• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Abdullah bin Zubair Menerobos Barisan Pasukan Musuh (1)

27/07/2021
in Kisah
Kisah Abdullah bin Zubair Menerobos Barisan Pasukan Musuh (1)

Kisah Abdullah bin Zubair Menerobos Barisan Pasukan Musuh (1) (Foto: Pexels/Pixabay)

96
SHARES
741
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Abdullah bin Zubair menjadi salah satu kesatria Islam yang bisa menerobos barisan pasukan musuh. Sikap pemberaninya tersebut membuat sang raja atau pimpinan musuh tewas, sehingga Islam bisa meraih kemenangan dalam perang.

Baca Juga: Abdullah bin Rawahah, Sahabat yang Jenius dan Ahli Perang

Kelahiran Abdullah bin Zubair

Dilansir channel telegram Kisah-kisah Hikmah, Abdullah bin Zubair bin Awwam radhiallahu ‘anhu adalah putra dari Asma binti Abu Bakar dan dari sahabat Zubair bin Awwam.

Beliau dilahirkan ketika ibunya sampai di Quba (dalam perjalanan hijrah) dan anak pertama dari kaum muhajirin setelah peristiwa hijrah.

Setelah kelahirannya, ibunya pun membawanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Ibunya meminta Rasulullah memangku Abdullah dan meminta untuk dibawakan buah kurma.

Rasulullah pun mengunyah kurma tersebut kemudian meletakkannya di mulut sang bayi. Oleh sebab itulah yang pertama kali masuk ke lambungnya adalah air liur sang Nabi.

Kemudian, Nabi mendoakannya agar mendapat keberkahan lalu menamainya “Abdullah” seperti nama kakeknya.

Kelahirannya merupakan peristiwa yang besar karena hal itu membantah klaim kaum Yahudi yang mengatakan bahwa mereka telah menyihir kaum Muslimin sehingga tidak akan memiliki keturunan di Madinah.

Ketika ia lahir, para sahabat bertakbir sampai mengguncang seisi Madinah.

Abdullah pun tumbuh menjadi seorang penunggang kuda pemberani yang mencintai jihad. Dia ikut berjihad dengan sang ayah untuk latihan berkuda dan gulat.

Baca Juga: Kisah Orang tua Rasulullah, Abdullah dan Aminah Menikah (1)

Hebat dalam Peperangan

Beliau selalu bersama ayahnya dalam banyak peperangan, di antaranya Perang Yarmuk. Di samping itu, beliau merupakan ahli ibadah, pandai membaca Al-Qur’an, dan selalu melaksanakan salat di malam hari juga puasa di siang hari.

Amru bin Dinar berkata tentang beliau. “Aku belum pernah melihat orang yang lebih baik shalatnya daripada Ibnu Zubair.”

Tsabit Al-Bunani juga berkata, “Aku melewati Ibnu Zubair ketika beliau sedang shalat di belakang maqam (di dekat ka’bah), seakan-akan ia seperti kayu yang di sandarkan, tidak bergerak sedikitpun!”

Beliau juga merupakan salah seorang sahabat yang dipilih Ustman radhiallahu ‘anhu untuk menulis ulang mushaf.

Dalam banyak peperangan, Abdullah juga menjadi pahlawan kaum Muslimin, seperto dalam pembebasan Afrika, Andalus, dan Konstatinopel (sebelum daulah ustmaniah).

Dalam pembebasan Afrika, yaitu dalam peperangan Subaithilah, kaum muslimin saat itu berjumlah 20.000 pasukan dan berhadapan dengan musuh yang berjumlah kisaran 120.000 pasukan. [Cms]

(Bersambung pada bagian kedua)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mencari Tahu Sumber Masalah Air Menguning

Next Post

Memahami Kondisi Psikologis Keluarga Pejuang Covid-19 Ketika Maut Menjemput Orang Terkasih

Next Post
Surat untuk Para Pejuang

Memahami Kondisi Psikologis Keluarga Pejuang Covid-19 Ketika Maut Menjemput Orang Terkasih

Tafsir Surat Yasin Ayat 47, Bakhil adalah Sifat Orang Kafir

Tafsir Surat Yasin Ayat 47, Bakhil adalah Sifat Orang Kafir

Kisah Abdullah bin Zubair Mengetahui Titik Kekuatan Musuh (2)

Kisah Abdullah bin Zubair Mengetahui Titik Kekuatan Musuh (2)

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1897 shares
    Share 759 Tweet 474
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8061 shares
    Share 3224 Tweet 2015
  • Program Pemberdayaan Ayam petelur Arab Dompet Dhuafa di Parung Bogor Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3563 shares
    Share 1425 Tweet 891
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1707 shares
    Share 683 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga