ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Sabtu, 16 November 2019 | 19 Rabiul Awwal 1441 H
Login | Register

 


 
 
 
 
KHAZANAH

Motto Perusahaan Ini: Utamakan Sholat dan Keselamatan Kerja

08 January 2016 20:00:37
Motto Perusahaan Ini: Utamakan Sholat dan Keselamatan Kerja

Foto: detik Foto: detik[/caption[caption id="attachment_16937" align="alignnone" width="650"]Foto: detik Foto: detik[/caption]

ChanelMuslim.com-

Pabrik konstruksi baja ini berbeda. Prinsipnya adalah 'Utamakan Shalat dan Keselamatan Kerja'. Dua pesan bijak itu terpampang di alat berat, lokasi proyek sampai workshop milik Budi Harta Winata. Bukan hanya jargon, namun Budi dan para pegawainya benar-benar menerapkan prinsip tersebut.

Berkantor di Cikarang, Bekasi, Budi tak henti-hentinya melihat jam dan menanyakan pada anak buahnya soal waktu salat. Begitu azan magrib berkumandang, Budi menghentikan kegiatan dan shalat berjamaah di musala pabrik yang disebutnya sebagai ruangan terbesar dan terbersih.

"Kalau saya pengin punya perusahaan yang Islami. Kalau dulu di kantor saya, saya buka bareng cuma sekali sebulan. Tapi saya mau tiap hari. Begitu juga kalau saya punya musala saya mau yang bagus, berkarpet, wangi, ber-AC. Tidak

Berkantor di Cikarang, Bekasi, Budi tak henti-hentinya melihat jam dan menanyakan pada anak buahnya soal waktu salat. Begitu azan magrib berkumandang, Budi menghentikan kegiatan dan shalat berjamaah di musala pabrik yang disebutnya sebagai ruangan terbesar dan terbersih.

"Kalau saya pengin punya perusahaan yang Islami. Kalau dulu di kantor saya, saya buka bareng cuma sekali sebulan. Tapi saya mau tiap hari. Begitu juga kalau saya punya musala saya mau yang bagus, berkarpet, wangi, ber-AC. Tidak

ada ruangan yang paling besar selain musala," cerita Budi yang pernah menjadi tukang las keliling ini.

Atas dasar itu, Budi membuat slogan 'Utamakan Shalat dan Keselamatan Kerja'. Baginya, segala sesuatu harus berpegang pada Allah. Sambil tentunya membuat usaha yang bermanfaat bagi orang banyak dan jujur.

"Kalau kita berguna untuk satu orang, maka rezeki kita cuma untuk satu orang. Tapi kalau kita berguna bagi 1.000 orang, rezeki kita juga sebesar 1.000 orang," terangnya.

Menurut Budi, ada lima hal yang membuatnya sukses menjalani hidup, yakni berdoa, sedekah, menjaga hubungan baik dengan manusia, menjadikan orang tua sebagai raja dan banyak bersyukur. Ketika semua sudah dijalani, namun belum berhasil, dia mengingatkan agar jangan mudah menyerah.

1. Berdoa

Kebiasaan yang tak pernah lepas dari aktivitas Budi adalah berdoa. Dia tak pernah 'jaim' saat meminta pada Yang Maha Kuasa. Salah satu contoh doanya ketika muda adalah berharap bisa membuka usaha sendiri, hingga akhirnya berhasil.

"Saya ingin punya usaha sendiri. Yang bisa mengatur kapan anak saya datang. Kapan saya bisa pulang. Kapan saya mau libur, kapan saya mau masuk," cerita Budi.

Setelah memiliki usaha kecil-kecilan dengan dua karyawan, Budi kembali berdoa. Dia meminta agar diberikan keleluasan mengelola workshop seluas 500 meter persegi, 1.000 meter persegi sampai akhirnya sekarang punya lahan hampir 20.000 meter persegi.

[caption id="attachment_16936" align="alignnone" width="620"]Budi (tengah) bersama karyawannya Budi (tengah) bersama karyawannya[/caption]

2. Jadikan orang tua sebagai raja

Budi menekankan pentingnya patuh pada orang tua. Bila seorang anak belum mampu mengurus orang tua sebagai raja, maka dia tak akan pernah jadi raja.

3. Hubungan dengan manusia

Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan manusia. Apa pun latar belakangnya, harus berbuat baik sebanyak-banyaknya pada orang lain.

4. Sedekah terbaik

Menurut Budi, sedekah terbaik itu adalah sedekah di saat kita merasa kehilangan. Artinya, bukan sedekah biasa.

"Kalau kita punya uang Rp 1 juta tapi sedekah Rp 50 ribu itu biasa. Tapi kalau punya uang Rp 1 juta tapi sedekahnya Rp 980 ribu, itu tanda iman kamu sudah mantap," pesannya.

Soal sedekah, lelaki yang pernah menjadi TKI ilegal di Malaysia ini punya cerita menarik. Pada tahun 2003, Budi dan istri ingin berkurban padahal uang yang ada hanya Rp400 ribu untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi karena tekad untuk berkurban tahun itu begitu kuat, ditambah uang simpanan istri, Budi dan istri dapat berkurban 1 ekor kambing. Sepekan kemudian, lelaki asal Banyuwangi ini mendapat order Rp40 juta. Sebuah angka yang fantastis baginya yang berprofesi sebagai tukang las keliling.

Itulah keajaiban sedekah yang pernah dialami Budi.

5. Banyak bersyukur

Budi mengajak agar kita senantiasa bersyukur. Kehidupannya sekarang jauh lebih baik dari kehidupan dulu semasa lulus SMK.

"Kita memang harus buat patokan. Jadi kita bisa bersyukur. Saya bahagia kalau bisa makan di warung mie ayam. Tapi saya perlu nongkrong di restoran mewah, biar saya bisa dapat semangatnya juga. Agar saya ada patokan bahwa enak juga hidup mewah," terang pria yang mengidolakan Nabi Muhammad SAW ini.(ind/det)

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
Bantu Pengungsi Gempa Maluku bersama Chanel Muslim
 
BERITA LAINNYA
 
 
KHAZANAH
13 January 2019 21:22:41

Renungan Hikmah dari Seorang Ulama Hatim al-A'sham

 
KHAZANAH
23 September 2018 13:42:52

Bekerja Ikhlas ala Hotel Sofyan

 
KHAZANAH
07 January 2018 17:57:31

Nasihat Pentingnya Niat dan Amal Sholih

 
KHAZANAH
24 October 2018 18:57:24

Gadget Ibarat Api

indonesia dermawan, act, aksi cepat tanggap, cmm peduli
 
 
Pendaftaran Siswa Baru Jakarta Islamic School
 
TERBARU
 
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF)
 
Buku Pilu di Palu Mam Fifi
 
TERPOPULER
 
 
Jual Buku Mencintaimu Dengan Cinta Yang Lebih Tertata Penulis Fifi P.Jubilea
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0813.1956.2284