• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Ketika Abdullah bin Ubay Menghasut Nabi

27/08/2021
in Khazanah
Ketika Abdullah bin Ubay Menghasut Nabi

Foto: Pixabay

84
SHARES
649
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Semua keberhasilan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam Perang Badar dan merebut hati kaum Anshar di Madinah membuat hati Abdullah bin Ubay berubah semakin sesak karena dengki.

“Jika ini dibiarkan, lenyap sudah impianku untuk menjadi pemimpin Madinah lagi seperti dulu!” demikian pikirnya. “Aku harus mencari jalan untuk menjauhkan Muhammad dari umatnya.”

Abdullah bin Ubay mulai menebarkan desas-desus, “Mengapa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam memberi bagian harta rampasan kepada Utsman bin Affan? Padahal, Utsman tidak ikut ke Perang Badar! Ini pasti karena Utsman lebih dicintai dari kita semua!”

Baca Juga: Abdullah bin Mas’ud dari Penggembala jadi Pemegang Rahasia Rasulullah

Ketika Abdullah bin Ubay Menghasut Nabi

Namun para sahabat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam segera mendatangi Abdullah bin Ubay dan memberinya peringatan agar tidak menyebarkan desas-desus. “Utsman sudah berkeras ingin pergi, tetapi Rasullullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar tinggal di rumah dan merawat Rukoyah, putrinya yang sedang sakit! Jadi, sebenarnya Utsman juga berhak atas rampasan perang!” demikian kata beberapa sahabat.

Abdullah bin Ubay terdiam, tetapi ia pun mencari jalan lain. Kemudian disebarkannya desas-desus “Muhammad itu mengajarkan agar kita berpaling dari harta dunia, tapi sebenarnya harta tebusan yang banyak itu ia gunakan untuk makan dan minum enak serta memiliki perabotan rumah yang mewah layaknya Kaisar Persia!”

Sambil menebarkan desas desus itu Abdullah bin Ubay diam-diam mendatangi seorang wanita Anshar dan menyuruhnya memberikan permadani yang indah dan sangat mahal kepada Bunda Aisyah.

Tanpa curiga, Bunda Aisyah yang masih muda pun menerimanya dengan riang.

Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendengar berita ini, beliau segera pulang dan mendapati ibunda Aisyah sedang duduk-duduk di atas permadani yang mahal itu. Wajah bunda Aisyah berseri-seri memiliki perabotan seindah itu.

“Aisyah,apa ini?” tanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam

“Seorang wanita Anshar datang ke sini dan melihat tikarmu,” jawab Bunda Aisyah. “Ia kemudian mengutus orang agar menyampaikan permadani ini kepadaku.”
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam menyuruh Bunda Aisyah mengembalikan permadani itu. Kemudian beliau tidur di atas tikarnya yang biasa.

Abdullah bin Ubay walaupun telah menyatakan diri sebagai Muslim dia tetap bersikap keras kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang menganggap Rasulullah tidak adil karena dianggap perampas kekuasaannya akan dipegangnya sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam datang ke Madinah. Abdullah bin Ubay pun selalu berusaha memalingkan manusia dari ajaran Islam.

Umar Bin Khathab bergegas mendatangi rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Ia ingin membuktikan bahwa desas-desus yang disebarkan orang tentang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang memiliki perabot mewah itu sama sekali tidak benar.

Ketika Umar sampai di rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, sama sekali tidak dilihatnya perabot-perabot mewah yang didesas desuskan itu. Rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tetap seperti dulu, tidak ada sama sekali yang berubah. Mengetahui Umar Bin Khattab datang, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bangun dari atas tikarnya. Seketika itu, Umar melihat bekas-bekas tikar yang kasar menempel pada tubuh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Tidak kuat menahan haru akhirnya Umar menangis.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berpaling heran lalu beliau bertanya lembut, “Ya Umar, Apa yang menyebabkan kau menangis?”

“Bagaimana aku tidak akan melahirkan air mata jika aku melihat bekas-bekas tikar itu melekat pada tulang rusukmu. Hanya inilah harta kekayaanmu yang aku tahu. Sedangkan Kaisar Romawi dan Persia hidup dalam gelimangan harta benda.”
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam merasakan betul kesedihan Umar. Beliau lalu menghibur Umar dengan memberikan pelajaran bahwa nilai seseorang tidaklah ditentukan oleh harta kekayaan yang dimilikinya, tetapi tergantung pada kemampuannya untuk menyebarkan kebahagiaan kepadanya orang lain. Kebajikan akan membuat seseorang menjadi kekal. Orang yang terus-menerus melakukan kebaikan akan menghasilkan buah kebaikan pula untuk selama-lamanya.

Dengarlah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam agar kita selalu bersyukur. “Apabila diantara kamu sekalian melihat orang yang dianugerahi harta dan rupa maka hendaklah ia melihat orang yang lebih rendah daripada mereka karena hal itu lebih pantas agar kamu tidak merasa kekurangan nikmat yang Allah berikan kepadamu.” (w)

kisah diambil dari berbagai sumber siroh nabawiyah “Syaikh Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry” (wagroup onedayonesiroh)

Tags: Ketika Abdullah bin Ubay Menghasut Nabi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Antusiasme Warga Jakarta Sambut Kemenangan Anies-Sandi

Next Post

Rondo Royal, Cemilan Khas Kota Jepara 

Next Post

Rondo Royal, Cemilan Khas Kota Jepara 

#SaveUstadzFelix Trending di Twitter

Sistem Pendidikan di Indonesia Rapuh

  • Empat Wanita Teladan Penghulu Surga

    Ada Surga di Balik Derita, Kisah Wanita Penderita Epilepsi yang Dijamin Masuk Surga

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3424 shares
    Share 1370 Tweet 856
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    471 shares
    Share 188 Tweet 118
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4087 shares
    Share 1635 Tweet 1022
  • Bencana Longsor Melanda Desa Pasirlangu Cisarua, Bandung Barat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7890 shares
    Share 3156 Tweet 1973
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Sosok di Balik Ide Gila Trump tentang Gaza

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6701 shares
    Share 2680 Tweet 1675
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5256 shares
    Share 2102 Tweet 1314
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga