• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Sekularisasi dan Nama Jalan

21/10/2021
in Editorial
Sekularisasi dan Nama Jalan

Ilustrasi, foto: thedesertsafari.com

76
SHARES
584
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Polemik tentang nama jalan di Jakarta yang diusulkan pihak Turki ternyata masih berkepanjangan. Siapa sangka usulan nama Mustafa Kemal Ataturk memperlihatkan polarisasi dua kubu di tanah air yang kian mencolok.

Awalnya pertukaran nama jalan antara Pemerintah Indonesia dengan Turki berjalan baik-baik saja. Program ini dirasa bagus untuk menjalin hubungan bilateral dua negara yang sama-sama mayoritas penduduknya beragama Islam.

Indonesia mengusulkan nama jalan untuk Turki ‘Soekarno’. Sementara Turki mengusulkan nama jalan untuk Indonesia ‘Mustafa Kemal Ataturk’. Dua tokoh masing-masing negara ini rencananya akan menjadi nama jalan di ibukota masing-masing negara: Jakarta dan Ankara.

Persoalan menjadi rumit ketika reaksi negatif muncul dari tokoh-tokoh di Indonesia, khususnya Jakarta. Pasalnya, nama yang diusulkan Turki itu sangat buruk di mata warga Indonesia, khususnya Jakarta.

Sejarah mencatat, Mustafa Kemal memiliki sisi lain yang dinilai umat Islam dunia termasuk Indonesia sebagai sosok pemimpin anti Islam di Turki. Dialah yang bukan hanya menghapus jejak Islam di Turki, tapi juga mencabut sampai ke akar-akarnya.

Dialah tokoh yang memimpin revolusi terhadap Kekhalifahan Turki Utsmani. Mustafa juga mengganti azan dari bahasa Arab ke bahasa Turki. Ia meniadakan segala macam budaya Islam, termasuk majelis-majelis taklim dan bahasa Arab, melarang busana muslimah, Mustafa juga yang mengganti Masjid Aya Sofia menjadi museum.

Pendek kata, empat abad kekhalifahan Utsmani di Turki dihapus jejaknya hanya dalam waktu belasan tahun. Kisah tangan besi Mustafa terhadap umat Islam di Turki saat itu sudah menjadi pengetahuan umum dunia.

Kalau kita ke Istanbul Turki, mungkin kita tidak akan percaya kalau 99 persen penduduknya beragama Islam. Masyarakatnya bukan hanya tidak bisa berbahasa Arab, bahasa Inggris pun awam. Busana yang dikenakan kaum wanitanya mirip seperti wanita Barat umumnya.

Baru di era Presiden Erdogan ini, muslimah Turki bisa bernafas lega, karena sudah diperbolehkan mengenakan busana muslimah. Azan pun sudah bisa dengan bahasa aslinya dan boleh dengan pengeras suara. Museum Aya Sofia sudah dikembalikan fungsinya menjadi masjid agung di Istanbul.

Tidak heran jika Bamus Betawi menyatakan keberatan jika nama tokoh anti Islam itu menjadi nama jalan di Jakarta. Mereka akan berkirim surat resmi ke KBRI di Ankara, dan mengusulkan agar nama jalannya ‘Turki Utsmani’. [Mh]

 

 

 

Tags: Sekularisasi dan Nama Jalan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hampir Setengah dari Semua Pengungsi Afghanistan di AS adalah Anak-anak

Next Post

Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam

Next Post
Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam

Dendam Umair bin Wahab Sebelum Menerima Cahaya Islam

Menjernihkan Pikiran Dan Hati

Menjernihkan Pikiran Dan Hati

Takut Menikah Karena Trauma dengan Perceraian Orang tua

Takut Menikah Karena Trauma Perceraian Orang tua

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11478 shares
    Share 4591 Tweet 2870
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga