• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Respon terhadap Pemberian Pengaruhi Rasa Syukurmu

06/02/2026
in Khazanah
Dia yang Mengaku Mudah Tergoda Perempuan

Dia yang Mengaku Mudah Tergoda Perempuan

90
SHARES
691
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Respon terhadap pemberian akan mempengaruhi rasa syukurmu. Pendirir Rumah Pintar Aisha Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini menceritakan bagaimana respon masyarakat terhadap kegiatan berbagi yang mereka lakukan.

Setiap Jumat, kami mewakili Rumah Pintar Aisha konsisten berbagi untuk masyarakat sekitar.

Ada beberapa amanah dari sahabat, teman yang harus kami tunaikan di hari Jumat melalui program Jumat berbagi.

Ada beberapa kejadian yang bisa kita ambil pelajaran. Kejadian pertama, saat itu kami berbagi sayuran, seperti terong, sayuran untuk membuat sop, sayuran untuk membuat sayur asem, sawi, ubi, jagung, tempe, tahu dll.

Baca Juga: Pemberian Seafood untuk MPASI yang Tepat

Pemberian yang Tidak Disyukuri

Karena pandemi, kami menaruh sayuran itu di depan pagar rumah. Ada seorang ibu datang lalu mengambil terong. Namun yang membuat kami kurang nyaman adalah, saat ibu ini berkata seperti ini dengan senyum sinisnya “ah… cuma terong”.

Kami memang tidak tahu, namun ada ibu lain yang mendengar dan menceritakan kejadian itu kepada kami. Mendengar, cerita itu, kami hanya bisa menghirup nafas dalam-dalam sambil tersenyum.

Lalu suami berkata “Nggak apa-apa, normalnya hidup memang seperti itu, ada yang bersyukur, ada yang mencibir”. Semua itu normal.

Memang kita tidak akan pernah bisa memuaskan semua orang. Jangankan diri kita, emangnya siapa sih kita ini, Nabi saja banyak orang yang mencibir, menghina, menuduh penyihir dan hinaan-hinaan yang lain apalagi diri kita. Jadi anggap saja, normalnya hidup memang seperti itu.

Ada lagi laporan ke kami, saat kami berbagi beras 2 kg kepada masyarakat sekitar (yang menurut kami masyarakat prasejahtera), ada seorang ibu yang menerima beras itu sambil mencibir pemberian kami “Huh… cuma 2 kg”.

Sekali lagi menghadapi seperti ini kami hanya tersenyum. Coba sobat bayangkan, saat kita memberikan sesuatu kepada orang lain, apalagi dari segi ekonomi orang tersebut kategori prasejahtera.

Kita sudah ikhlas memberi tiba-tiba pemberian kita dicibir, diremehkan, apa perasaan Bapak/Ibu semua, sakit hati, marah, kesel minimal hati ini tidak nyaman.

Lalu kita berpikir, ya sudah lain kali nggak perlu dikasih lagi. Akhirnya, Ibu ini setiap ada bantuan, tidak pernah mendapatkannya.

Nah, beda rasanya saat kita memberikan sesuatu kepada orang misalnya 2 biji terong lalu orang tersebut, bersyukur “Alhamdulillah terima ya Bu dapat rezeki, buat makan kami sekeluarga, semoga rezekinya lancar ya bu”.

Sambil pergi membawa terong, Ibu ini bahagia dan senang sekali. Kita yang melihatnya tentunya juga sangat bahagia. Saat bertemu dengan ibu ini lagi, kita terdorong untuk memberi lagi misalnya minyak 2 liter.

Kita melihat sang ibu senang sekali, senyumnya penuh dengan kegembiraan. “Alhamdulillah ya Allah, ibu kok baik sekali… terima kasih ya Bu, saya doakan semoga ibu sekeluarga sehat, dan diberi rezeki yang banyak dan berkah”.

Kita sebagai pemberi juga ikut merasakan kegembiraan melihat orang lain gembira menerima pemberian kita. Pada hari ketiga, kita bisa memberi lebih banyak lagi.

Hari berikutnya, kita akan lebih sering dan lebih banyak lagi memberi ibu ini daripada sebelumnya.

Sobat, begitulah saat Allah memberi rezeki kepada hambaNya. Ibu tadi yang mencibir pemberian meskipun hanya terong dan beras 2 kg, secara tidak sadar mereka itu tidak mensyukuri nikmat Allah.

Secara tidak sadar, mereka itu mencela pemberian Allah. Kira-kira nih, Allah senang atau tidak saat pemberianNya dicela dan dicibir. Pasti Allah akan marah.

Sebaliknya, saat Allah memberi kita rezeki lalu kita tampak bahagia sekali, kita mensyukuri pemberian Allah ini, kira-kira Allah senang atau tidak. Pasti Allah akan senang sekali melihat hamba-Nya bahagia dan bersyukur saat menerima pemberian-Nya.

Karena Allah itu senang sekali melihat hamba-Nya bahagia dan bersyukur atas pemberian-Nya maka Allah akan memberikan lagi dan lagi.

Semakin bersyukur hamba-Nya dan semakin senang hamba-Nya, maka Allah akan semakin menambah pemberian-Nya, semakin sering lagi dan pada akhirnya Allah membimbingnya untuk selalu berada di jalan-Nya.

Itu semua karena Allah bahagia dengan hamba-Nya, tambah sayang kepada hamba-Nya.

Jika Allah sudah sayang kepada hamba-Nya maka Allah akan mencukupkan rezeki hamba-Nya, menambah kenikmatan hamba-Nya serta menjaga hamba-Nya untuk selalu berada di jalan-Nya sehingga hamba-Nya akan selamat dan masuk surga.

Sebaliknya, jika Allah mendapati hamba-Nya yang tidak mau bersyukur bahkan menghina, mencibir, meremehkan pemberian-Nya maka Allah akan sangat murka.

Hamba-Nya tidak mau bersyukur, berbuat sombong, dzolim, angkuh. Orang-orang yang seperti itu akan mendapatkan murka Allah dan siksa yang pedih nanti di akhirat.

Jadi sobat, pahamilah setiap pemberian yang kita terima apapun itu, pada hakikatnya itu adalah rezeki dari Allah. Jangan menghina pemberian orang lain meskipun kita tidak menyukainya.

Jangan mencibir pemberian orang lain meskipun kita telah memiliki yang lebih baik. Jikalau diberi, terima apapun itu. Jika memang kita tidak suka, terima saja dulu, meskipun tidak kita pakai nanti kita sedekahkan kepada orang yang membutuhkan.

Jadi apapun yang kita dapatkan, bersyukurlah dan ekspresikan kebahagiaan kita. Allah akan sangat senang dan sayang sekali saat kita bersyukur dan bahagia atas pemberian-Nya.

Sebaliknya Allah akan sangat tidak menyukai orang-orang yang tidak pernah bersyukur bahkan menghina pemberian-Nya, bahkan Allah mengancam dengan siksa-Nya jika hamba-Nya tidak bersyukur.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).[ind]

Tags: akibat tidak bersyukurbersyukur terhadap pemberianpemberian yang tidak disyukuriRasa syukur
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

KAI Akan Mengoperasikan KA Tambahan untuk lebaran 2026

Next Post

Beberapa Ahli Waspadai Tiga Virus yang bisa jadi Ancaman Wabah Global Baru

Next Post
Beberapa Ahli Waspadai Tiga Virus yang bisa jadi Ancaman Wabah Global Baru

Beberapa Ahli Waspadai Tiga Virus yang bisa jadi Ancaman Wabah Global Baru

Negeri ‘Surga’ di Timteng itu Bernama Oman

Ketika Satu Keluarga Menjadi Mujahid

Kemenangan Harus Diperjuangkan

Yahudi Selalu Memusuhi Islam

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4421 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8655 shares
    Share 3462 Tweet 2164
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11453 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    955 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2230 shares
    Share 892 Tweet 558
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga