• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 22 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perhatikan Ujungnya, Jangan Bangga dengan Awalnya

11/04/2025
in Khazanah, Unggulan
Perhatikan Ujungnya, Jangan Bangga dengan Awalnya

foto:pinterest

80
SHARES
616
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAHABAT ingatlah untuk perhatikan ujungnya, jangan terlampau bangga dengan awalnya.

“Ada orang yang biasa melakukan amalan ahli surga, sampai jarak dirinya dan surga tinggal sehasta lagi” kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “tapi dia kesusul oleh catatan takdirnya, di akhir hayatnya melakukan amalan ahli neraka, maka dia masuk neraka.” Hadits ini shahih, Bukhari dan Muslim, dari jalur Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu.

Di kesempatan lain, ada seorang mujahid yang gagah berani memerangi kaum musyrikin, namun mujahid itu mengalami terluka parah akhirnya dia mengakhiri hidupnya sendiri dengan menghujamkan pedang ke tubuhnya. Dia mati bunuh diri padahal sebelumnya begitu heroik. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan: “Siapa yang ingin melihat ahli neraka maka lihatlah orang ini” , lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَعْمَلُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنَّهُ لَمِنْ أَهْلِ النَّارِ وَيَعْمَلُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ عَمَلَ أَهْلِ النَّارِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِخَوَاتِيمِهَا

“Sesungguhnya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya, ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sesungguhnya (hasil) amalan itu tergantung pada penutupnya.” (HR. Bukhari no. 6493).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:

لا عليكم أن لا تعجبوا بعمل أحد حتى تنظروا بم يختم له، فإن العامل يعمل زمانا من عمره أو برهة من دهره بعمل صالح لو مات عليه دخل الجنة، ثم يتحول فيعمل عملا سيئا.

Tidak masalah bagi kalian untuk tidak kagum terhadap amal seseorang sampai kalian melihat bagaimana akhirnya, Sebab, seseorang bisa saja beramal shaleh dalam waktu tertentu dari umurnya atau dalam sebagian masa hidupnya, yang jika ia mati dalam keadaan itu maka ia akan masuk surga. Namun ia kemudian justru berubah dan melakukan amal yang buruk. (HR. Ahmad, dari jalan Anas, dishahihkan oleh Ibnu Hibban. Lihat Fathul Bari, 11/487).

Semua ini menunjukkan betapa penting akhir perjalanan hidup (akhir sebuah amal) apakah Allah Ta’ala menerima, menolak, menjadikan sebab surga atau neraka tergantung akhirnya.

Oleh karenanya, Imam Ibnu Rajab Al-Hambali mengatakan:

Perhatikan Ujungnya, Jangan Bangga dengan Awalnya

Baca juga: Melakukan Amal Akhirat Tapi dengan Niat Utama Duniawi (1)

إنَّ صلاحَها وفسادَها وقَبُولَها وعدمَه بحسب الخاتمة

Sesungguhnya kebaikan amal-amal tersebut, kerusakannya, diterima atau tidaknya, tergantung bagaimana akhirnya. (Jami’ al ‘Ulum wal Hikam, 3/10).

Imam Ath Thibrizi mengatakan:

العمل السابق ليس بمعتبر، وإنما المعتبر العمل الذي ختم به، وهذا فيه حث على المواظبة على الطاعات ومحافظة الأوقات عن المعاصي؛ خوفاً من أن يكون ذلك آخر عمله، كما فيه زجر عن العجب والتفرح بالأعمال؛ فإنه لا يدري ماذا يصيبه في العاقبة

Amal yang telah lalu tidaklah dianggap, yang dianggap adalah amal yang seseorang akhiri dengannya. Dalam hal ini terdapat dorongan untuk terus-menerus melakukan ketaatan dan menjaga waktu dari perbuatan maksiat, karena dikhawatirkan itu akan menjadi amal terakhirnya. Selain itu, terdapat peringatan agar tidak terjerumus dalam perasaan bangga dan gembira berlebihan terhadap amal yang telah lalu dilakukan, sebab seseorang tidak mengetahui bagaimana akhirnya kelak. (Mir’ah Al Mafatih Syarh Misykah al Mashabih, 1/419).[Sdz]

Sumber: Serambi Ilmu dan Faidah

Tags: Jangan Bangga dengan AwalnyaPerhatikan Ujungnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Mengatasi Tubuh yang Lemas saat Cuaca Panas

Next Post

Jalan-jalan Cari Kebahagiaan

Next Post
Jalan-jalan Cari Kebahagiaan

Jalan-jalan Cari Kebahagiaan

Beberapa Upaya Saat Gejala Flu Sudah Mulai Terasa

Beberapa Upaya Saat Gejala Flu Sudah Mulai Terasa

Beberapa Resep Masker Alami untuk Eksfoliasi Wajah

Beberapa Resep Masker Alami untuk Eksfoliasi Wajah

  • Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    Fadkhera Tancap Gas Perkuat Produksi Tawarkan Sukuk Musyarakah di Urun-RI, Proyeksi Imbal Hasil 15,01 persen

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1907 shares
    Share 763 Tweet 477
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7989 shares
    Share 3196 Tweet 1997
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1737 shares
    Share 695 Tweet 434
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5008 shares
    Share 2003 Tweet 1252
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3515 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2931 shares
    Share 1172 Tweet 733
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11172 shares
    Share 4469 Tweet 2793
  • Makna Talak dalam Kata “Udahan” yang Diucapkan Suami

    1001 shares
    Share 400 Tweet 250
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga