• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 14 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Taat atau Maksiat, Silahkan Dipilih

02/08/2024
in Khazanah, Unggulan
Taat atau Maksiat, Silahkan Dipilih

foto:pixabay

76
SHARES
585
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAAT atau maksiat merupakan pilihan sadar yang ditentukan oleh manusia.

Ustaz Ahmad Abduh menjelaskan bahwa  enyembah Allah adalah sebuah keyakinan syumuliyah (integral) dunia akhirat.

Seorang yang yakin akan kembali kepada penciptanya, maka cita-cita kembali ke akhirat adalah obsesi dan puncak kerinduannya.

Dari dasar keyakinan yang syumul dan sohih inilah, seorang hamba akan memiliki paradigma, hidup di dunia harus identik dengan taat untuk menuju akhirat.

Jika paradigma keyakinan akhirat yang syumul ini tak pernah tertanam dalam jiwa seorang hamba, maka dipastikan aktivitas dia menyembah Allah di dunia hanyalah main-main.

Syahadatnya pura-pura. Shalatnya hanya guyonan. Zakatnya cuma riya. Puasanya hanya ikut-ikutan. Dan hajinya sekedar mengikuti trend zaman.

Bagi orang beriman, kehidupan dunia hanyalah satu episode dari perjalanan hidup yang panjang.

Bukan segalanya, dan akhir dari kehidupan. Namun dia yakin, di balik itu, masih ada episod lanjutan, alam kubur dan akhirat.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Di sana, manusia pasti akan berhadapan dengan Rabbnya.

Dan mereka akan menghadap Tuhan pada hari kiamat satu per satu. (QS. 19:95).

Kesadaran akhirat yang kuat, akan membawa seorang hamba akan selalu menjaga komunikasi dan dzikirnya dengan Allah, melalui ibadah dan doa setiap waktu.

Agar hari perjumpaan itu adalah hari yang sukses dan menyenangkan baginya.

Karena itu pantang baginya, menodai hubungannya yang suci dengan Allah dengan perbuatan maksiat sekecil apapun.

Adapun bagi orang yang tidak beriman, dunia seolah menjadi titik henti terakhir.

Karena itu, seluruh hidupnya dipertaruhkan dan dicurahkan hanya untuk mencari kepuasan atau popularitas diri.

Inilah yang Allah gambarkan dalam Al Qur’an:

Taat atau Maksiat, Silahkan Dipilih

“Orang-orang yang tidak mengharapkan adanya perjumpaan dengan Kami, lalu merasa puas dengan kehidupan dunia, merasa tenteram dengannya, serta orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami. Tempat mereka adalah neraka sesuai dengan apa yang mereka lakukan.” (QS. Yunus:7).

Menurut Wahbah Zuhayli dalam tafsir al-Munir, ayat di atas memberikan gambaran tentang empat karakter calon penghuni neraka.

Pertama, tidak meyakini adanya pertemuan dengan Allah.

Mereka tidak takut kepada hukuman-Nya, peringatan-Nya, ancaman-Nya, serta sama sekali tidak mengharapkan pahala dari-Nya.

Kedua, puas dengan kehidupan dunia. Ini adalah akibat logis dari sikap pertama.

Ketika seseorang tidak percaya akan berjumpa dengan Allah, dia tidak akan menyiapkan apa pun untuk pertemuannya nanti dengan Allah.

Seluruh capaiannya hanya berorientasi kepada dunia yang pendek. Ukuran kelapangan, kesenangan, dan kegembiraan bertumpu hanya pada dunia dan keduniaan semata.

Berbagai upaya untuk mencapainya dilakukan meski dengan menghalalkan segala cara, berbohong, mengorbankan reputasi, menggadaikan harga diri, menyerang kawan sendiri, berkhianat pada sumpah dan janji, bahkan harus mengorbankan agama sekalipun.

Baca juga: Ketahuilah, Maksiat Dapat Mengurangi Umur

Dan teman-teman akrabnya adalah orang-orang yang lalai dari akhirat.

Ini yang umum orang katakan, manusia yang sudah kerasukan setan, gila kekuasaan, dan akhirnya gelap mata. Segala perbuatan maksiat ia tempuh.

Ketiga, merasa tenteram dan nyaman dengan dunia.

Ini dirasakan ketika kesenangan dan kenikmatan dunia entah berupa harta, wanita, kedudukan, dan jabatan berhasil dicapai.

Keempat, lalai terhadap ayat-ayat-Nya. Lalu merasa aman dari siksa dan ancaman Allah di dunia maupun akhirat.

Dengan kata lain, ia sama sekali tidak merasa penting dengan i’tibar dan tidak pernah merenungkannya.

Manakala empat karakter tersebut terdapat dalam diri manusia, ia akan jauh dari jalan kebenaran, dan tidak akan pernah mencapai kebahagiaan.

Hidupnya akan dibuat sempit oleh Allah dan tidak pernah puas oleh jabatan, kekuasaan, seberapapun harta dan kekayaan yang dimilikinya.

“Dan barangsiapa yang lalai dari peringatanKU, maka akan Kami jadikan baginya kehidupan yang sempit, dan Kami jadikan buta pada hari kiamat.” (QS. 20:124).

Sebab, kesempurnaan dan kebahagiaan hakiki, terletak pada kemampuan manusia menata hidup secara benar dengan menjadikan akhirat sebagai tujuan.

Dan itulah hakikat menyembah Allah. Maka pilihannya cuma satu.

Jika manusia tidak menyembah Allah pasti dia menyembah setan. Kita bebas untuk memilih.[Sdz]

Tags: Silahkan DipilihTaat atau Maksiat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ayo Less Waste Gelar Upgrading Environmentalist di Depok

Next Post

Nursery dan Kindergarten JISc Jalani MPLS Hari Kelima Dengan Penuh Ceria

Next Post
Nursery dan Kindergarten JISc Jalani MPLS Hari Kelima Dengan Penuh Ceria

Nursery dan Kindergarten JISc Jalani MPLS Hari Kelima Dengan Penuh Ceria

Ketimbang Kota Layak Anak, Akademisi Menilai Kota Ramah Keluarga Lebih Penting

Kota Layak Anak atau Kota Ramah Keluarga

Kota Hamtrack Sambut Kepala Polisi Muslim Yaman Pertama di Amerika Serikat

Kota Hamtrack Sambut Kepala Polisi Muslim Yaman Pertama di Amerika Serikat

  • Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    Cara Menyimpan Hijab di Lemari agar Tidak Mudah Kusut

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9102 shares
    Share 3641 Tweet 2276
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Wardah A.M. Club Bawa Energi Baru di Pagi Hari dengan Perlindungan Kulit dari Paparan UV

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4398 shares
    Share 1759 Tweet 1100
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    363 shares
    Share 145 Tweet 91
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1190 shares
    Share 476 Tweet 298
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4120 shares
    Share 1648 Tweet 1030
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4745 shares
    Share 1898 Tweet 1186
  • HOKA Ungkap Keunggulan Sepatu dengan Maksimum Cushioning dan Pilihan untuk Beragam Aktivitas

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga