• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 7 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji, Itulah Isi Hati yang Sebenarnya

07/08/2026
in Khazanah
Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji, Itulah Isi Hati yang Sebenarnya

Sumber: Pixabay

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP manusia pasti akan menghadapi ujian dalam hidup. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari kehilangan orang yang dicintai, masalah ekonomi, sakit, fitnah, hingga pengkhianatan. Tidak ada seorang pun yang bisa menghindari ujian, karena Allah telah menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan. Namun yang membedakan satu orang dengan yang lain bukanlah besar atau kecilnya ujian, melainkan bagaimana ia menyikapi ujian tersebut.

Ada sebuah kalimat yang sangat dalam maknanya, “Apa yang pertama kali keluar dari lisan seseorang saat diuji menunjukkan apa yang paling memenuhi hatinya.” Kalimat ini mengajak kita untuk merenung. Ketika seseorang berada dalam keadaan tertekan, biasanya ia tidak lagi memiliki banyak waktu untuk berpikir atau menyusun kata-kata. Reaksi yang keluar secara spontan justru mencerminkan isi hati yang selama ini dipelihara.

Baca Juga: Shalat Tepat Waktu, Kunci Ketenangan Hati dan Terkabulnya Harapan

Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji, Itulah Isi Hati yang Sebenarnya

Hal ini mengingatkan kita pada kisah Nabi Yusuf Alaihissalam yang diabadikan dalam Al-Qur’an. Ketika beliau menghadapi godaan yang sangat berat dari istri Al-Aziz, kalimat pertama yang keluar dari lisannya adalah, “Ma’adzallah” yang berarti, “Aku berlindung kepada Allah.” (QS. Yusuf: 23). Ucapan tersebut bukanlah sesuatu yang muncul secara kebetulan. Kalimat itu lahir dari hati yang telah dipenuhi keimanan, rasa takut kepada Allah, dan kebiasaan selalu mengingat-Nya dalam setiap keadaan.

Begitu pula dalam kehidupan sehari-hari. Ada orang yang ketika mendapat musibah langsung mengucapkan “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” Ada pula yang spontan mengucapkan istighfar, berdoa, atau menyebut nama Allah. Sebaliknya, ada yang langsung mengeluh, marah, menyalahkan keadaan, bahkan menyalahkan takdir. Perbedaan ini menunjukkan apa yang selama ini memenuhi hati masing-masing.

Hati ibarat sebuah wadah. Apa yang sering kita masukkan ke dalamnya akan keluar ketika wadah itu terguncang. Jika hati dipenuhi dengan Al-Qur’an, dzikir, ilmu, dan keyakinan kepada Allah, maka ketenangan akan lebih mudah hadir saat cobaan datang. Sebaliknya, apabila hati dipenuhi dengan kecemasan, kemarahan, kecintaan berlebihan kepada dunia, atau prasangka buruk, maka itulah yang akan muncul dari lisan ketika ujian menghampiri.

Karena itu, menjaga hati bukan hanya dilakukan saat sedang menghadapi masalah, tetapi jauh sebelum ujian datang. Kita perlu membiasakan diri memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, menjaga salat tepat waktu, serta memperkuat hubungan dengan Allah. Kebiasaan-kebiasaan tersebut perlahan akan membentuk hati yang kokoh sehingga tidak mudah goyah ketika menghadapi kesulitan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Rasulullah  juga mengajarkan agar seorang mukmin senantiasa memperbaiki lisannya. Lisan yang terbiasa berkata baik akan lebih mudah mengucapkan kalimat yang baik ketika berada dalam kondisi sulit. Sebaliknya, lisan yang sering digunakan untuk mengeluh, bergunjing, atau berkata kasar akan sulit berubah hanya karena musibah datang.

Ujian sejatinya bukan hanya menguji kesabaran, tetapi juga mengungkap kualitas hati seseorang. Saat semua berjalan baik, siapa pun dapat terlihat tenang dan beriman. Namun ketika musibah datang, isi hati yang sebenarnya akan tampak melalui ucapan dan sikapnya.

Maka, mulai hari ini mari memperbanyak mengingat Allah dalam setiap keadaan. Penuhi hati dengan tauhid, syukur, dan tawakal. Dengan begitu, ketika ujian datang tanpa diduga, lisan kita akan lebih dahulu mengingat Allah daripada mengeluh kepada manusia. Sebab hati yang dekat dengan Allah akan selalu menemukan ketenangan, bahkan di tengah ujian yang paling berat. [DW]

Tags: Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Macam Sikap Anak kepada Orang Tua, Kita Termasuk yang Mana?

Next Post

Transformasi Haji Era Presiden Prabowo Berbuah Rekor Kepuasan Jemaah Tertinggi Sepanjang Sejarah

Next Post
Transformasi Haji Era Presiden Prabowo Berbuah Rekor Kepuasan Jemaah Tertinggi Sepanjang Sejarah

Transformasi Haji Era Presiden Prabowo Berbuah Rekor Kepuasan Jemaah Tertinggi Sepanjang Sejarah

Memahami Konsumen Lebih Utuh, Langkah ParagonCorp Perkuat Kapabilitas Riset Multi-Omics di Indonesia

Memahami Konsumen Lebih Utuh, Langkah ParagonCorp Perkuat Kapabilitas Riset Multi-Omics di Indonesia

Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Buat Akad Massal KPR bagi Guru Pesantren

Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Buat Akad Massal KPR bagi Guru Pesantren

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4332 shares
    Share 1733 Tweet 1083
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    193 shares
    Share 77 Tweet 48
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9051 shares
    Share 3620 Tweet 2263
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • Ruben Onsu Bangun Masjid dan Asrama Tahfidz Qur’an

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2407 shares
    Share 963 Tweet 602
  • Sidang Doktor UNJ Lahirkan Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris Islami

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1171 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga