• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ja’far bin Abi Thalib, Sang Pembela Islam yang Mendapat Dua Sayap di Surga

06/06/2026
in Kisah
Ja’far bin Abi Thalib, Sang Pembela Islam yang Mendapat Dua Sayap di Surga

Sumber: Pixabay

72
SHARES
555
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

JA’FAR bin Abi Thalib merupakan sosok sahabat Rasulullah yang memiliki tempat istimewa. Ia dikenal sebagai seorang Muslim yang teguh, cerdas dalam berdakwah, serta berani berkorban demi agama. Ja’far adalah putra Abu Thalib, paman Rasulullah, sehingga ia merupakan sepupu Nabi Muhammad sekaligus kakak dari Ali bin Abi Thalib ra.

Ja’far termasuk golongan pertama yang memeluk Islam ketika dakwah Rasulullah masih dilakukan secara sembunyi-sembunyi di Makkah. Keputusan untuk masuk Islam bukanlah hal yang mudah pada masa itu.

Kaum Quraisy menentang keras ajaran yang dibawa Rasulullah dan tidak segan menyiksa siapa saja yang mengikuti beliau. Namun, Ja’far tetap teguh mempertahankan keimanannya meskipun harus menghadapi berbagai tekanan.

Baca Juga: Umair bin Sa’ad, Pemimpin Amanah yang Mengutamakan Akhirat

Ja’far bin Abi Thalib, Sang Pembela Islam yang Mendapat Dua Sayap di Surga

Salah satu peristiwa penting dalam kehidupan Ja’far adalah hijrah ke Habasyah (Ethiopia). Ketika tekanan kaum Quraisy semakin berat, Rasulullah mengizinkan sebagian sahabat untuk mencari perlindungan di negeri yang dipimpin Raja Najasyi. Ja’far dan istrinya, Asma binti Umais, termasuk dalam rombongan tersebut.

Di Habasyah, kaum Quraisy mengirim utusan untuk meminta agar para pengungsi Muslim dipulangkan ke Makkah. Saat itu Ja’far tampil sebagai juru bicara kaum Muslimin di hadapan Raja Najasyi. Dengan penuh ketenangan dan kebijaksanaan, ia menjelaskan kondisi masyarakat Arab sebelum Islam serta perubahan besar yang dibawa oleh ajaran Rasulullah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ja’far juga membacakan ayat-ayat dari Surah Maryam yang mengisahkan kelahiran Nabi Isa as. Raja Najasyi dan para pemuka agama yang hadir terharu mendengarnya.

Mereka menilai bahwa ajaran Islam dan ajaran yang dibawa Nabi Isa berasal dari sumber kebenaran yang sama. Berkat penjelasan Ja’far yang meyakinkan, kaum Muslimin mendapatkan perlindungan dan dapat tinggal dengan aman di Habasyah selama beberapa tahun.

Setelah cukup lama berada di Habasyah, Ja’far kembali ke Madinah pada tahun ketujuh Hijriah. Kedatangannya bertepatan dengan kemenangan kaum Muslimin dalam Perang Khaibar.

Rasulullah menyambutnya dengan hangat dan menunjukkan rasa bahagia yang besar atas kepulangannya. Hal ini menunjukkan betapa dekat hubungan Ja’far dengan Rasulullah.

Selain dikenal sebagai pemberani, Ja’far juga terkenal karena sifat dermawannya. Ia sangat peduli kepada kaum fakir dan sering membantu mereka yang membutuhkan. Karena itu, sebagian sahabat menjulukinya sebagai “Abul Masakin” atau bapaknya orang-orang miskin.

Puncak perjuangan Ja’far terjadi dalam Perang Mu’tah pada tahun 8 Hijriah. Dalam peperangan tersebut, Rasulullah telah menetapkan urutan komando pasukan.

Setelah panglima pertama, Zaid bin Haritsah, gugur sebagai syahid, Ja’far mengambil alih kepemimpinan pasukan dan membawa panji Islam.

Di tengah pertempuran yang sangat berat, Ja’far berjuang dengan penuh keberanian. Riwayat menyebutkan bahwa tangan kanannya terputus saat memegang panji.

Ia lalu memindahkannya ke tangan kiri. Ketika tangan kirinya juga terputus, ia tetap mempertahankan panji dengan kedua lengannya hingga akhirnya gugur sebagai syahid.

Pengorbanan besar tersebut membuat Rasulullah  sangat berduka. Namun beliau juga menyampaikan kabar gembira bahwa Allah SWT mengganti kedua tangan Ja’far yang terputus dengan dua sayap di surga. Karena itulah ia dikenal dengan gelar Ja’far ath-Thayyar atau Ja’far yang Terbang, serta Dzul Janahain yang berarti pemilik dua sayap.

Kisah Ja’far bin Abi Thalib menjadi teladan tentang keberanian, keteguhan iman, kecerdasan dalam berdakwah, dan kesediaan berkorban demi agama. Namanya tetap dikenang sebagai salah satu sahabat mulia yang memberikan kontribusi besar dalam perjalanan dakwah Islam. [DW]

Sumber: 65 Kisah Teladan Sahabat Nabi. Dr. Abdurrahman Raf’at al-Basya. Kaunee: 2008.

Tags: Ja’far bin Abi Thalib Sang Pembela Islam yang Mendapat Dua Sayap di Surga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengatasi Flek Hitam yang Timbul Akibat Sering Masak

Next Post

Abu Sufyan bin Al-Harits, Sepupu Rasulullah yang Berubah Menjadi Pembela Islam

Next Post
Abu Sufyan bin Al-Harits, Sepupu Rasulullah yang Berubah Menjadi Pembela Islam

Abu Sufyan bin Al-Harits, Sepupu Rasulullah yang Berubah Menjadi Pembela Islam

Mendidik Anak itu Bukan Kompetisi

Mendidik Anak itu Bukan Kompetisi

Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8934 shares
    Share 3574 Tweet 2234
  • Wardah Hadirkan Soft Glam Arabian untuk Amna Al Qubaisi di TIME100 Sports Gala Lewat Kolaborasi Beauty Talent Internasional

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4030 shares
    Share 1612 Tweet 1008
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4699 shares
    Share 1880 Tweet 1175
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3492 shares
    Share 1397 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5439 shares
    Share 2176 Tweet 1360
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11611 shares
    Share 4644 Tweet 2903
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga