• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 22 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Belajar Berdiplomasi dari Al-Mughirah bin Syu’bah (2)

26/08/2021
in Kisah
Belajar Berdiplomasi dari Al-Mughirah bin Syu’bah (2)
76
SHARES
585
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Belajar berdiplomasi dari Al-Mughirah bin Syu’bah berlanjut dengan perkataan beliau. Al-Mughirah menambahkan bahwa terdapat kerancuan yang tidak mungkin dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai kecerdasan yang tinggi.

Baca Juga: Belajar Berdiplomasi dari Al-Mughirah bin Syu’bah (1)

Belajar Berdiplomasi dengan Mengetahui Perkataan Al-Mughirah

“Menurut pendapat saya, hal ini merupakan suatu kerancuan yang tidak mungkin dilakukan oleh orang-orang yang mengaku mempunyai kecerdasan yang tinggi.

Dan sebenarnya saya tidak berkepentingan untuk datang ke istana ini. Akan tetapi, karena kalian mengundang saya untuk datang ke mari. Saya sudah mengetahui bahwa kondisi kalian melemah, maka dengan mudah kalian akan dapat dikalahkan musuh.

Ketahuilah oleh kalian bahwasanya suatu pemerintahan tidak akan dapat berjalan kalau perilaku penguasanya seperti ini.”

Mendengar ucapan itu, tampak terjadi pergolakan batin di antara semua yang hadir. Hal ini terlihat dari perubahan raut wajah mereka.

Di antara mereka pun banyak yang saling berbisik membenarkan perkataan Al-Mughirah.

Sementara itu, seorang pengawal Panglima Rustum memberikan komentarnya.

“Demi Tuhan, sesungguhnya orang Arab ini telah melontarkan suatu ucapan yang selalu digembar-gemborkan oleh para hamba sahaya kita.”

Kemudian, sebagian dari mereka mulai berpikir dan berkata dalam hati.

“Lalu, bagaimana dengan para penguasa dan pembesar negeri kita ini? Tentunya mereka berbeda jauh dengan kita dalam hal makan, minum, tempat tinggal, pakaian, dan sebagainya.

Lebih dari itu, terkadang mereka bersikap angkuh dan sombong kepada kita, bahkan sering merendahkan martabat kita.”

Baca Juga: Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2020 Berakhir

Serangan Balik Panglima Rustum

Akhirnya, terbesitlah juga pertanyaan di benak mereka.

“Mengapa kita rela berkorban dan berbakti kepada pembesar negeri yang hanya mengejar kesenangan dunia tanpa pernah memikirkan nasib kita selanjutnya?”

Dari sinilah, terjadi keguncangan jiwa hebat yang membuat mereka bimbang dan memiliki keraguan dalam hati terhadap pemimpin.

Panglima Rustum hanya bisa terkejut menyaksikan pergolakan batin yang terjadi pada jiwa anak buahnya.

Sang panglima pun berpikir dan berusaha melakukan serangan balik dengan meminta anak buahnya mengingat ajaran nenek moyang mereka.

“Wahai para pengawalku, ingatlah! Kita ini telah dikenal sejak dahulu kala sebagai bangsa yang kuat dan tangguh melebih bangsa yang lain.

Tidak ada bangsa di dunia ini yang mengungguli kejayaan bangsa kita. Dengan mudah kita dapat mengalahkan bangsa-bangsa lain di hamparan jagad raya ini.

Seandainya Tuhan tetap mengizinkan kita, maka kemenangan dan kejayaan itu akan tetap berada di tangan bangsa kita.” [Cms]

(Bersambung pada bagian ketiga)

Tags: Belajar diplomasi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kabupaten Bogor Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Next Post

Cerita Pendakian Gunung Elbrus dan Fuji

Next Post
Cerita Pendakian Gunung Elbrus dan Fuji

Cerita Pendakian Gunung Elbrus dan Fuji

Bantuan Kuota Internet dan Uang Kuliah akan Disalurkan September 2021

Bantuan Kuota Internet dan Uang Kuliah akan Disalurkan September 2021

memilih childfree

Memilih Childfree Karena Alasan Kesehatan

  • Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    Roemah Kebaya Vielga Hadirkan Koleksi Janggan Noir Sebagai Kebaya Modern untuk Segala Aktivitas

    156 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9377 shares
    Share 3751 Tweet 2344
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4244 shares
    Share 1698 Tweet 1061
  • Rahasia Memilih Moisturizer untuk Kulit Berminyak

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ular dan Penampakan Jin

    537 shares
    Share 215 Tweet 134
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11781 shares
    Share 4712 Tweet 2945
  • Eko Tjandra Hadirkan Koleksi Skyline dengan Model Plus Size, Bawa Pesan Empowering Woman

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5502 shares
    Share 2201 Tweet 1376
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga