• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Orang Tua yang yang Shalih termasuk Sebaik-baik Privilege

13/04/2023
in Khazanah
Hak anak yang harus dipenuhi orang tua

Foto: Pexels/Ba Phi

133
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBAGAI orang tua, tentu saja kita ingin memberikan sebaik-baik privilege kepada sang anak. Salah satu privilege terbaik yang bisa diberikan adalah dengan menjadi shalih agar bisa mendidik mereka dengan baik.

Baca Juga: Menggapai Cita-cita dengan Finansial Terbatas

Orang Tua yang yang Shalih termasuk Sebaik-baik Privilege

Namun, saat ini, kita sering melihat fenomena yang menggegerkan tentang privilege yang disediakan oleh orang tua kepada anaknya.

Belum lama ini kita pun melihat panggung warta berita mengisahkan tentang seorang anak muda yang memukul temannya. Ia ditangkap dan lagaknya masih membusungkan dada.

Ia mengira bahwa dirinya akan cepat bebas, karena ia meyakini orangtuanya yang punya relasi dan kedudukan bisa membantunya.

Namun, qadarullah, kita disuguhkan sebuah fenomena yang menggegerkan: orangtuanya yang punya kedudukan itu dicopot dari kuasanya, hartanya disita dan rekening-rekeningnya yang katanya menyimpan 500 miliar pun dibekukan.

Tak butuh waktu lama, kita melihat langsung kisah sebuah keluarga yang punya segalanya, berubah menjadi kehilangan semuanya.

Di sini, kita menyadari: ada saatnya harta dan privilege bukannya menolong malah menambah beban dan menyempitkan hidup.

Ada masanya kepemilikan dan kedudukan malah dicabut saat manusia sedang merasa di atas angin. Benarlah firman Allah, “…Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki…” (QS Ali Imran 26)

Mudah bagi Allah meninggikan sesuatu, lalu menghempasnya ke tempat terbawah dalam sekejap mata.

Bicara tentang privilege, ada sebuah kisah dalam Al Kahfi yang akan membuatku dan kamu tertegun sesaat.

Tertegun lalu menyadari bahwa seindah-indahnya privilege, ternyata ada pada orangtua yang shalih.

Kamu akan menemukan kisah itu saat Nabi Musa dan Nabi Khidr melewati sebuah desa yang sama sekali asing dan penduduknya pun tak mengenal mereka berdua.

Mari kita simak bagaimana Al Kahfi membentangkan kisahnya, “Maka keduanya berjalan; hingga ketika keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka berdua meminta dijamu oleh penduduknya, tetapi mereka (penduduk negeri itu) tidak mau menjamu mereka.”

Saat itu Nabi Musa sedang berguru pada Nabi Khidr. Keduanya telah melewati beraneka peristiwa yang dahsyat. Terlebih bagi Nabi Musa, perjalanan itu sangat berarti bagi beliau sebab banyak ilmu yang luar biasa.

Ketika sampai ke desa itu, dan saat penduduk desa tak peduli dengan kedatangan dua manusia mulia ini, Nabi Khidr malah mengajak Nabi Musa untuk datang ke reruntuhan sebuah rumah yang reyot dan hampir roboh.

Ayat ke-77 surat Al Kahfi menggambarkan, “Kemudian keduanya mendapatkan dinding rumah yang hampir roboh.”

Dan apakah kamu tahu apa yang selanjutnya terjadi?

Nabi Khidr memutuskan untuk memperbaiki rumah tersebut hingga ia menjadi tegak dan kokoh lagi.

Bayangkan saja; di desa asing, di tengah-tengah warga yang tak peduli, beliau malah memperbaiki sebuah rumah yang nyaris roboh.

Sebuah laku yang ajaib rasanya dilihat mata. Dan saat itulah Nabi Musa berkata, “Jika engkau mau, niscaya engkau dapat meminta imbalan untuk itu.”

Perjalanan Nabi Musa dan Nabi Khidr selesai saat itu juga. Di awal perjanjian, Nabi Khidr memberi syarat agar Nabi Musa tak usah berkomentar atas apa yang dilakukan Khidr.

Namun itu sudah kali ketiga, dan Nabi Khidr mengakhiri perjalanan hikmahnya dalam sebuah kalimat, “Inilah perpisahan antara aku dengan engkau; aku akan memberikan penjelasan kepadamu atas perbuatan yang engkau tidak mampu sabar terhadapnya.”

Saat menjelaskan alasan mengapa Nabi Khidr merenovasi rumah yang nyaris roboh itu, beliau berkata, “Dan adapun dinding rumah itu adalah milik dua anak yatim di kota itu, yang di bawahnya tersimpan harta bagi mereka berdua, dan ayahnya seorang yang shalih…” (Al Kahfi 82)

Ya, keshalihan ayah menjadi “privilege” sejati yang membuat orang shalih lainnya —bahkan seorang Nabi— membantu dua anak yatim ini.

Padahal, ayahnya telah tiada, namun keshalihannya menjadi magnet yang bahkan menjaga harta anak-anaknya sepeninggalnya.

Ibnu Katsir mengulas ayat tersebut, “itu adalah tanda yang jelas bahwa seseorang yang shalih akan menjaga keturunannya, dan berkah ibadahnya pun akan menaungi keluarganya di dunia dan akhirat…” (Tafsir Ibnu Katsir)

Semoga kita bisa memberi sebaik-baik privilege kepada anak-anak kita. [Cms]

t.me/gensaladin

Tags: Sebaik-baik privilege
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

LPPOM MUI Menggelar Kelas Pengenalan Sertifikasi Halal Gratis

Next Post

Seumpama Sirop dan Gula Pasir

Next Post
Seumpama Sirop dan Gula Pasir

Seumpama Sirop dan Gula Pasir

FITRI Minyak Goreng dan Margarin Halal Berbagi Bersama 70 Masjid di bulan Ramadan

FITRI Minyak Goreng dan Margarin Halal Berbagi Bersama 70 Masjid di bulan Ramadan

Penusukan Imam Ketika Shalat di New Jersey dan Syahidnya Umar bin Khattab

Penusukan Imam Ketika Shalat di New Jersey dan Syahidnya Umar bin Khattab

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6156 shares
    Share 2462 Tweet 1539
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1752 shares
    Share 701 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7866 shares
    Share 3146 Tweet 1967
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5247 shares
    Share 2099 Tweet 1312
  • Kronologi Pendaki Syafiq Ali yang Hilang di Gunung Slamet, Kini Sudah Ditemukan

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga