• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam

22/10/2021
in Kisah
Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam

Foto: Pixabay

85
SHARES
655
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Umair bin Wahab al-Jumahi kembali dari Perang Badar dalam kondisi selamat, akan tetapi ia pulang tanpa membawa anaknya yang bernama Wahab karena ditawan oleh kaum Muslimin.

Umair amat khawatir bila kaum Muslimin akan menyiksa anaknya karena dosa yang telah dibuat oleh ayahnya. Ia juga amat khawatir bila kaum Muslimin akan menganiaya dengan bengis sebagai balas dari tindakan ayahnya saat menyakiti Rasulullah Saw dan para sahabatnya.

Di suatu pagi, Umair hendak pergi ke Masjidil Haram untuk berthawaf di Ka’bah dan mencari keberkahan para berhala yang ada disana. Ia bertemu dengan Shafwan bin Umayyah yang sedang duduk di samping Hijir Ismail.

Lalu Umair menghampirinya dan berkata, “Selamat pagi, wahai pemuka Bangsa Quraisy!” Shafwan membalas, “Selamat pagi, Abu Wahab. Duduklah agar kita dapat berbicara sejenak! Sebab waktu dapat berhenti karena pembicaraan.”

Baca Juga: Kesuksesan Dakwah Mush’ab bin Umair di Madinah

Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam

Umairpun duduk di hadapan Shafwan bin Umayyah. Kedua pria tersebut akhirnya mengingat peristiwa Badar dan kekalahan mereka yang telak. Mereka juga menghitung kaum mereka yang menjadi tawanan di tangan Muhammad dan para sahabatnya.

Dan mereka menjadi bergidik saat mengingat para pembesar Quraisy yang mati terbunuh oleh pedang kaum Muslimin. Dan mereka terkenang akan Al-Qalib, lalu Shafwan langsung berseru, “Demi Allah, tidak ada kehidupan yang lebih nikmat setelah mereka.” Umai menyahut, “Demi Allah engkau benar.”

Lama berselang Umair berkata lagi, “Demi Tuhan pemilik Ka’bah, kalau aku tidak ingat utangku yang tidak sanggup aku bayar, kalau saja aku tidak khawatir dengan keluarga yang aku khawatirkan kehidupan mereka bila aku tidak ada, pasti aku sudah mendatangi Muhammad dan membunuhnya. Sehingga aku dapat menyelesaikannya dan menolak segala kejahatannya.”

Kemudia ia meneruskan lagi ucapannya dengan suara pelan, “Dan keberadaan anakku yang bernama Wahab yang menjadi tawanan mereka. Itu membuat kepergiannku ke Yastrib menjadi hal yang tidak dapat dielakkan.”

Bersambung… [Ln]

Tags: Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sekularisasi dan Nama Jalan

Next Post

Menjernihkan Pikiran Dan Hati

Next Post
Menjernihkan Pikiran Dan Hati

Menjernihkan Pikiran Dan Hati

Takut Menikah Karena Trauma dengan Perceraian Orang tua

Takut Menikah Karena Trauma Perceraian Orang tua

Kenali Rhinitis Alergi Pada Anak

Kenali Rhinitis Alergi Pada Anak

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga