• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 8 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sistem Pendidikan di Indonesia Rapuh

01/05/2017
in Berita
70
SHARES
535
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim – Praktisi Pendidikan Nasional Rahmat S Syehani S.Pd M.Pd memberikan tanggapan atas riset yang dilakukan Dompet Dhuafa University. Menurutnya dengan menggunakan metode persepsi publik, jawaban riset itu sangat bergantung pada latar belakang responden.

Rahmat memberi contoh  terkait akses pendidikan gratis. Ia mengatakan bahwa jawaban atas pertanyaan di atas bukan karena faktor tingkat pendidikan orang Indonesia melainkan budaya masyarakat yang senang gratis.

“Tapi masalahnya meski gratis proses pendidilan Indonesia berjalan seadanya karena sekolah tidak boleh menarik uang dan sekolah juga tidak boleh menarik uang dari siswa. Akibatnya tidak ada pengembangan SDM. Berbicara sekolah gratis tidak linear,” ucap Rahmat di Jakarta, Kamis (27/4).

Berikutnya terkait pengembangan kurikulum. Rahmat melihat kurikulum yang dilakukan pemerintah tidak melakukan riset, berbeda dengan Amerika yang melakukan riset untuk kurikulum selama delapan tahun, untuk itu dibutuhkan dana yang tak sedikit. Maka tak heran bila data yang dilansir DD University menunjukan angka hampir sama.

Selain itu, berbicara tentang sekolah gratis, pun tak lepas dari klaim dari setiap Gubernur, Walikota, dan Bupati, bahwa kalau mereka menjadi pemimpin akan membuat sekolah menjadi gratis. Namun yang kita rasakan justru masyarakat melihat jadi tidak gratis, apa sebabnya? Karena, bahwa pendidikan kita ini memiliki biaya yang cukup tinggi.

Rahmat mengaku pernah menulis tentang Ujian Nasional (UN), ambil contoh bahwa UN tidak perlu diadakan, siapa yang akan menjamin di pelosok anak-anak kita itu mendapatkan pendidikan yang baik? UN dibutuhkan, karena memiliki standar kurikulum, jika tidak ada UN, berarti tidak ada standar kurikulum yang terstandar.

Menurut Rahmat, tidak ada standar kurikulum berarti membolehkan setiap sekolah mengembangkan kurikulumnya sendiri-sendiri, baru kemudian tidak layak adanya UN, karena kurikulumnya berbeda satu sama lain. Dari situ akan berlanjut pada kepatutan, kelayakan, kemampuan sekolah mengembangkan kurikulum. Untuk kota besar, mungkin guru-guru pengajarnya masih dapat dikatakan mampu mengembangkan kurikulum, sementara untuk wilayah pelosok, apakah bisa bersaing untuk mengembangkan kurikulum tersebut? “Sistem pendidikan nasional masih rapuh, gampang diacak-acak, salah satu cara untuk tidak rapuh, yakni sistem pendidikan tidak bercampur dengan politik,” pungkasnya.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

#SaveUstadzFelix Trending di Twitter

Next Post

IBF 2017 Siap Digelar, Ini Jadwal Lengkapnya

Next Post

IBF 2017 Siap Digelar, Ini Jadwal Lengkapnya

RS Ummi Bogor Pelopor Rumah Sakit Pengajian

Hutan Wisata Serni Indah, Tempat Asyik Menikmati Alam di Jepara

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8603 shares
    Share 3441 Tweet 2151
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11419 shares
    Share 4568 Tweet 2855
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3871 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2297 shares
    Share 919 Tweet 574
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4399 shares
    Share 1760 Tweet 1100
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2199 shares
    Share 880 Tweet 550
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2215 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Aisyah binti Thalhah, Muslimah Cerdas dan Terhormat dari Generasi Tabi’in

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga