• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Muhasabah Akhir Tahun

22/07/2021
in Khazanah
Muhasabah Akhir Tahun

Foto: Pixabay

80
SHARES
613
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Muhasabah Akhir Tahun

Pergantian tahun sebenarnya merupakan rangkaian dari pergantian bulan, pekan, hari, jam, menit, dan detik. Itulah roda waktu yang terus berputar menuju satu titik nol. Titik nol untuk setiap individu, titik nol untuk umat, dan titik nol untuk manusia dan alam raya.

Saudara kami yang dicintai Allah swt.

Sebagian kita ada yang melihat waktu ke arah depan. Ke arah di mana segudang harapan digantungkan. Harapan untuk menjadi lebih baik, dan terbaik. Setidaknya, bisa berubah lebih baik dari tahun sebelumnya.

Hal itulah yang membuat mereka begitu suka cita menyambut tahun baru. Karena di sanalah pintu harapan menjadi lebih baik dilalui. Ada yang berpesta, ada yang berdoa, ada juga yang mengkalkulasi diri untuk bisa menerawang seperti apa keadaannya di tahun depan.

Baca Juga: MUI Gelar Muhasabah-Istighatsah Luring dan Daring di Masjid Istiqlal Besok

Muhasabah Akhir Tahun

Saat menjelang tahun baru seperti ini, berbagai “lukisan” wajah nasib kita di masa yang akan datang mulai dilukis oleh tangan harapan. Sebagian ada yang mengungkapkan ke yang lain, sebagiannya lagi cukup menjadi rahasia diri.

Saudara kami yang disayangi Allah swt….

Begitu banyak peringatan dari Allah swt. kepada kita yang terkait dengan perubahan waktu. Ada berupa teguran, dan tidak sedikit yang berupa ancaman betapa bernilainya waktu yang tersisa, jatah yang diberikan Allah kepada masing-masing kita. Terlalaikan, berarti bencana selamanya.

Dalam Surah Al-Anbiya ayat 1, Allah swt. mengingatkan kita.

Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya).

Ayat ini seperti menegaskan bahwa kita sedang berjalan ke titik nol. Titik di mana semua jatah: waktu, harta, fisik, pemikiran, kekuasaan, dan lainnya menjadi nol, atau habis sama sekali.

Persoalannya, jatah-jatah itu tidak gratis. Ada pertanggung jawaban yang mesti kita hadapkan kepada pemilik asli jatah-jatah itu: Allah swt. Itulah jatah-jatah yang selama ini kita kejar. Itulah jatah-jatah yang selama ini bisa menjadi sebab permusuhan di antara kita. Itulah jatah-jatah yang justru membuat kita lupa kepada pemberiNya.

Saudara kami yang diridhai Allah swt….

Dalam menatap hari esok dengan berbagai harapan yang lebih baik, kadang membuat kita lupa kepada siapa yang menentukan harapan itu sendiri. Seolah, kitalah yang berhak menentukan seperti apa harapan di hari esok itu.

Sebagian kita pun mungkin ada yang menyandarkan itu kepada firman Allah swt. bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga kaum itu yang mengubahnya.

Firman Allah swt. ini tertera dalam Surah Ar-Ra’ad ayat 11

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Namun, perhatikanlah ayat ini secara keseluruhan. Karena apa yang sering kita baca dan pegang sebagai standar langkah kita, hanya penggalan dari ayat yang panjang.

Ayat itu mengabarkan tentang keberadaan para malaikat yang menjaga kita agar kita berada dalam rel takdir Allah swt. yang telah berlaku untuk masing-masing kita. Kalau Allah menghendaki kebaikan, tak satu pun kekuatan yang bisa memberikan keburukan. Begitu pun sebaliknya.

Jadi, ayat ini seperti membimbing kita bahwa segala harapan yang lebih baik di hari esok, harus kita gantungkan kepada Yang Maha Mengatur segala urusan, termasuk takdir baik dan buruk kita.

Allahlah yang berkehendak menentukan seperti apa keadaan kita di hari esok, di pekan esok, di bulan esok, dan di tahun esok, dan di hari setelah titik nol kita: kematian.

Allah swt. –lah yang berkehendak menghapus apa yang telah Dia tetapkan,dan berkehendak menetapkan apa yang telah Dia tetapkan. Dalam genggamanNya Kitab Induk (ummul kitab).

Firman Allah dalam Surah Ar-Ra’ad ayat 39.

Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).

Saudara kami yang diberkahi Allah….

Kalau semua penentuan harapan kita berada di tanganNya, kenapa tidak kita awali segala harapan, langkah, dan strategi di hari esok kita kepada permintaan yang tulus kepadaNya.

Bukankah Allah swt. telah mengabarkan kita bahwa ‘Mintalah kepadaKu, niscaya Aku kabulkan’.

Siapalah kita yang lemah ini dibanding dengan segala kekuatan yang telah Allah berikan kepada alam raya. Matahari yang seperti tak pernah habis menghangatkan bumi dan kita, bintang gemintang yang terus mempercantik pemandangan alam di waktu malam yang gelap gulita, hembusan angin yang bertiup tanpa penghalang apa pun, dan kelanggengan bumi yang tetap stabil untuk kita pijak.

Saudara kami yang dirahmati Allah swt….

Kenapa kita sambut sorak sorai pergantian waktu, seolah usia kita sedang mengalami pertambahan. Kenapa kita berpesta menyambut pergantian tahun, seolah kita sudah memastikan seperti apa nasib baik kita di hari esok.

Kenapa tidak kita maknai bahwa pergantian waktu ini adalah pengurangan jatah-jatah yang sudah Allah tetapkan kepada masing-masing kita. Kenapa tidak kita maknai bahwa kita sedang berjalan pasti menuju titik nol: titik di mana kita tidak memiliki apa-apa, kecuali kain kafan yang dikenakan oleh saudara-saudara kita seiman.

Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim….

Ampuni dosa dan kesalahan kami. Ampuni dosa dan kesalahan saudara-saudara kami. Bukalah hijab mata batin kami untuk bisa melihat betapa kerdilnya dunia ini dan betapa besarnya negeri akhirat sana.

Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim…

Tunjuki kami, saudara-saudara kami, bangsa dan negeri ini untuk mudah menggapai ridhaMu. Anugerahi kami keberkahan bimbingan hidayahMu.

Jauhkan kami dari marabahaya yang mengancam diri, keluarga, masyarakat, dan negeri kami.

Ya Allah…., wafatkan kami dalam kebaikan, dalam kerdihaanMu, dan dalam memperjuangkan kebaikan untuk orang-orang sekitar kami. (muhammad nuh/foto: beautifulmosque)

Tags: Muhasabah Akhir Tahun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hati Bernyanyi Karena Bius-Bius Al-Qur’an

Next Post

India Buka Sekolah Pertama Bagi Kaum Transgender

Next Post

India Buka Sekolah Pertama Bagi Kaum Transgender

Israel Peringatkan akan Adanya Ancaman Teror Tahun Baru di India

Jembatan Tertinggi di Dunia Dibuka di Cina

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    554 shares
    Share 222 Tweet 139
  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3450 shares
    Share 1380 Tweet 863
  • Indahnya Syiar Islam di Malam Nisfu Sya’ban

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Salimah Kota Tangerang Siap Terjun ke Masyarakat Usai Dilantik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7918 shares
    Share 3167 Tweet 1980
  • Ribuan Jamaah Padati Majelis Akbar Bekasi, Salimah Bersama IKADI Ajak Umat Sambut Ramadan Berbasis Ilmu

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4106 shares
    Share 1642 Tweet 1027
  • Sejumlah Tokoh Luncurkan Petisi Serukan Indonesia Tarik Diri dari Dewan Perdamaian BOP

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga