• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Berbagi Bahagia Meraih Pahala (1)

17/02/2025
in Khazanah, Unggulan
Berbagi Bahagia Meraih Pahala (1)

foto:pixabay

85
SHARES
657
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BANYAK hal yang dapat mendatangkan pahala.

Kehadiran kita di tengah derita saudara-saudara kita yang membuat hati mereka senang, jiwa mereka bahagia adalah amal yang berbuah pahala luar biasa.

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

Manusia yang paling dicintai Allah adalah orang yang berdayaguna. Amal yang paling disukai Allah adalah bila Anda berbagi bahagia kepada sesama mukmin. (HR. Thabrani).

Apa saja yang bisa membuat orang lain bahagia? Merujuk Al-Quran dan hadits Nabi, hal-hal berikut ini dapat dilakukan.

Pertama, memenuhi kebutuhan saudara.

Masa-masa krisis sering terjadi menimpa pribadi ataupun umum.

Susahnya mencari lapangan kerja, tidak mampu memenuhi risiko keluarga, anak-anak yatim dan jompo terlantar, orang sakit tak mampu berobat, pengungsi akibat banjir, gempa atau terusir karena kezaliman penguasa seperti yang dialami sebagian masyarakat muslim.

Semua itu sungguh derita, duka dan nestapa.

Uluran tangan dari sesama adalah kebahagiaan bagi mereka.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Orang yang membantu atas kesusahan orang lain, memberikan solusi atas kesulitannya dan meringankan penderitannya, akan mendapat balasan setimpal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala di dunia dan akhirat.

Kedua, mendahulukan kepentingan orang lain.

Orang yang mendahulukan kepentingan orang lain padahal dia sendiri membutuhkannya adalah sikap sosial yang tinggi.

Sikap tersebut disebut i’tisar.

Sebagaimana dicontohkan oleh kaum Anshar Madinah ketika menerima kaum Muhajirin, pengungsi dari Makkah.

Mereka kaum Anshar memberikan rumah, kendaraan dan kebutuhan lainnya bahkan sebagian istri mereka diceraikan untuk kemudian dinikahkan dengan orang Anshar.

Allah memuji sikap i’tisar mereka dalam surat Al-Hasyr ayat 9.

Ketiga, mengucapkan selamat.

Mengucapkan selamat kepada yang telah meraih nikmat baik lahir maupun batin termasuk suatu yang dapat membahagiakan sesama.

Saat hari raya ied, pernikahan, kelahiran anak, sembuh dari sakit, selamat dari kecelakaan, sukses dalam usaha, lulus dalam ujian, karya yang berprestasi, dan lain-lain adalah momen untuk memberikan ucapan selamat.

Disamping memberi kebahagiaan kepada sesama, ucapan selamat atas nikmat yang diraih orang lain juga dapat mengikis sifat iri pada diri.

Baca juga: Perang Pemikiran, Upaya Memadamkan Cahaya Islam

Berbagi Bahagia Meraih Pahala (1)

Nabi dan para sahabat serta para tabi’in biasa mengucapkan selamat atau doa kepada orang yang telah mendapatkan nikmat.

Saat bertemu dengan pengantin baru, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengucapkan:

Semoga keberkahan dan kebaikan berkumpul pada kamu berdua. (HR. Ibnu Majah).

Keempat, saling memberi hadiah.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengharamkan bagi dirinya dan keluarganya menerima sadaqah (zakat).

Namun beliau biasa menerima hadiah dari para sahabat bahkan sebagai kepala negara beliau menerima hadiah dari para raja negara tetangganya.

Hadiah dapat mempererat persahabatan dan memperkuat persaudaraan.

Karena itu Rasulullah menganjurkan untuk saling memberi hadiah.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

Saling memberi hadiahlah kalian maka kalian akan saling mencintai. (HR. Bukhari).

Hanya saja bagi pejabat negara, hadiah dari rakyat haram diterimanya bahkan termasuk bagian dari rasuah (suap).

Dalam konteks sekarang disebut gratifikasi.

Pejabat tidak boleh menerima pendapatan selain dari gajinya.

Kecuali sebelum menjadi pejabat biasa saling memberi hadiah sesama temannya.

Sumber: Kultum 100 Judul – Ust. Lathief Abdallah

[Sdz]

Tags: Berbagi Bahagia Meraih Pahala (1)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mereka Menghafal dengan Hati

Next Post

Gunung Rinjani Terapkan Program Go Rinjani Zero Waste 2025

Next Post
Gunung Rinjani Terapkan Program Go Rinjani Zero Waste 2025

Gunung Rinjani Terapkan Program Go Rinjani Zero Waste 2025

Berbagi Bahagia Meraih Pahala (2)

Berbagi Bahagia Meraih Pahala (2)

Nilai Sebuah Pemberian

Nilai Sebuah Pemberian

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    349 shares
    Share 140 Tweet 87
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8928 shares
    Share 3571 Tweet 2232
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4027 shares
    Share 1611 Tweet 1007
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5437 shares
    Share 2175 Tweet 1359
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11609 shares
    Share 4644 Tweet 2902
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4696 shares
    Share 1878 Tweet 1174
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga