9364 shares
    Share 3746 Tweet 2341
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11776 shares
    Share 4710 Tweet 2944
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    863 shares
    Share 345 Tweet 216
  • Kisah Julia Prastini, Dulu Benci Islam Sekarang Mualaf Hafidz Qur’an

    222 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2416 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Ular dan Penampakan Jin

    532 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Kreasi Talas Lezat untuk Menu Rumahan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4239 shares
    Share 1696 Tweet 1060
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga