• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Orang Tua yang yang Shalih termasuk Sebaik-baik Privilege

13/04/2023
in Khazanah
Hak anak yang harus dipenuhi orang tua

Foto: Pexels/Ba Phi

153
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBAGAI orang tua, tentu saja kita ingin memberikan sebaik-baik privilege kepada sang anak. Salah satu privilege terbaik yang bisa diberikan adalah dengan menjadi shalih agar bisa mendidik mereka dengan baik.

Baca Juga: Menggapai Cita-cita dengan Finansial Terbatas

Orang Tua yang yang Shalih termasuk Sebaik-baik Privilege

Namun, saat ini, kita sering melihat fenomena yang menggegerkan tentang privilege yang disediakan oleh orang tua kepada anaknya.

Belum lama ini kita pun melihat panggung warta berita mengisahkan tentang seorang anak muda yang memukul temannya. Ia ditangkap dan lagaknya masih membusungkan dada.

Ia mengira bahwa dirinya akan cepat bebas, karena ia meyakini orangtuanya yang punya relasi dan kedudukan bisa membantunya.

Namun, qadarullah, kita disuguhkan sebuah fenomena yang menggegerkan: orangtuanya yang punya kedudukan itu dicopot dari kuasanya, hartanya disita dan rekening-rekeningnya yang katanya menyimpan 500 miliar pun dibekukan.

Tak butuh waktu lama, kita melihat langsung kisah sebuah keluarga yang punya segalanya, berubah menjadi kehilangan semuanya.

Di sini, kita menyadari: ada saatnya harta dan privilege bukannya menolong malah menambah beban dan menyempitkan hidup.

Ada masanya kepemilikan dan kedudukan malah dicabut saat manusia sedang merasa di atas angin. Benarlah firman Allah, “…Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki…” (QS Ali Imran 26)

Mudah bagi Allah meninggikan sesuatu, lalu menghempasnya ke tempat terbawah dalam sekejap mata.

Bicara tentang privilege, ada sebuah kisah dalam Al Kahfi yang akan membuatku dan kamu tertegun sesaat.

Tertegun lalu menyadari bahwa seindah-indahnya privilege, ternyata ada pada orangtua yang shalih.

Kamu akan menemukan kisah itu saat Nabi Musa dan Nabi Khidr melewati sebuah desa yang sama sekali asing dan penduduknya pun tak mengenal mereka berdua.

Mari kita simak bagaimana Al Kahfi membentangkan kisahnya, “Maka keduanya berjalan; hingga ketika keduanya sampai kepada penduduk suatu negeri, mereka berdua meminta dijamu oleh penduduknya, tetapi mereka (penduduk negeri itu) tidak mau menjamu mereka.”

Saat itu Nabi Musa sedang berguru pada Nabi Khidr. Keduanya telah melewati beraneka peristiwa yang dahsyat. Terlebih bagi Nabi Musa, perjalanan itu sangat berarti bagi beliau sebab banyak ilmu yang luar biasa.

Ketika sampai ke desa itu, dan saat penduduk desa tak peduli dengan kedatangan dua manusia mulia ini, Nabi Khidr malah mengajak Nabi Musa untuk datang ke reruntuhan sebuah rumah yang reyot dan hampir roboh.

Ayat ke-77 surat Al Kahfi menggambarkan, “Kemudian keduanya mendapatkan dinding rumah yang hampir roboh.”

Dan apakah kamu tahu apa yang selanjutnya terjadi?

Nabi Khidr memutuskan untuk memperbaiki rumah tersebut hingga ia menjadi tegak dan kokoh lagi.

Bayangkan saja; di desa asing, di tengah-tengah warga yang tak peduli, beliau malah memperbaiki sebuah rumah yang nyaris roboh.

Sebuah laku yang ajaib rasanya dilihat mata. Dan saat itulah Nabi Musa berkata, “Jika engkau mau, niscaya engkau dapat meminta imbalan untuk itu.”

Perjalanan Nabi Musa dan Nabi Khidr selesai saat itu juga. Di awal perjanjian, Nabi Khidr memberi syarat agar Nabi Musa tak usah berkomentar atas apa yang dilakukan Khidr.

Namun itu sudah kali ketiga, dan Nabi Khidr mengakhiri perjalanan hikmahnya dalam sebuah kalimat, “Inilah perpisahan antara aku dengan engkau; aku akan memberikan penjelasan kepadamu atas perbuatan yang engkau tidak mampu sabar terhadapnya.”

Saat menjelaskan alasan mengapa Nabi Khidr merenovasi rumah yang nyaris roboh itu, beliau berkata, “Dan adapun dinding rumah itu adalah milik dua anak yatim di kota itu, yang di bawahnya tersimpan harta bagi mereka berdua, dan ayahnya seorang yang shalih…” (Al Kahfi 82)

Ya, keshalihan ayah menjadi “privilege” sejati yang membuat orang shalih lainnya —bahkan seorang Nabi— membantu dua anak yatim ini.

Padahal, ayahnya telah tiada, namun keshalihannya menjadi magnet yang bahkan menjaga harta anak-anaknya sepeninggalnya.

Ibnu Katsir mengulas ayat tersebut, “itu adalah tanda yang jelas bahwa seseorang yang shalih akan menjaga keturunannya, dan berkah ibadahnya pun akan menaungi keluarganya di dunia dan akhirat…” (Tafsir Ibnu Katsir)

Semoga kita bisa memberi sebaik-baik privilege kepada anak-anak kita. [Cms]

t.me/gensaladin

Tags: Sebaik-baik privilege
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

LPPOM MUI Menggelar Kelas Pengenalan Sertifikasi Halal Gratis

Next Post

Seumpama Sirop dan Gula Pasir

Next Post
Seumpama Sirop dan Gula Pasir

Seumpama Sirop dan Gula Pasir

FITRI Minyak Goreng dan Margarin Halal Berbagi Bersama 70 Masjid di bulan Ramadan

FITRI Minyak Goreng dan Margarin Halal Berbagi Bersama 70 Masjid di bulan Ramadan

Penusukan Imam Ketika Shalat di New Jersey dan Syahidnya Umar bin Khattab

Penusukan Imam Ketika Shalat di New Jersey dan Syahidnya Umar bin Khattab

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9697 shares
    Share 3879 Tweet 2424
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2617 shares
    Share 1047 Tweet 654
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2535 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4385 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Waktu Terbaik Umroh Itu Kapan? Kenali Periode Sepi Jemaah

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Alasan 5 Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Mandi

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Phu Quoc Perkuat Wisata Halal, Vietnam Sasar Pasar Pelancong Muslim Dunia

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Menjaga Stamina dan Konsentrasi saat Bekerja, Berikut 5 Tips yang Perlu Diterapkan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga