• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 14 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tradisi Baju Lebaran

28/03/2025
in Khazanah, Unggulan
Tradisi Baju Lebaran

Tradisi Baju Lebaran (foto: pixabay)

103
SHARES
791
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TRADISI baju lebaran, sejak kapan ada? Tulisan Uttiek Herlambang berikut ini bisa menambah wawasan kamu sejak kapan tradisi ini mulai ada di Indonesia.

Sepekan terakhir teriakan “Pakeeettt….” terdengar sangat riuh. Sahut menyahut dari satu pagar ke pagar rumah lain. Bahkan sampai larut malam pun teriakan itu masih sesekali terdengar.

Tak heran, karena market place-market place besar menawarkan beragam fasilitas dan kemudahan dengan memanfaatkan momen Ramadhan, termasuk ongkir gratis dan layanan pengiriman 24 jam!

Belanja Lebaran tahun ini diprediksi meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Geliat ini sangat terasa bersamaan dengan pelonggaran aturan mudik.

Orang berbondong-bondong membeli baju baru dan beragam perlengkapan yang diperlukan untuk menyambut Hari Raya.

Melansir Historia.id, tradisi memakai baju baru di hari Lebaran dicatat oleh Kees van Dijk dalam Outward Appearances.

Dalam kesaksiannya, ada perbedaan penampilan antara pejabat pribumi dengan rakyat jelata. Bupati, misalnya, memakai pantalon emas bergaya Eropa.

Pakaian para ulama modenya mengikuti gaya berpakaian Arab atau India. Rakyat jelata memakai sarung, beberapa terlihat memakai peci.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Tradisi memakai baju baru ini sempat terhenti saat penjajahan Jepang. Sulitnya ekonomi menyebabkan Lebaran pada masa itu dalam suasana prihatin.

Jangankan baju baru, bahkan sekadar menyediakan makanan pun nyaris tak ada.

Haruskah Lebaran memakai baju baru?

Tentu tidak! Yang disunahkan adalah mandi dan memakai pakaian bersih sebelum berangkat shalat Ied.

Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang mempunyai pakaian terbaik yang digunakan pada momen-momen khusus.

“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memiliki jubah khusus yang digunakan untuk Idul Fitri dan Idul Adha, juga dikenakan pada hari Jumat.” [HR Ibnu Khuzaimah, 1765]

Ada dialog Amirul Mukminin Umar ibn Khattab dan putranya di hari Lebaran yang mengharukan.

“Hai anakku, aku khawatir kalau hatimu menjadi susah di Hari Raya ini, ketika teman-temanmu melihatmu memakai baju usang itu.”

Putranya menjawab, “Sesungguhnya hanya hati orang yang kehilangan ridha Allah yang merasa bersedih atau orang yang berani kepada Ibu atau bapaknya. Dan sesungguhnya aku benar-benar mengharap ridha Allah berkat ridha ayah padaku.”

Bukan baju baru yang diharapkan di Hari Raya, namun lahirnya manusia-manusia baru yang membawa kebaikan pada semesta.[ind]

 

Tags: tradisi baju lebaranuttiek herlambang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menjaga Ketaatan Pasca Ramadan

Next Post

Tradisi Ramadan Muslim Vietnam, Cuti Kerja untuk Beribadah

Next Post
Memantaskan Diri Bertemu Syahrut Tarbiyah

Tradisi Ramadan Muslim Vietnam, Cuti Kerja untuk Beribadah

Cara Remaja Muslim Menjaga Akidah di Negeri Minoritas

Cara Remaja Muslim Menjaga Akidah di Negeri Minoritas

ParagonCorp Raih Penghargaan dalam Ajang C&T Allė Awards 2025

ParagonCorp Raih Penghargaan dalam Ajang C&T Allė Awards 2025

  • P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    P2MB Salimah Kotim Salurkan 14.000 Liter Air Bersih bersama Yakesma Kalteng dan ALPI

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9534 shares
    Share 3814 Tweet 2384
  • Lewat SKY Night 2026, RISKA Ajak Anak Muda Refleksi di Tengah Riuh Kota

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1362 shares
    Share 545 Tweet 341
  • BAZNAS RI Tetapkan Target Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional 2027 Capai Rp70 Triliun

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • ISEF 2026 Hadirkan 100 Kegiatan, dari Modest Fashion hingga Hiburan Keluarga

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4862 shares
    Share 1945 Tweet 1216
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4306 shares
    Share 1722 Tweet 1077
  • DKM Astra Honda Motor Hadir Langsung ke Lokasi Terdampak Bencana di Nusa Tenggara Timur

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Suami (Maaf) Suka Kentut Depan Istri, Istri Harus Bagaimana?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga