• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 26 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Puasa Seekor Ular dan Ulat

03/12/2022
in Khazanah
Puasa seekor ular dan ulat

Foto: Ilustrasi ular (Pexels/Pixabay)

160
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TAHUKAH kamu tentang puasa seekor ular dan ulat? Ada perbedaan mendasar antara puasa hewan melata tersebut. Perbedaan itu terlihat jelas justru setelah keduanya mengakhiri masa puasa.

Baca Juga: Ular dan Penampakan Jin

Puasa Seekor Ular dan Ulat

Seekor ular yang akan berganti kulit akan berpuasa selama sekitar 14 hari. Ia tidak makan dan minum, bahkan, tidak melakukan aktivitas apa pun.

Usai berpuasa, ular pun menjadi ular seperti sebelumnya. Wujudnya tidak berubah, makan dan minumnya seperti yang dulu, perilakunya pun tetap sebagai umumnya ular: culas, rakus, ganas, dan menakutkan.

Sementara ulat juga berpuasa seperti ular. Hal itu terjadi ketika ia akan melalui masa metamorfosis sebagai kepompong. Sekitar 7 hari, ia tidak makan dan minum, termasuk tidak beraktivitas sama sekali.

Usai berpuasa, ulat sangat berbeda dengan ular yang sama-sama menuntaskan masa puasa. Ulat berubah drastis: wujudnya tidak menjijikkan seperti sebelumnya.

Ia tampil begitu indah dengan corak warna yang memukau. Tak seorang pun yang tidak terpesona dengan wujud barunya.

Ia pun tidak berjalan dengan perut seperti sebelumnya. Melainkan terbang dengan sayap indah. Ia tidak lagi cenderung dengan tarikan bumi yang kotor, tapi terbang di ke langit yang jernih.

Ulat pun tidak lagi rakus seperti sebelumnya. Ia begitu berhati-hati memilih makanannya. Makanannya kini begitu sehat dan bermanfaat, khususnya untuk lingkungan sekitar.

Usai berpuasa, ulat berubah drastis menjadi kupu-kupu yang mempesona. Sementara ular, tetap sebagai ular yang culas, rakus, dan menakutkan.

Sahabat Muslim, dari hewan melata tersebut, kita bisa mengambil inspirasi tentang puasa. Semoga puasa yang kita lakukan membentuk kita seperti puasa ulat.

Jangan seperti ular yang tidak mengubah apa pun, kecuali sekadar rutinitas dan tampilan luar saja. [muhammad nuh/Cms]

Tags: Puasa seekor ular dan ulat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Doa Qunut Pendek beserta Artinya yang Mudah Dihafal

Next Post

Berkeluarga Itu Ladang untuk Akhirat

Next Post
Berkeluarga Itu Ladang untuk Akhirat

Berkeluarga Itu Ladang untuk Akhirat

Makna surat Ibrahim ayat 35

Lima Golongan yang akan Masuk Surga

Sarapan Pagi Sehat dengan Telur Bayam Tomat Panggang

Sarapan Pagi Sehat dengan Telur Bayam Tomat Panggang

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8270 shares
    Share 3308 Tweet 2068
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3713 shares
    Share 1485 Tweet 928
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2077 shares
    Share 831 Tweet 519
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3317 shares
    Share 1327 Tweet 829
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11285 shares
    Share 4514 Tweet 2821
  • Kajian Ahad Pagi At-Tanwir PCM Batang Dihadiri Ratusan Jemaah, Kaji Perjuangan Muhammadiyah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4238 shares
    Share 1695 Tweet 1060
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2209 shares
    Share 884 Tweet 552
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga