• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Korban Tsunami Aceh, Tan Kheng Hiong, Menjadi Mualaf

28/11/2021
in Kisah
Shariffa Carlo Direkrut untuk Hancurkan Islam Tapi Justru Menjadi Muslim

Shariffa Carlo Direkrut untuk Hancurkan Islam Tapi Justru Menjadi Muslim (ilustrasi: pixabay)

105
SHARES
807
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Tan Kheng Hiong adalah seorang wanita berusia 51 tahun keturunan Cina yang juga merupakan korban tsunami Aceh. Ia mengaku masuk Islam karena melihat kebaikan umat Islam.

Hidayah bisa datang darimana saja bagi seseorang yang pada akhirnya memilih untuk memeluk Islam (menjadi mualaf). Tidak terkecuali salah seorang korban tsunami Aceh, Tan Kheng Hiong, yang kini bernama Siti Aisyah, yang memilih menjadi mualaf karena saat bencana tersebut dia banyak dibantu umat Islam.

Aisyah melihat sendiri bagaimana umat Islam menolongnya meski dia keturunan China, dan setelah melihat itu, dia mulai mempelajari Islam.

“Saat tsunami, beliau kebanyakan dibantu umat Islam dan di situlah ketertarikan beliau memeluk agama Islam,” ungkap Kepala Cabang Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Muhammad Iqbal Farizi, di Medan, Selasa (2/7).

Baca Juga: Aceh Food Apps: Pameran Makanan Halal Secara Virtual

Kisah Korban Tsunami Aceh, Tan Kheng Hiong, Menjadi Mualaf

Cukup lama Aisyah mempelajari Islam, bahkan dia sempat tinggal di pesantren. Akhirnya pada 17 Agustus 2018, Aisyah memutuskan untuk membaca dua kalimat syahadat dan menyatakan diri sebagai seorang Muslimah.

Dia dibantu membaca kalimat syahadat oleh salah satu ustaz di Pesantren Dayah Nidhammul Fata, Banda Aceh.

“Aisyah memeluk Islam atas dasar keinginannya sendiri. Dan sebelumnya dia memang sudah mengenal atau mengetahui tentang Islam, juga lama tinggal di pesantren dan dibina,” papar Iqbal.

Namun kemudian, dia harus terpaksa pindah ke Medan, Sumatra Utara, karena keluarganya ada yang meninggal. Dan keluarganya itu dibawa dari Banda Aceh menuju Medan, kemudian dikremasi di Medan dan Aisyah tidak bisa kembali lagi ke Banda Aceh.

Sebelumnya, Tim IZI menghampiri Aisyah setelah mendengar kisah perjuangan Aisyah, untuk memberikan bantuan yakni dalam program ‘Mulia Inisiatif’ yang merupakan santunan khusus dari para donatur IZI.

Perempuan kelahiran 1968 ini, tinggal di sebuah kamar kost berukuran kecil di Medan, Sumatra Utara. Dan tidak hanya kebutuhan pangan yang harus Aisyah penuhi, melainkan kebutuhan lainnya juga, seperti membayar kamar kost, listrik, air dan lainnya.

Penghasilan sebagai ART tentu saja tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, kadang untuk biaya kamar kost saja, kadang majikannya ikut membantu.

Kondisi ini membuat Tim IZI merasa haru bercampur rasa bangga atas kegigihan Aisyah meski dihadapi dengan situasi kesulitan ekonomi, dia tetap istiqamah menjadi Muslimah. [ind/Republika].

Tags: Kisah Korban Tsunami AcehMenjadi MualafTan Kheng Hiong
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

15 Jenis Rezeki Allah kepada Hamba-Nya

Next Post

Saya Memiliki Kepercayaan Diri yang Rendah; Bagaimana Saya Akan Menikah?

Next Post
Saya Memiliki Kepercayaan Diri yang Rendah; Bagaimana Saya Akan Menikah?

Saya Memiliki Kepercayaan Diri yang Rendah; Bagaimana Saya Akan Menikah?

Bantu Masyarakat Palestina Hadapi Musim Dingin, Adara Relief International Selenggarakan Family Fest 3

Bantu Masyarakat Palestina Hadapi Musim Dingin, Adara Relief International Selenggarakan Family Fest 3

Universitas Prasetiya Mulya Raih Penghargaan Kompetisi Kewirausahaan dari Kemendikbud Ristek

Universitas Prasetiya Mulya Raih Penghargaan Kompetisi Kewirausahaan dari Kemendikbud Ristek

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8237 shares
    Share 3295 Tweet 2059
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1159 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4224 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Menghina Allah dalam Hati

    452 shares
    Share 181 Tweet 113
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11265 shares
    Share 4506 Tweet 2816
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4548 shares
    Share 1819 Tweet 1137
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga