• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tidak Perlu Mencari Kesempurnaan

01/04/2026
in Khazanah, Unggulan
Tidak Perlu Mencari Kesempurnaan

(foto: pixabay)

108
SHARES
834
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIDAK perlu mencari kesempurnaan karena pada hakikatnya, kesempurnaan itu hanya milik Allah Subhanahu wa taala. Sahabat, tidak bisa dipungkiri pasti siapapun pun ingin terlihat sempurna.

Ustaz Salim A. Fillah menyadarkan kita tentang arti kesempurnaan dan mengapa hal itu tidak perlu dikejar dalam artikelnya berjudul Nelayan dan Kesempurnaan yang ditulis pada 28 September 2019.

Buku dahsyat karya Dr. Jaribah ibn Ahmad Al Haritsi, Al Fiqhul Iqtishadi li Amiril Mukminin ‘Umar ibn Al Khaththab disebutkan sebuah riwayat yang dicantumkan menyebut betapa takjubnya Sayyidina ‘Umar pada para nelayan.

Nelayan adalah mereka yang menangkap ikan, menjemput rizqi Allah langsung dari lautan, menyatukan ikhtiyar, doa, dan tawakkal.

“Ini salah satu jenis pekerjaan terbaik”, ujar beliau sumringah.

Menjelang Jumat tempo hari, di Sushizanmai, Shibuya, Tokyo; di hadapan ikan yang disajikan segar, Salim teringat Surat Al Kahfi.

Tidak Perlu Mencari Kesempurnaan

Di antara pelajaran yang diberikan Khidhr kepada Musa di sebuah desa nelayan kecil adalah bahwa kesempurnaan itu bukan haknya manusia.

Jika perahu yang mereka tumpangi dibiarkan indah permai tanpa cela, justru si pemilik akan kehilangan perahu itu selamanya.

Sebab, “Di seberang pelabuhan sana ada seorang raja yang suka menggasab kapal orang.”

Khidhr memberi cacat, aib, dan kekurangan pada sampan itu untuk menyelamatkannya, agar si perampas tak tertarik padanya.

Baca juga: Orang Tua yang yang Shalih termasuk Sebaik-baik Privilege

Dalam hidup ini, betapa riskan menjadi sosok ‘sempurna’. Ia berbahaya. Sudah tabiat setiap yang cantik akan memancarkan pesona. Lalu tak semua yang mendekat pasti baik niatnya.

Bahkan segala nikmat selalu berpeluang mengundang dengki. Dan dengki adalah salah satu ibu kejahatan yang paling subur memperanakpinakkan laku nista.

Maka dari itu, tak usahlah kita tertarik untuk menjadi sempurna. Apalagi ingin menjadi yang lebih parah dari itu, yaitu “tampak sempurna” padahal sebenarnya jauh darinya.

Menjadi sempurna saja membuat kita rawan menjadi mangsa, apalagi hanya tampak sempurna.

Ia bahkan mengaburkan hati sesama yang bergaul dengan kita, menggagalkan mereka dari menjadi calon pasangan ataupun sahabat yang tulus hatinya.

Biarlah sesama mengenal kita apa adanya.

Benarlah seorang salafush shalih yang berdoa,

“Ya Allah jadikan aku dalam pandangan-Mu sebagai yang sebaik-baiknya, dalam pandangan manusia sebagai yang biasa-biasa saja, dan dalam pandangan diri sendiri sebagai yang paling hina.”[ind]
⁣

Tags: nabi khidr dan musaTidak Perlu Mencari Kesempurnaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lembah Badar, Peperangan Pertama Antara Pasukan Muslimin dan Kafirin

Next Post

Asam Lemak Omega3 dapat Memperlambat Penuaan jika Dikonsumsi Secara Rutin

Next Post
Asam Lemak Omega3 dapat Memperlambat Penuaan jika Dikonsumsi Secara Rutin

Asam Lemak Omega3 dapat Memperlambat Penuaan jika Dikonsumsi Secara Rutin

Mensukseskan Pembangunan Kemandirian Anak

Mensukseskan Pembangunan Kemandirian Anak

Jastip Bisa Jadi Riba, Baca Penjelasan dari Ustaz tentang Hukum Jastip dalam Islam

Jastip Bisa Jadi Riba, Baca Penjelasan Ustaz tentang Hukum Jastip dalam Islam

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8971 shares
    Share 3588 Tweet 2243
  • Anak Gaza Korban atau Target Sengaja Israel?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1139 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4051 shares
    Share 1620 Tweet 1013
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5450 shares
    Share 2180 Tweet 1363
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5422 shares
    Share 2169 Tweet 1356
  • Anggota Komisi X DPR RI Apresiasi Misi Budaya JISc ke Korea Selatan, Sebut Integrasi Kurikulum Jadi Model Pendidikan Masa Depan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11628 shares
    Share 4651 Tweet 2907
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    618 shares
    Share 247 Tweet 155
  • Tips Memilih Perhiasan untuk Acara Formal

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga