• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 13 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Biografi Singkat Muawiyah bin Abi Sufyan

05/12/2025
in Kisah, Unggulan
Biografi Singkat Muawiyah bin Abi Sufyan

Biografi Singkat Muawiyah bin Abi Sufyan (ilustrasi: iStock)

791
SHARES
6.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA lengkapnya Muawiyah bin Sufyan bin Harb bin Umayyah bin Abd Syams bin Abd Manaf, biasa dipanggil Abu Abdurrahman.

Ia masyhur dengan nama Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Ia lahir di Makkah tahun 20 sebelum hijrah. Ayahnya adalah Abu Sufyan, dan ibunya adalah Hindun binti Utbah.

Ia adalah sosok yang terkenal fasih, penyabar, berwibawa, cerdas, cerdik, badannya tinggi besar, dan kulitnya putih.

Ia masuk Islam bersama ayah, ibu, dan saudaranya, Yazid, pada saat pembebasan kota Makkah tahun 8 H.

Tentang keislamannya, ia pernah mengatakan, “Aku telah masuk Islam pada saat penandatanganan perjanjian Hudaibiyah tahun 6 H, tapi aku menyembunyikan keislamanku.”

Ia ikut dalam perang Hunain bersama Rasulullah. Beliau memberinya 100 ekor onta dan 40 uqiyah (1 uqiyah= 29,75 gram emas) dari hasil rampasan perang.

Rasulullah pernah mendoakannya dan berkata, “Ya Allah, jadikanlah ia orang yang tampil ke depan memberi petunjuk dan mendapat petunjuk.”

Ia adalah salah seorang juru tulis Al-Qur’an.

Ia selalu berada di garis depan pada saat pertempuran. Ia pernah berhasil membebaskan kota ‘Arqah, Jubail, dan Beirut.

Umar bin Al-Khattab pernah menugaskannya sebagai gubernur Jordania, kemudian menjadi gubernur damaskus setelah saudaranya, Yazid, meninggal.

Ia juga pernah ditugaskan Usman bin Affan sebagai gubernur seluruh wilayah Syam.

Baca Juga: Antara Ubadah dan Muawiyah

Biografi Singkat Muawiyah bin Abi Sufyan

Pasca terbunuhnya Usman bin Affan, ia menuntut balas atas pembunuhan tersebut.

Ia menuduh Ali bin Abi Thalib berada di belakang pembunuhan Usman. Setelah itu, Ali mencopot jabatannya sebagai gubernur, tapi Mu’awiyah menolak.

Ia tetap mempertahankan kekuasaannya dan menolak membai’at Ali sebagai khalifah. Ia memerangi Ali di Shiffin. Pada akhirnya, Mu’awiyah menjalankan kekuasaannya di Syam dan Ali di Irak.

Setelah Ali terbunuh, Hasan bin Ali di-bai’at menjadi khalifah. Namun Hasan menyerahkan khilafah kepada Mu’awiyah. Karena itu, tahun 41 H disebut dengan tahun al-jama’ah (tahun rekonsiliasi umat Islam).

Mu’awiyah tinggal di Syam sebagai gubernur selama 20 tahun.

Tentang Mu’awiyah, Ibnu Abbas berkata, “Ia adalah orang yang benar-benar dalam pemahamannya terhadap ajaran agama (faqih).”

Wilayah-wilayah yang berhasil dibebaskannya terbentang sampai Samudra Atlantik, benua Afrika, pulau-pulau Yunani, dan Dardanil. Ia juga pernah mengepung Konstantinopel, baik dari arah darat maupun laut.

Ia adalah muslim pertama yang mengarungi laut Romawi untuk tujuan perang.

Baca juga: Jalan Cinta Naila Binti Al-Farafishah, Istri Pejuang Islam

Ia juga khalifah pertama yang menjadikan kota Damaskus sebagai pusat pemerintahan, mendirikan istana-istana khalifah, mengangkat pengawal khalifah dan istana, dan membuat mihrab (tempat imam) di dalam masjid.

Ia adalah khaifah pertama yang berkhutbah di Makkah dari tiga tingkat. Mimbar tersebut tetap difungsikan sampai masa pemerintahan khalifah Harun Ar-Rasyid.

Pada waktu itu, Mu’awiyah berkhutbah sambil duduk.

Mu’awiyah adalah seorang khalifah yang sangat menghormati para ulama, penyair, dan sahabat nabi.

Pada masa pemerintahannya, mata uang dinar dicetak dengan cap orang Badui yang sedang menghunus pedangnya.

Sebelum meninggal, ia mewasiatkan khilafah kepada putranya, Yazid. Karenanya, ia adalah orang pertama yang menjadikan khalifah berdasarkan keturunan (secara turun temurun)

Suatu hari, ia pernah menggenggam sebuah gulungan rambut yang saat ini dikenal dengan nama wig.

Ia berpidato di Madinah dan mengatakan kepada para penduduk Madinah, “Di mana ulama kalian, wahai penduduk Madinah? Aku pernah mendengar Rasulullah melarang hal semacam ini dan bersabda,

“Bani Israil binasa tidak lain karena kaum wanita mereka menggunakan benda semacam ini.” (HR. Al-Bukhari)

Ia meriwayatkan 130 hadis dari Nabi, 13 di antaranya tercantum dalam kitab Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim.

Ia pernah mengatakan, ‘Aku telah berambisi menjadi khalifah sejak Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengatakan kepadaku, “Jika kamu memerintahkan, maka jalankanlah dengan baik.”

Sebelum ia meninggal, ia berwasiat agar jenazahnya dikafani dengan gamis yang pernah diberikan Rasulullah kepadanya. Ia meninggal di Damaskus tahun 60 H.[ind]

(sumber: Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah, Syaikh Muhammad Sa’id Mursi, Pustaka Al-Kautsar)

Tags: muawiyah bin abi sufyanmuawiyah bin sufyan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Agar Doa Tidak Tertolak

Next Post

Tomat Memiliki Komponen Zat Gizi Cukup Lengkap dan Baik

Next Post
Tomat Memiliki Komponen Zat Gizi Cukup Lengkap dan Baik

Tomat Memiliki Komponen Zat Gizi Cukup Lengkap dan Baik

Cara Menjadi Pendengar yang Baik

Cinta Itu Anugerah, Kata Orang Bijak

Ikhlas Itu Tidak Mudah

Ikhlas Itu Tidak Mudah

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1906 shares
    Share 762 Tweet 477
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    257 shares
    Share 103 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1829 shares
    Share 732 Tweet 457
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga