• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 5 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia (2)

04/07/2024
in Khazanah
Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia (2)

foto:pixabay

99
SHARES
763
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APAKAH insting hewan lebih kuat dari akal manusia?

Pada sebelumnya telah dijelaskan bahwa kedudukan kita, hanya sebagai wakil Allah yang menjalankan pengelolaan alam berdasarkan aturan-Nya.

Tapi kenapa insting hewan seolah lebih hebat dari akal manusia?

Ya, insting hewan lebih hebat dari akal manusia (seolah-olah), yakni saat mereka sedang memburu mangsanya.

Kita ambil ilustrasi berikut. Sekawanan rubah ketika mengejar rusa, terlihat beberapa tindakan yang menarik.

Pertama, mereka menjaga konsistensi formasi gerak.

Formasi itu solid dan teamwork-nya tidak pernah kelihatan kendor.

Kedua, mereka amat fokus pada tujuan. Tidak terjadi disintegrasi dalam barisan (jamaah) sebelum tujuan tercapai.

Ketiga, mereka piawai menarget dan memilih hanya satu sasaran.

Mereka tidak terpecah konsentrasinya dengan target lain.

Akhirnya, mereka fokus bagaimana cara memisahkan buruannya, agar terpencar dari kawanannya hingga mudah ditarget.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Keempat, masing-masing punya peran dalam melumpuhkan lawan.

Ada yang berperan mencakar kaki belakang, kanan kiri. Ada yang berperan mengepung dan mengejar hingga buruannya lelah (kecepatan larinya tidak prima lagi).

Konon, kecepatan prima lari rusa hanya dalam 1,5 kilometer pertama. Lebih jauh dari itu, rusa akan mengalami penurunan kecepatan lari.

Kelima, setelah kecepatan berlari buruan melemah dan mulai setara, saat itulah tim eksekutor rubah bertindak. Mereka akan menerkam bagian vital terlebih dahulu, misalnya leher.

Ada yang menerkam kepala (mata), sehingga buruan limbung, sampai akhirnya ambruk.

Dan, terakhir adalah tim perobek perut korban.

Maka ketika korban jatuh tak berdaya, operasi pengejaran selesai.

Selanjutnya gerombolan rubah itu berpesta pora menikmati hasil buruannya secara bersama-sama.

Baca juga: Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia

Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia (2)

Kerja mereka sekilas seolah terlihat rapi, teratur, terstruktur, dan terukur, kan?

Padahal, sebenarnya the hunting operation only based on their instict.

Hasilnya seolah sesuai rencana. Terukur, tepat sasaran, dan nyaris tak pernah gagal.

Bandingkan tatkala manusia menetapkan target-target proyek infrastruktur maupun non infrastruktur yang katanya pake otak.

Anggarannya diambil amat rajin dan dikumpulkan rutin dari pajak rakyat.

Nilai tiap tahunnya sampai ribuan triliun rupiah.

Tapi begitu bikin proyek jembatan layang, ternyata fondasinya sudah retak-retak tidak sampai dua tahun.

Berapa banyak jalan-jalan beton yang mudah somplak-somplak sewaktu musim hujan.

Bikin istana kepresidenan dengan anggaran ribuan triliun, tapi apakah fokus tujuannya untuk kemaslahatan rakyat?

Lalu anggaran untuk gaji dan fasilitas para dewan terhormat di Senayan digenjot naik.

Tujuannya supaya fungsi pengawasan mereka terhadap praktik-praktik kebocoran kas negara yang terjadi setiap tahun bisa dikurangi.

Tapi apa yang terjadi?

Bukan semakin berkurang kebocoran itu, malah maling-maling yang menggarong uang negara kian merajalela.

Korupsi tambang timah, korupsi nikel, korupsi batubara, korupsi di sejumlah kementerian, di BUMN, dan lain-lain, seakan kian merajalela.

Lalu kenapa semakin dinaikkan gaji anggota dewan, kerja-kerja pengawasan mereka tetap saja mandul?

Standar waktu penyelesaian seringkali juga diabaikan.

Akibatnya pekerjaan yang semestinya dirampungkan mangkrak dan bertumpuk tak terselesaikan.

Kasus-kasus malpraktik hankamnas, hukum, politik, keuangan, bisnis para konglomerat kian liar dan makin menggunung.

Kita pun bertanya, kenapa negeri kita tercinta tidak semakin baik dan bisa dibanggakan ke dunia luar.

Pertanyaan berikut ialah, “Kepada siapa lagi manajemen tata kelola bernegara dan berbangsa ini kita serahkan. Atau semuanya masa bodoh, sampai negeri jatuh berkeping-keping?”

Dengan potret buram seperti itu, apakah kita akan membenarkan bahwa insting hewan lebih kuat dari akal manusia?

Maha benar Allah yang telah menetapkan firmanNya secara tepat dan benar.

“Sungguh benar-benar Kami akan penuhi isi (neraka) jahanam dengan mayoritas bangsa jin dan manusia. Mereka memiliki hati, tapi hatinya tidak difungsikan untuk memahami kebesaran ayat-ayatNya. Mereka memiliki mata, tapi tak pernah digunakan untuk melihat tanda-tanda kebesaranNya. Mereka memiliki telinga, tapi tak dimanfaatkan untuk mendengar (nasihat-nasihat) kebenaran syariatNya. Mereka (kehidupannya) bagai binatang. Bahkan mereka lebih rendah dari itu!” (QS.7: 179).

Semoga Allah selalu pelihara kita dari julukan hina rendah ini.

Sumber: Madrasatuna

[Sdz]

Tags: Apakah Insting Hewan Lebih Kuat Dari Akal Manusia (2)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ka’bah, Tempat Bersejarah di Makkah

Next Post

Membawa Tema ‘Making Melodies of Life’, BIOTA Smart Home Siap Menemani Langkah Hidup Pengguna

Next Post
Membawa Tema 'Making Melodies of Life', BIOTA Smart Home Siap Menemani Langkah Hidup Pengguna

Membawa Tema 'Making Melodies of Life', BIOTA Smart Home Siap Menemani Langkah Hidup Pengguna

Jangan Doa Minta Anak Sholeh

Silaturahim Bikin Gemuk, Silaturahim dengan Siapa Saja

Mudahkan Perjalanan Bisnis dengan Tiket.com For Corporate

Mudahkan Perjalanan Bisnis dengan Tiket.com For Corporate

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    1242 shares
    Share 497 Tweet 311
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    255 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Inilah 5 Tempat Wisata yang Berdekatan dengan Stasiun Bandung

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    783 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9253 shares
    Share 3701 Tweet 2313
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4190 shares
    Share 1676 Tweet 1048
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11733 shares
    Share 4693 Tweet 2933
  • Nika Hadirkan Konsep Kafe yang Homie dan Zen, Andalkan Coffee hingga Minuman Cold Foam

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga