• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Perwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila

10/08/2022
in Fokus, Khazanah, Unggulan
Perwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila
101
SHARES
777
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERWUJUDAN nilai-nilai Islam dalam pancasila sudah menjadi perbincangan sejak lama oleh para ulama dan tokoh bangsa Indonesia.

Seorang muslim yang meyakini pancasila sebagai dasar negaranya maka ia telah menjalankan bagian dari syariat Islam.

Kandungan makna dari tiap sila pada pancasila sebagai wujud keberadaan nilai-nilai Islam.

Saat umat Islam di Indonesia menerapkan pancasila sebagai sumber perilaku mereka dalam bermasyarakat dan bernegara maka mereka secara bersamaan mereka juga sedang menerapkan syari’at Islam.

Dalam Sila Pertama Pancasila, para ulama dan tokoh bangsa sepakat bahwa “Ketuhanan Yang Maha Esa” membawa semangat ketauhidan.

Baca Juga: Pancasila, Hikmah Milik Umat Islam yang Sangat Berharga

Perwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila

Ki Bagus Hadikusum, ketua Muhamadiyah, tahun 1945, pada akhirnya bersedia menerima penghapusan “tujuh kata” setelah diyakinkan bahwa makna Ketuhanan Yang Maka Esa adalah Tauhid. (Dr. Adian Husaini, Islam dan Pancasila)

Demikian pula Tokoh NU KH Achmad Siddiq, dalam makalahnya yang berjudul “Hubungan Agama dan Pancasila”, ia mengatakan:

“Kata ‘Yanga Maha Esa’ pada sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) merupakana imbangan tujuh kata yang dihapus dari sila pertama menurut rumusan semula.

Pergantian ini dapat diterima dengan pengertian bahwa kata, ‘Yang Maha Esa’ merupakan penegasan dari Sila Ketuhanan, sehingga rumusan ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ itu mencerminkan pengertian tauhid (monoteisme murni) menurut akidah Islamiyyah (surah al-Ikhlas). 

Kalau para pemeluk agama lain dapat menerimanya, maka kita bersyukur dan berdo’a.”

Muslim seharunya meyakini ini dengan baik, saat sila ketauhidan ini dipahami maka tidak sepatutnya ia merasa dapat berbuat sekehendak hati dan pikirannya.

Atau tidak sepatutnya ia berhak mengatur negara dan masyarakat dengan membuang nilai-nilai agama, termasuk Islam.

Jika ia membenci Islam dalam menetapkan sebuah aturan maka ia telah melawan Pancasila itu sendiri.

Namun yang perlu menjadi catatan, Pancasila tidak seharusnya dianggap lebih mulia atau lebih tinggi kedudukannya daripada Islam.

Pancasila menjadi bermakna dan istimewa karena Islam. Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh yang terlibat dalam perumusan Dasar Negara, termasuk Pancasila, yaitu Kasman Singodimendjo.

Ia mengatakan dalam bukunya Renungan dalam Tahanan, “Bahwa Islam memiliki kelebihan dari Pancasila, maka hal itu adalah baik. 

Pun baik sekali untuk/bagi Pancasila itu sendiri dan pasti tidak dilarang oleh Pancasila, bahkan menguntungkan Pancasila, karena Pancasila akan dapat diperkuat dan diperkaya oleh Islam.”

Sampai di sini jelaslah bahwa Pancasila adalah manifestasi atau perwujudan dari nilai-nilai Islam, khususnya bagi umat Muslim di tanah air. [Ln]

Tags: Nilai Kemerdekaan dan KepahlawananPerwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

6 Manfaat Mangga yang Harus Kamu Ketahui

Next Post

Resep Ayam Panggang Asam Manis

Next Post
Resep Ayam Panggang Asam Manis

Resep Ayam Panggang Asam Manis

DIY, Hindari Penuaan Dini dengan Bahan-Bahan Alami

DIY, Hindari Penuaan Dini dengan Bahan-Bahan Alami

Ajak Ratusan Yatim Eduwisata di Ancol Dalam Program Kebaikan Yatim Nusantara

Ajak Ratusan Yatim Eduwisata di Ancol Dalam Program Kebaikan Yatim Nusantara

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1380 shares
    Share 552 Tweet 345
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9568 shares
    Share 3827 Tweet 2392
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2530 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11856 shares
    Share 4742 Tweet 2964
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4874 shares
    Share 1950 Tweet 1219
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4321 shares
    Share 1728 Tweet 1080
  • Jangan Pernah Tinggalkan, Inilah 5 Keistimewaan yang Diberikan pada Ahli Dhuha

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Keutamaan Istighfar

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga