• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 17 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Perhatikan Ujungnya, Jangan Bangga dengan Awalnya

11/04/2025
in Khazanah, Unggulan
Perhatikan Ujungnya, Jangan Bangga dengan Awalnya

foto:pinterest

86
SHARES
664
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAHABAT ingatlah untuk perhatikan ujungnya, jangan terlampau bangga dengan awalnya.

“Ada orang yang biasa melakukan amalan ahli surga, sampai jarak dirinya dan surga tinggal sehasta lagi” kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “tapi dia kesusul oleh catatan takdirnya, di akhir hayatnya melakukan amalan ahli neraka, maka dia masuk neraka.” Hadits ini shahih, Bukhari dan Muslim, dari jalur Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu.

Di kesempatan lain, ada seorang mujahid yang gagah berani memerangi kaum musyrikin, namun mujahid itu mengalami terluka parah akhirnya dia mengakhiri hidupnya sendiri dengan menghujamkan pedang ke tubuhnya. Dia mati bunuh diri padahal sebelumnya begitu heroik. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan: “Siapa yang ingin melihat ahli neraka maka lihatlah orang ini” , lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَعْمَلُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ عَمَلَ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنَّهُ لَمِنْ أَهْلِ النَّارِ وَيَعْمَلُ فِيمَا يَرَى النَّاسُ عَمَلَ أَهْلِ النَّارِ وَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِخَوَاتِيمِهَا

“Sesungguhnya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya, ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga. Sesungguhnya (hasil) amalan itu tergantung pada penutupnya.” (HR. Bukhari no. 6493).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:

لا عليكم أن لا تعجبوا بعمل أحد حتى تنظروا بم يختم له، فإن العامل يعمل زمانا من عمره أو برهة من دهره بعمل صالح لو مات عليه دخل الجنة، ثم يتحول فيعمل عملا سيئا.

Tidak masalah bagi kalian untuk tidak kagum terhadap amal seseorang sampai kalian melihat bagaimana akhirnya, Sebab, seseorang bisa saja beramal shaleh dalam waktu tertentu dari umurnya atau dalam sebagian masa hidupnya, yang jika ia mati dalam keadaan itu maka ia akan masuk surga. Namun ia kemudian justru berubah dan melakukan amal yang buruk. (HR. Ahmad, dari jalan Anas, dishahihkan oleh Ibnu Hibban. Lihat Fathul Bari, 11/487).

Semua ini menunjukkan betapa penting akhir perjalanan hidup (akhir sebuah amal) apakah Allah Ta’ala menerima, menolak, menjadikan sebab surga atau neraka tergantung akhirnya.

Oleh karenanya, Imam Ibnu Rajab Al-Hambali mengatakan:

Perhatikan Ujungnya, Jangan Bangga dengan Awalnya

Baca juga: Melakukan Amal Akhirat Tapi dengan Niat Utama Duniawi (1)

إنَّ صلاحَها وفسادَها وقَبُولَها وعدمَه بحسب الخاتمة

Sesungguhnya kebaikan amal-amal tersebut, kerusakannya, diterima atau tidaknya, tergantung bagaimana akhirnya. (Jami’ al ‘Ulum wal Hikam, 3/10).

Imam Ath Thibrizi mengatakan:

العمل السابق ليس بمعتبر، وإنما المعتبر العمل الذي ختم به، وهذا فيه حث على المواظبة على الطاعات ومحافظة الأوقات عن المعاصي؛ خوفاً من أن يكون ذلك آخر عمله، كما فيه زجر عن العجب والتفرح بالأعمال؛ فإنه لا يدري ماذا يصيبه في العاقبة

Amal yang telah lalu tidaklah dianggap, yang dianggap adalah amal yang seseorang akhiri dengannya. Dalam hal ini terdapat dorongan untuk terus-menerus melakukan ketaatan dan menjaga waktu dari perbuatan maksiat, karena dikhawatirkan itu akan menjadi amal terakhirnya. Selain itu, terdapat peringatan agar tidak terjerumus dalam perasaan bangga dan gembira berlebihan terhadap amal yang telah lalu dilakukan, sebab seseorang tidak mengetahui bagaimana akhirnya kelak. (Mir’ah Al Mafatih Syarh Misykah al Mashabih, 1/419).[Sdz]

Sumber: Serambi Ilmu dan Faidah

Tags: Jangan Bangga dengan AwalnyaPerhatikan Ujungnya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

7 Ide Bisnis Frozen Food dengan Modal Rp5 Juta

Next Post

Jalan-jalan Cari Kebahagiaan

Next Post
Jalan-jalan Cari Kebahagiaan

Jalan-jalan Cari Kebahagiaan

Beberapa Upaya Saat Gejala Flu Sudah Mulai Terasa

Beberapa Upaya Saat Gejala Flu Sudah Mulai Terasa

Qadha Dahulu atau Dahulukan Enam Hari Syawal

Qadha Dahulu atau Dahulukan Enam Hari Syawal

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8894 shares
    Share 3558 Tweet 2224
  • 5 Tempat Wisata Bersejarah di Jakarta Utara yang Wajib Masuk Daftar Liburan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 7 Tempat Wisata Kuliner Viral di Bandung yang Wajib Dicoba Saat Liburan

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Hukum Mengumumkan Kematian di Masjid

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4008 shares
    Share 1603 Tweet 1002
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11588 shares
    Share 4635 Tweet 2897
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3474 shares
    Share 1390 Tweet 869
  • Wamenlu Anis Matta, Indonesia Dorong Integrasi Ekonomi dan Politik dengan Negara-negara Islam

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga