• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 20 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Menjaga Ketaatan Pasca Ramadan

29/03/2025
in Khazanah, Unggulan
Menjaga Ketaatan Pasca Ramadan

Foto: Unsplash

90
SHARES
690
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SELAMA satu bulan penuh di bulan Ramadan kita ditempa, digembleng, dan ditarbiyah untuk terbiasa berada dalam ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kini, saatnya kita menguatkan azzam dan kemauan di dalam diri untuk merawat ketaatan seusai Ramadan.

Jangan sampai setelah Ramadhan, latihan-latihan ketaatan itu lepas satu persatu. Jangan sampai shalat yang dengan rutin ditunaikan, bahkan dengan berjamaah, tiba-tiba ditinggalkan selepas Ramadhan. Jangan sampai tilawah Al-Quran yang biasa dilakukan setelah Subuh atau Maghrib, tiba-tiba tidak ada lagi jejaknya.

Jika kita biarkan kebiasaan-kebiasaan baik itu berlalu begitu saja maka tidak ubahnya kita mengurai pintalan benang yang sudah rapi dan berbentuk.

وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنْكَاثًا

Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali. (Q.s. an-Nahl: 92)

Mari kita jaga agar ibadah kita tetap ajeg, meski boleh jadi secara kuantitas tidak lebih banyak dibandingkan saat Ramadan.

Bukankah Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam pernah menyatakan bahwa amalan yang ajeg, meski sedikit lebih dicintai Allah ta’ala.

Baca Juga: 7 Tanda Ibadah di Bulan Ramadan Diterima

Menjaga Ketaatan Pasca Ramadan

Disebutkan dalam hadis dari ’Aisyah radhiyallahu ’anha, beliau mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit.” (H.r. Bukhari dan Muslim).

Yang terlihat sedikit sekalipun jangan diremehkan, apalagi ditinggalkan. Sedikit tapi ajeg sangat dicintai Allah. Kebaikan itu (sekecil dan sedikit apapun) adalah bagian dari berbuat ihsan.

Sementara Allah mencintai orang-orang yang muhsin (berbuat baik). Itulah sebabnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa mendorong umatnya untuk tidak meremehkan amal, sekecil apapun amal itu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata pada Jabir bin Sulaim:

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

وَلاَ تَحْقِرَنَّ شَيْئًا مِنَ الْمَعْرُوفِ وَأَنْ تُكَلِّمَ أَخَاكَ وَأَنْتَ مُنْبَسِطٌ إِلَيْهِ وَجْهُكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنَ الْمَعْرُوفِ

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau hanya berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan.”

(H.r. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih. Al Hafizh Ibnu Hajar menyatakan bahwa hadits ini sahih).

Mari kita beri penekanan dari pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut: laa tahqiranna syai-an minal ma’ruuf. Jangan remehkan sesuatu dari kebaikan!

Jangan sepelekan. Yang kecil dan sedikit dari amal kebaikan itu tekuni dan telateni. Tilawah yang hanya beberapa lembar, tekuni. Shalat tahajud yang mungkin hanya beberapa rakaat, telateni. Sedekah yang hanya beberapa rupiah, rutinkan.

Nah, mari kita mengingat sindiran Rasulullah terhadap perilaku tidak merawat keajegan ibadah yang dilakukan sebagian para sahabat. Saya kira ini menjadi tarbiyah dan pengingat buat kita semua.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Sshallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padaku,

يَا عَبْدَ اللهِ ، لاَ تَكُنْ مِثْلَ فُلاَنٍ ، كَانَ يَقُومُ اللَّيْلَ فَتَرَكَ قِيَامَ اللَّيْلِ

“Wahai ‘Abdullah, janganlah seperti si Fulan. Dulu dia biasa shalat malam, tapi sekarang dia tidak mengerjakannya lagi.” (H.r. Bukhari)

Lalu bagaimana agar kita menjadi pribadi yang bersegera dan terdepan dalam kebaikan? Bagaimana agar kita dapat merawat ketaatan seusai Ramadan? Insya Allah, ada banyak jalan.

Namun, salah satunya, marilah kita merenungi kebiasaan di kalangan sahabat Rasulullah setiap berjumpa dengan Idulfitri.

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari ‘ied, satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).”

Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan. Ucapan ini memang semestinya disampaikan dengan penuh kesadaran. Harapan agar amal ibadah kita diterima, sekaligus rasa khawatir terhadap amal-amal yang telah tertunaikan sepanjang Ramadan.

Rasa khawatir kalau amalan kita tidak diterima Allah ta’ala mendorong setiap hamba bergegas dan terdepan dalam amal sebakda Ramadan.

Mereka yang merasa bekal masih kurang, tentu akan rajin mempersiapkannya. Mereka yang tekun beribadah kepada Allah ta’ala adalah mereka yang merasa bekal belum memadai, sekalipun baru saja mereka keluar dari Ramadhan. Allah ta’ala berfirman,

وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَىٰ رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ

“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Rabb mereka.” (Q.s. Al-Mu’minun: 60).

Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang orang-orang yang dimaksud dalam ayat tersebut. Apakah mereka itu melakukan zina, mencuri, dan minum minuman keras. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَا بِنْتَ الصِّدِّيقِ وَلَكِنَّهُمُ الَّذِينَ يَصُومُونَ وَيُصَلُّونَ وَيَتَصَدَّقُونَ وَهُمْ يَخَافُونَ أَنْ لاَ يُقْبَلَ مِنْهُمْ أُولَئِكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِى الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ

“Tidak, wahai puteri Abu Bakr Ash-Shiddiq. Bahkan, mereka itu rajin puasa, shalat, dan sedekah. Namun, mereka khawatir amalan mereka tidak diterima. Mereka itu adalah orang-orang yang bersegera dan terdepan dalam kebaikan.” (H.r. Tirmidzi, no. 3175; Ibnu Majah, no. 4198).

Wa quluubuhum wajilah. Hati mereka diliputi rasa gundah, sebab menyadari bahwa kelak setiap kita akan mudik kepada Allah, akan kembali kepada Allah.

Kita yang bekal belum seberapa, tentu lebih khawatir lagi ketika kelak Allah memanggil kita sementara perbekalan belum disiapkan.

Tentu kita tidak berputus asa dari rahmat Allah. Kita berharap Allah kuatkan keinginan kita untuk senantiasa menaati-Nya.

Ringkasan materi dari Ustaz Dwi Budiyanto, M.Hum (IKADI DIY)

[Ln/Sdz]

Tags: Menjaga Ketaatan Pasca Ramadan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

100 Paket Sembako dan Santunan kepada Anak Yatim Piatu Diberikan JES dalam Menyambut Idul Fitri 1446 H

Next Post

Tradisi Baju Lebaran

Next Post
Tradisi Baju Lebaran

Tradisi Baju Lebaran

Tips Bimbing Anak Kelola Uang THR Supaya Tidak Langsung Habis

Tips Bimbing Anak Kelola Uang THR Supaya Tidak Langsung Habis

Memantaskan Diri Bertemu Syahrut Tarbiyah

Tradisi Ramadan Muslim Vietnam, Cuti Kerja untuk Beribadah

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1964 shares
    Share 786 Tweet 491
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    642 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8086 shares
    Share 3234 Tweet 2022
  • Resep Pesor Khas Betawi Pengganti Ketupat Lebaran

    1172 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Resep Sambal Goreng Kentang Ati Ampela, Temani Makan Siangmu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3586 shares
    Share 1434 Tweet 897
  • Berpuasa bersama Mayoritas Manusia

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5043 shares
    Share 2017 Tweet 1261
  • Beda Silaturahmi dengan Ziarah dan Keutamaan Mengunjungi Orang Saleh

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga