• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 7 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Hikmah dari Tragedi Selandia Baru, Pemuda Berbondong-bondong ke Masjid

17/03/2019
in Khazanah
77
SHARES
594
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com–Tragedi penembakan di dua masjid di Selandia Baru menyisakan duka tak terperi bagi para korban dan umat Islam di seluruh dunia. Namun, ada hikmah yang luar biasa dari kejadian tersebut. Salah satunya adalah ghiroh keislaman dari para pemuda muslim, khususnya di negeri minoritas muslim.

Seperti diceritakan oleh Fathi Yazid Attammimi dalam akun Facebook-nya, ada seorang pemuda yang tadinya jarang melakukan sholat, setelah peristiwa itu ia menjadi rajin ke masjid bahkan berada di shaf terdepan.

Sejak semalam, hampir semua masjid di negeri-negeri Barat jamaahnya bertambah hingga 3 kali lipat. Sebagian ummat Islam di sana yang sebelumnya tidak pernah atau jarang terlihat di masjid, sejak maghrib kemarin hingga subuh ini berebut datang menghadap kepada-Nya.

Mereka memenuhi rumah-rumah Allah bukan sekadar untuk menunjukkan solidaritas. Lebih jauh lagi, mereka sedang mengadu kepada Allah tentang kedzaliman demi kedzaliman yang terjadi sejak hari-hari sebelum ini. Dengan puncaknya, peristiwa kemarin di New Zealand.

Sekaligus mereka berdoa, berharap perlindungan, serta memasrahkan segalanya, yang akan terjadi hari ini dan di masa depan, kepada-Nya.

Teman saya di Australia, yang selama ini hidupnya urakan, mendadak 3 waktu terakhir hadir di shaf terdepan di masjid dekat rumah. Dia marah besar. HP-nya dibanting saking gemasnya membaca berita New Zealand. Tapi dengan sebab kemarahan itu, rupanya Allah turunkan hidayah.

“Ibunya chatting sama saya pagi tadi. Nangis-nangis bahagia anaknya shalat maghrib, isya, subuh di masjid. Bahkan sejak kemarin terus nginep di sana. Tilawah dan banyak merenung. Padahal sebelum ini dia enggak kenal shalat kecuali Jumat dan Iedul Fitri,” tulisnya.

Si anak, dalam kemaksiatan dan kebangsatan hidup yang selama ini dijalani, ternyata masih menyimpan ghirah, kecemburuan, pada Islam dan kaum muslimin. Makanya kemarin itu tubuhnya bergetar hebat. Emosinya tak terbendung, Lalu memutuskan pergi ke masjid, Menjaganya sampai pagi bersama belasan muslim lainnya.

Alasan kawan saya tadi sederhana saja:

“Serangan kemarin kemungkinan besar akan memicu bangkitnya ekstrimis-ekstrimis sayap kanan. Dan pasti rumah-rumah Allah yang kembali akan menjadi sasaran. Jadi kita harus menjaganya sampai suasana reda.

Lagipula saya ini pendosa. Udah terlalu banyak dosa saya. Kalau misalnya masjid ini diserang, Semoga saya ada ketika itu. Lalu saya menghentikan serangan tersebut atau gugur di tangannya sebagai syuhada.

Mana saja yang menjadi takdir Allah, saya sudah siap. Semoga dengan itu Allah mengampuni saya.”

Maasya Allah. Semoga Allah memberikan keistiqomahan dan memberkahi langkah para pemuda muslim yang menegakkan agama Islam. [ind]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

PM Selandia Baru: Kami akan Biayai Pemakaman Para Korban dan Dukung Keuangan Keluarga Mereka

Next Post

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Unpam Gelar Pelatihan Manajemen Masjid

Next Post

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Unpam Gelar Pelatihan Manajemen Masjid

Penembakan Massal di Masjid Selandia Baru, Dompet Dhuafa Ajak Umat Bergandengan Tangan

Sisi Gelap Media Sosial dan Internet: Matinya Expert dan Berkuasanya Lay People

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8816 shares
    Share 3526 Tweet 2204
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1057 shares
    Share 423 Tweet 264
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11551 shares
    Share 4620 Tweet 2888
  • 5 Tips Hemat Token Listrik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    570 shares
    Share 228 Tweet 143
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5183 shares
    Share 2073 Tweet 1296
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3972 shares
    Share 1589 Tweet 993
  • Peringati Tahun Baru Muharam 1448 H, Salimah Rawapanjang Santuni Anak Yatim, Duafa dan Gelar Khitan Massal

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2482 shares
    Share 993 Tweet 621
  • Potret Haji Indonesia di Tahun 1928

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga