• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 26 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Kehidupan Kakek Rasulullah, Abdul Muthalib (2)

08/07/2021
in Kisah
Kisah Abdul Muthalib Menggali Sumur Zamzam (3)

Kisah Kehidupan Kakek Rasulullah, Abdul Muthalib (2) (Foto: Pexels/Walid Ahmad)

95
SHARES
728
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah kehidupan Abdul Muthalib berlanjut dengan Al Muthalib yang ingin membawa anak dari Hasyim itu ke Makkah. Suatu hari, Al Muthalib mendengar bahwa Syaibah, keponakannya yang tinggal di Yatsrib itu sudah tumbuh remaja.

Baca Juga: Kisah Abdul Muthalib dan Kebiasaan Masyarakat Arab pada Masa Jahiliyah

Kisah Kehidupan Abdul Muthalib Ketika Beranjak Dewasa

Alasan Al Muthalib datang dan mengajaknya ke Makkah adalah karena ia merupakan anak kakaknya, Hasyim, seorang pemuka Makkah, sehingga Abdul Muthalib harus pulang ke Makkah untuk melanjutkan kekuasaan ayahnya.

Ketika Al Muthalib bertemu Syaibah di Yatsrib, dia tersentak, “Anak ini benar-benar mirip Hasyim. Mari, Nak. ikut Paman ke Mekah,” peluk Al Muthalib.

Syaibah pun meminta pendapat ibunya.

“Apabila Ibu tidak mengizinkan pergi, aku akan tetap tinggal di sini,” jawab Syaibahh

“Tidak. Aku tidak akan membiarkannya pergi. Dia buah hatiku satu-satunya. Wajahnya lah yang senantiasa mengingkatkan aku akan wajah ayahnya,” jawab Salma.

“Aku juga menyayangi Hasyim. Bukan cuma aku, tetapi penduduk kota Makkah juga menyayanginya. Justru itu, mereka pasti akan senang sekali menyambut kedatangan putra Hasyim.

Begitu melihat wajah anak ini, rasa sayangku timbul kepadanya, seolah-olah aku melihat Hasyim hidup kembali dan berdiri di hadapanku.

Izinkan aku membawanya pergi. Sesungguhnya Makkah adalah kerajaan ayahnya dan Makkah adalah tanah suci yang dicintai oleh seluruh bangsa Arab.

Tidakkah pantas putramu pergi ke sana dan melanjutkan pemerintahan ayahnya?”

Salma memandang Syaibah dengan mata berkaca-kaca. Hatinya ingin agar putra satu-satunya itu tetap tinggal di sisinya. Namun, ia tahu masa depan Syaibah bukan di Yatsrib, melainkan di Makkah. Akhirnya, ia pun mengizinkan putranya pergi.

Baca Juga: Kisah Abdul Muthalib dan Penggalian Sumur Zamzam

Awal Mula Dipanggil sebagai Abdul Muthalib

Dengan perasaan gembira, Al Muthalib mengajak keponakannya itu pulang. Syaibah duduk membonceng unta di belakang pamannya. Ketika mereka tiba di Makkah, orang-orang menyangka bahwa anak yang duduk di belakang Al Muthalib adalah budaknya.

“Abdul Muthalib (Budak Al Muthalib)! Abdul Muthalib!” panggil mereka kepada Syaibah.

“Celaka kalian! Dia bukan budakku, dia anak saudaraku, Hasyim!”

Namun, orang-orang telanjur menyebutnya demikian sehingga akhirnya nama Syaibah pun terlupakan. Inilah yang menjadi awal mula Syaibah dikenal dengan nama Abdul Muthalib.

Setelah tumbuh dewasa, Abdul Muthalib pun menjadi seorang pemuka Makkah seperti Hasyim, bapaknya.

Pada zaman pemerintahannya, Abdul Muthalib melakukan sebuah perbuatan yang dikenang sepanjang zaman. [Cms]

(Bersambung pada bagian ketiga)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Wajib Tahu, Ini Fungsi dari Setiap Warna Concealer

Next Post

5 Jenis Penipuan Online yang Harus Diwaspadai

Next Post
5 Jenis Penipuan Online yang Harus Diwaspadai

5 Jenis Penipuan Online yang Harus Diwaspadai

Kisah Abdul Muthalib Menggali Sumur Zamzam (3)

Kisah Abdul Muthalib Menggali Sumur Zamzam (3)

Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

Gerakan Kurban Asyik Tanpa Sampah Plastik

  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9184 shares
    Share 3674 Tweet 2296
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1954 shares
    Share 782 Tweet 489
  • 5 Style Gamis untuk Kajian yang Sopan dan Tetap Stylish

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1364 shares
    Share 546 Tweet 341
  • Sedekah Diam-diam yang Menjadi Naungan di Padang Mahsyar

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga