• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Merenenungkan Kembali Hakikat Hijrah

26/01/2026
in Khazanah
Merenenungkan Kembali Hakikat Hijrah

foto:pixabay

81
SHARES
623
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MERENUNGKAN kembali hakikat hijrah.

Atas dasar apa hijrah dilaksanakan? Jawaban atas pertanyaan tersebut dapat kita lacak dari firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

۞ وَمَن یُهَاجِرۡ فِی سَبِیلِ ٱللَّهِ یَجِدۡ فِی ٱلۡأَرۡضِ مُرَ ٰ⁠غَمࣰا كَثِیرࣰا وَسَعَةࣰۚ

“Siapa yang selalu berhijrah di jalan Allah, maka dia akan mendapatkan dalam kehidupan dunia keluasan hidup dan rizki yang banyak.”(QS. An-Nisa’: 100).

Ayat di atas menjelaskan bahwa hijrah harus karena Allah dan didorong oleh semangat berjuang di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Hijrah ditunaikan atas dasar iman kepada Allah dan Rasul-Nya, bukan karena daya tarik dunia dan materi.

Itulah sebabnya, ia tak sebatas perubahan fisik dan penampilan semata. Inilah yang dapat dipahami dari hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berikut ini.

“Siapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia telah berhijrah menuju Allah dan Rasul-Nya, sebaliknya siapa yang hijrah karena dunia atau wanita yang ini dinikahinya, maka hijrahnya untuk keduanya”(HR. Bukhari & Muslim).

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Oleh karena itu, jumhur ulama melarang meninggalkan negeri yang dijajah karena takut musuh.

Sebaliknya kita dituntut untuk berjuang melawan penjajah hingga syahid di jalan-Nya. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

لاَ هِجْرَةَ بَعْدَ الْفَتْحِ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ

“Tidak ada Hijrah setelah fathu Makkah, akan tetapi jihad dan niat”(HR. Bukhari & Muslim).

Hadits di atas menunjukkan bahwa pasca hijrah terakhir secara fisik dan peralihan domisili yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para sahabat dari Madinah ke Makkah Al-Mukarramah, adalah hijrah dalam bentuk jihad mempertahankan iman.

Dengan demikian, hijrah bukan perubahan fisik dan Penampilan semata.

Apapun yang terjadi dalam mempertahankan iman dan perjuangan dakwah harus dilakukan dengan keberanian.

Baca juga: Tantangan Hijrah Shuhaib bin Sinan ar-Rumi

Ia mesti didorong oleh spirit jihad yang serius untuk mengubah kondisi umat atau melawan penjajahan.

Ya, penjajahan yang dilakukan oleh musuh dapat bersifat tersamar atau terangan-terangan, baik berupa pertarungan ideologi dan pemikiran, gaya hidup dan budaya, maupun penjajahan ekonomi, politik, dan wilayah teritorial.

Hampir seluruh ayat dan hadits yang menjelaskan hijrah, selalu mengaitkan dengan iman dan ketaatan pada Allah dan Rasul-Nya.

Teks-teks itu selalu dibingkai dalam konteks perjuangan meninggikan kalimat tauhid dan menjaga iman, serta selalu memotivasi untuk tidak dijajah oleh musuh yang bersifat fisik maupun pemikiran.

Merenenungkan Kembali Hakikat Hijrah

Bila seorang muslim, hati dan jiwanya masih tersandera oleh materi dan dunia, dipengaruhi harta, tahta, wanita, dan penilaian orang, maka sesungguhnya dia belum hijrah.

Bahkan, wajib baginya segera hijrah. Dalam konteks ini Allah berfirman:

وَٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَلَمۡ یُهَاجِرُوا۟ مَا لَكُم مِّن وَلَـٰیَتِهِم مِّن شَیۡءٍ حَتَّىٰ یُهَاجِرُوا۟ۚ

“Dan orang-orang beriman yang belum melakukan hijrah, maka tidak boleh kalian berikan pertolongan hingga mereka berhijrah” (QS. Al-Anfal: 72).

Seorang mukmin yang malas dan lalai berhijrah dengan alasan yang dibuat-buat, para malaikat akan menanyakan sikap mereka dan Allah akan memasukannya dalam neraka jahannam.

Dalam hal ini Allah berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang dicabut nyawanya oleh malaikat dalam keadaan menzalimi sendiri, mereka (para malaikat) bertanya, “Bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Kami orang-orang yang tertindas di bumi (Mekkah).” Mereka (para malaikat) bertanya, “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah (berpindah-pindah) di bumi itu?” Maka orang-orang itu tempatnya di neraka Jahannam, dan (Jahannam) itu seburuk-buruk tempat kembali.” (QS. An-Nisa: 97).

Demikianlah kita perlu mendudukkan hijrah.

Ia didasarkan oleh panggilan iman dan jihad, bukan oleh dorongan materi dan kepentingan duniawi.

Sumber: Madrasatuna

[Sdz]

 

Tags: Merenenungkan Kembali Hakikat Hijrah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

40 Tahun ParagonCorp, Deklarasi sebagai Purposeful Beauty Tech Company di Beauty Science Tech 2026

Next Post

Surat Ibrahim Ayat 46 Jangan Risau dengan Makar

Next Post
Surat Ibrahim Ayat 46 Jangan Risau dengan Makar

Surat Ibrahim Ayat 46 Jangan Risau dengan Makar

ragonCorp Beauty Science Tech 2026, “Beauty Rewired”, Meredefinisi Masa Depan Kecantikan Berbasis Data, Science, dan Purposeful AI Technology

ParagonCorp Beauty Science Tech 2026, “Beauty Rewired”, Meredefinisi Masa Depan Kecantikan Berbasis Data, Science, dan Purposeful AI Technology

Tips Memilih Buku untuk Anak Usia 12-18 Bulan

Tips Memilih Buku untuk Anak Usia 12-18 Bulan

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga