• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan

22/12/2021
in Khazanah
Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan

Foto: Pixabay

141
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah Seorang yang pada Cincinnya Tertulis Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan, oleh: Ustaz Agung Waspodo, SE, MPP

Inilah kisah seorang pemimpin yang pada cincinnya tertulis:

كفى بالموت واعظًا يا عمر

(Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan, Wahai ‘Umar)

Dari Aslam mawla ‘Umar ibn al-Khaththab (ra) berkata: aku keluar bersama’ Umar (ra) ke pinggiran kota Madinah, terdapat rumah petani yang kami ketahui lalu datangi. Di dalamnya terdapat wanita yang dalam persalinan lagi menangis. ‘Umar (ra) menanyai wanita itu tentang kesulitannya. Ia menjawab: “Aku adalah wanita Badui (‘Arabiyah) yang tidak memiliki apa-apa!”

Baca Juga: Diintai oleh Kematian

Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan

Seorang pemimpin yang rajin turun ke masyarakat secara senyap untuk melihat langsung kondisi mereka tanpa hiruk-pikuk manusia.

‘Umar ibn al-Khaththab (ra) menangis (mendengarnya) dan kembali dengan cekatan ke rumahnya lalu berkata kepada isterinya, Umm Kultsum binti ‘Ali ibn Abi Thalib (ra): “Apakah bagimu (ada keinginan) mendapatkan kiriman (pahala kebaikan dari) Allah swt untukmu?” dan diceritakannya kisah tadi.

Umm Kultsum (ra) berkata: “Baiklah (aku mau)!”

Pemimpin yang shalih juga mengajak isteri dan keluarganya dalam aktivitas keshalihan.

Lalu ‘Umar (ra) memanggul di pundaknya tepung dan minyak, sedangkan Umm Kultsum (ra) membawa perlengkapan persalinan. Keduanya kembali (ke tempat tadi) kemudian Umm Kultsum (ra) masuk (membantu persalinan) wanita tersebut.

Sedangkan ‘Umar (ra) duduk (di luar) bersama suaminya yang belum dikenalnya, keduanya saling berbincang.

Pemimpin yang mau melakukan aktivitas bermakna yang kadang cenderung dianggap sepele.

Wanita tersebut melahirkan bayi laki-laki, lalu Ummu Kultsum (ra) berkata: “Wahai amirul mu’minin, beri kabar gembira kepada temanmu (suami wanita tersebut) akan bayi (yang baru lahir)!”

Setelah sang ayah mendengar kabar tersebut, ia mengagungkan (kelahiran) itu dan meminta maaf (telah merepotkan) ‘Umar (ra).

‘Umar (ra) berkata kepadanya: “Tidak mengapa (tidak merepotkan karena sudah menjadi tugasnya)!” kemudian beliau memberikan tunjangan hidup dan perlengkapan (pasca persalinan) yang layak, kemudian beliau berpaling (pulang).

Suami isteri pemimpin ummat yang konkrit tindakannya serta santun tutur bahasanya.

———
Agung Waspodo, Ahad sore yang gerimis
Depok, 2 April 2017

Menemukan hikmah ini pada halaman 132, catatan tahun 23 Hijriyah, dari Jilid ke-7 kitab al-Bidayah wa n-Nihayah karya Ibnu Katsir.

Aku tak punya amalan yang bisa kau banggakan ya Maulana. Aku baru bisa membaca kisahmu ya Baginda. Aku baru bisa menyampaikan sebagian kecil kisahmu. Mudah-mudahan sedikit itu cukup menjadi bukti cintaku padamu yaa Nabi.

Hanya berharap suatu saat aku bisa ke dekat kakimu ya Rasulullah, untuk merebahkan kepalaku seperti Ziyad ibnis Sakan atau Umarah bin Yazid.[ind]

Tags: Cukuplah Kematian Sebagai Peringatan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menahan Ledakan Covid-19

Next Post

Kisah Perjuangan Maryam Qonita Melawan Corona di New York

Next Post
Kisah Perjuangan Maryam Qonita Melawan Corona di New York

Kisah Perjuangan Maryam Qonita Melawan Corona di New York

Pagi Hari Semangat dengan Nasi Goreng Udang Lezat ala Fitri Sasmaya

Di Balik Kunjungan Anies dan MUI ke Habib Rizieq

Pendidikan Pengendalian Hawa Nafsu dalam Keluarga

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2539 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9580 shares
    Share 3832 Tweet 2395
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga