• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Tradisi Baju Lebaran

28/03/2025
in Khazanah, Unggulan
Tradisi Baju Lebaran

Tradisi Baju Lebaran (foto: pixabay)

103
SHARES
791
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TRADISI baju lebaran, sejak kapan ada? Tulisan Uttiek Herlambang berikut ini bisa menambah wawasan kamu sejak kapan tradisi ini mulai ada di Indonesia.

Sepekan terakhir teriakan “Pakeeettt….” terdengar sangat riuh. Sahut menyahut dari satu pagar ke pagar rumah lain. Bahkan sampai larut malam pun teriakan itu masih sesekali terdengar.

Tak heran, karena market place-market place besar menawarkan beragam fasilitas dan kemudahan dengan memanfaatkan momen Ramadhan, termasuk ongkir gratis dan layanan pengiriman 24 jam!

Belanja Lebaran tahun ini diprediksi meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Geliat ini sangat terasa bersamaan dengan pelonggaran aturan mudik.

Orang berbondong-bondong membeli baju baru dan beragam perlengkapan yang diperlukan untuk menyambut Hari Raya.

Melansir Historia.id, tradisi memakai baju baru di hari Lebaran dicatat oleh Kees van Dijk dalam Outward Appearances.

Dalam kesaksiannya, ada perbedaan penampilan antara pejabat pribumi dengan rakyat jelata. Bupati, misalnya, memakai pantalon emas bergaya Eropa.

Pakaian para ulama modenya mengikuti gaya berpakaian Arab atau India. Rakyat jelata memakai sarung, beberapa terlihat memakai peci.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Tradisi memakai baju baru ini sempat terhenti saat penjajahan Jepang. Sulitnya ekonomi menyebabkan Lebaran pada masa itu dalam suasana prihatin.

Jangankan baju baru, bahkan sekadar menyediakan makanan pun nyaris tak ada.

Haruskah Lebaran memakai baju baru?

Tentu tidak! Yang disunahkan adalah mandi dan memakai pakaian bersih sebelum berangkat shalat Ied.

Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang mempunyai pakaian terbaik yang digunakan pada momen-momen khusus.

“Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam memiliki jubah khusus yang digunakan untuk Idul Fitri dan Idul Adha, juga dikenakan pada hari Jumat.” [HR Ibnu Khuzaimah, 1765]

Ada dialog Amirul Mukminin Umar ibn Khattab dan putranya di hari Lebaran yang mengharukan.

“Hai anakku, aku khawatir kalau hatimu menjadi susah di Hari Raya ini, ketika teman-temanmu melihatmu memakai baju usang itu.”

Putranya menjawab, “Sesungguhnya hanya hati orang yang kehilangan ridha Allah yang merasa bersedih atau orang yang berani kepada Ibu atau bapaknya. Dan sesungguhnya aku benar-benar mengharap ridha Allah berkat ridha ayah padaku.”

Bukan baju baru yang diharapkan di Hari Raya, namun lahirnya manusia-manusia baru yang membawa kebaikan pada semesta.[ind]

 

Tags: tradisi baju lebaranuttiek herlambang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menjaga Ketaatan Pasca Ramadan

Next Post

Tradisi Ramadan Muslim Vietnam, Cuti Kerja untuk Beribadah

Next Post
Memantaskan Diri Bertemu Syahrut Tarbiyah

Tradisi Ramadan Muslim Vietnam, Cuti Kerja untuk Beribadah

Cara Remaja Muslim Menjaga Akidah di Negeri Minoritas

Cara Remaja Muslim Menjaga Akidah di Negeri Minoritas

ParagonCorp Raih Penghargaan dalam Ajang C&T Allė Awards 2025

ParagonCorp Raih Penghargaan dalam Ajang C&T Allė Awards 2025

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9674 shares
    Share 3870 Tweet 2419
  • Motif Hawa Karya Pipit Pramudia, Perpaduan Batik Parang dan Kawung dalam Balutan Modest Fashion yang Anggun

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2601 shares
    Share 1040 Tweet 650
  • Bagaimana Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap di Dapur agar Rumah Tetap Bersih dan Nyaman?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Benarkah Stevia Bermanfaat untuk Menjaga Kesehatan Tubuh?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1458 shares
    Share 583 Tweet 365
  • Konser Bocelli di Jakarta Tetap Berlangsung

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4370 shares
    Share 1748 Tweet 1093
  • Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    336 shares
    Share 134 Tweet 84
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga