• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 30 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Perwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila

10/08/2022
in Fokus, Khazanah, Unggulan
Perwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila
100
SHARES
768
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PERWUJUDAN nilai-nilai Islam dalam pancasila sudah menjadi perbincangan sejak lama oleh para ulama dan tokoh bangsa Indonesia.

Seorang muslim yang meyakini pancasila sebagai dasar negaranya maka ia telah menjalankan bagian dari syariat Islam.

Kandungan makna dari tiap sila pada pancasila sebagai wujud keberadaan nilai-nilai Islam.

Saat umat Islam di Indonesia menerapkan pancasila sebagai sumber perilaku mereka dalam bermasyarakat dan bernegara maka mereka secara bersamaan mereka juga sedang menerapkan syari’at Islam.

Dalam Sila Pertama Pancasila, para ulama dan tokoh bangsa sepakat bahwa “Ketuhanan Yang Maha Esa” membawa semangat ketauhidan.

Baca Juga: Pancasila, Hikmah Milik Umat Islam yang Sangat Berharga

Perwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila

Ki Bagus Hadikusum, ketua Muhamadiyah, tahun 1945, pada akhirnya bersedia menerima penghapusan “tujuh kata” setelah diyakinkan bahwa makna Ketuhanan Yang Maka Esa adalah Tauhid. (Dr. Adian Husaini, Islam dan Pancasila)

Demikian pula Tokoh NU KH Achmad Siddiq, dalam makalahnya yang berjudul “Hubungan Agama dan Pancasila”, ia mengatakan:

“Kata ‘Yanga Maha Esa’ pada sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) merupakana imbangan tujuh kata yang dihapus dari sila pertama menurut rumusan semula.

Pergantian ini dapat diterima dengan pengertian bahwa kata, ‘Yang Maha Esa’ merupakan penegasan dari Sila Ketuhanan, sehingga rumusan ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ itu mencerminkan pengertian tauhid (monoteisme murni) menurut akidah Islamiyyah (surah al-Ikhlas). 

Kalau para pemeluk agama lain dapat menerimanya, maka kita bersyukur dan berdo’a.”

Muslim seharunya meyakini ini dengan baik, saat sila ketauhidan ini dipahami maka tidak sepatutnya ia merasa dapat berbuat sekehendak hati dan pikirannya.

Atau tidak sepatutnya ia berhak mengatur negara dan masyarakat dengan membuang nilai-nilai agama, termasuk Islam.

Jika ia membenci Islam dalam menetapkan sebuah aturan maka ia telah melawan Pancasila itu sendiri.

Namun yang perlu menjadi catatan, Pancasila tidak seharusnya dianggap lebih mulia atau lebih tinggi kedudukannya daripada Islam.

Pancasila menjadi bermakna dan istimewa karena Islam. Hal ini disampaikan oleh salah satu tokoh yang terlibat dalam perumusan Dasar Negara, termasuk Pancasila, yaitu Kasman Singodimendjo.

Ia mengatakan dalam bukunya Renungan dalam Tahanan, “Bahwa Islam memiliki kelebihan dari Pancasila, maka hal itu adalah baik. 

Pun baik sekali untuk/bagi Pancasila itu sendiri dan pasti tidak dilarang oleh Pancasila, bahkan menguntungkan Pancasila, karena Pancasila akan dapat diperkuat dan diperkaya oleh Islam.”

Sampai di sini jelaslah bahwa Pancasila adalah manifestasi atau perwujudan dari nilai-nilai Islam, khususnya bagi umat Muslim di tanah air. [Ln]

Tags: Nilai Kemerdekaan dan KepahlawananPerwujudan Nilai-Nilai Islam dalam Pancasila
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

6 Manfaat Mangga yang Harus Kamu Ketahui

Next Post

Resep Ayam Panggang Asam Manis

Next Post
Resep Ayam Panggang Asam Manis

Resep Ayam Panggang Asam Manis

DIY, Hindari Penuaan Dini dengan Bahan-Bahan Alami

DIY, Hindari Penuaan Dini dengan Bahan-Bahan Alami

Ajak Ratusan Yatim Eduwisata di Ancol Dalam Program Kebaikan Yatim Nusantara

Ajak Ratusan Yatim Eduwisata di Ancol Dalam Program Kebaikan Yatim Nusantara

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8990 shares
    Share 3596 Tweet 2248
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4063 shares
    Share 1625 Tweet 1016
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11639 shares
    Share 4656 Tweet 2910
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2298 shares
    Share 919 Tweet 575
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2310 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Bagaimana Caranya Agar Tetap Bahagia di Tengah Kebisingan Hidup?

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4713 shares
    Share 1885 Tweet 1178
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5209 shares
    Share 2084 Tweet 1302
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5456 shares
    Share 2182 Tweet 1364
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga