• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 11 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji, Itulah Isi Hati yang Sebenarnya

07/08/2026
in Khazanah
Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji, Itulah Isi Hati yang Sebenarnya

Sumber: Pixabay

69
SHARES
527
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP manusia pasti akan menghadapi ujian dalam hidup. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari kehilangan orang yang dicintai, masalah ekonomi, sakit, fitnah, hingga pengkhianatan. Tidak ada seorang pun yang bisa menghindari ujian, karena Allah telah menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan. Namun yang membedakan satu orang dengan yang lain bukanlah besar atau kecilnya ujian, melainkan bagaimana ia menyikapi ujian tersebut.

Ada sebuah kalimat yang sangat dalam maknanya, “Apa yang pertama kali keluar dari lisan seseorang saat diuji menunjukkan apa yang paling memenuhi hatinya.” Kalimat ini mengajak kita untuk merenung. Ketika seseorang berada dalam keadaan tertekan, biasanya ia tidak lagi memiliki banyak waktu untuk berpikir atau menyusun kata-kata. Reaksi yang keluar secara spontan justru mencerminkan isi hati yang selama ini dipelihara.

Baca Juga: Shalat Tepat Waktu, Kunci Ketenangan Hati dan Terkabulnya Harapan

Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji, Itulah Isi Hati yang Sebenarnya

Hal ini mengingatkan kita pada kisah Nabi Yusuf Alaihissalam yang diabadikan dalam Al-Qur’an. Ketika beliau menghadapi godaan yang sangat berat dari istri Al-Aziz, kalimat pertama yang keluar dari lisannya adalah, “Ma’adzallah” yang berarti, “Aku berlindung kepada Allah.” (QS. Yusuf: 23). Ucapan tersebut bukanlah sesuatu yang muncul secara kebetulan. Kalimat itu lahir dari hati yang telah dipenuhi keimanan, rasa takut kepada Allah, dan kebiasaan selalu mengingat-Nya dalam setiap keadaan.

Begitu pula dalam kehidupan sehari-hari. Ada orang yang ketika mendapat musibah langsung mengucapkan “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” Ada pula yang spontan mengucapkan istighfar, berdoa, atau menyebut nama Allah. Sebaliknya, ada yang langsung mengeluh, marah, menyalahkan keadaan, bahkan menyalahkan takdir. Perbedaan ini menunjukkan apa yang selama ini memenuhi hati masing-masing.

Hati ibarat sebuah wadah. Apa yang sering kita masukkan ke dalamnya akan keluar ketika wadah itu terguncang. Jika hati dipenuhi dengan Al-Qur’an, dzikir, ilmu, dan keyakinan kepada Allah, maka ketenangan akan lebih mudah hadir saat cobaan datang. Sebaliknya, apabila hati dipenuhi dengan kecemasan, kemarahan, kecintaan berlebihan kepada dunia, atau prasangka buruk, maka itulah yang akan muncul dari lisan ketika ujian menghampiri.

Karena itu, menjaga hati bukan hanya dilakukan saat sedang menghadapi masalah, tetapi jauh sebelum ujian datang. Kita perlu membiasakan diri memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, menjaga salat tepat waktu, serta memperkuat hubungan dengan Allah. Kebiasaan-kebiasaan tersebut perlahan akan membentuk hati yang kokoh sehingga tidak mudah goyah ketika menghadapi kesulitan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Rasulullah  juga mengajarkan agar seorang mukmin senantiasa memperbaiki lisannya. Lisan yang terbiasa berkata baik akan lebih mudah mengucapkan kalimat yang baik ketika berada dalam kondisi sulit. Sebaliknya, lisan yang sering digunakan untuk mengeluh, bergunjing, atau berkata kasar akan sulit berubah hanya karena musibah datang.

Ujian sejatinya bukan hanya menguji kesabaran, tetapi juga mengungkap kualitas hati seseorang. Saat semua berjalan baik, siapa pun dapat terlihat tenang dan beriman. Namun ketika musibah datang, isi hati yang sebenarnya akan tampak melalui ucapan dan sikapnya.

Maka, mulai hari ini mari memperbanyak mengingat Allah dalam setiap keadaan. Penuhi hati dengan tauhid, syukur, dan tawakal. Dengan begitu, ketika ujian datang tanpa diduga, lisan kita akan lebih dahulu mengingat Allah daripada mengeluh kepada manusia. Sebab hati yang dekat dengan Allah akan selalu menemukan ketenangan, bahkan di tengah ujian yang paling berat. [DW]

Tags: Apa yang Pertama Kali Keluar dari Lisan Saat Diuji
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lima Macam Sikap Anak kepada Orang Tua, Kita Termasuk yang Mana?

Next Post

3 Trik Membuka Kacang Pistachio

Next Post
3 Trik Membuka Kacang Pistachio

3 Trik Membuka Kacang Pistachio

Transformasi Haji Era Presiden Prabowo Berbuah Rekor Kepuasan Jemaah Tertinggi Sepanjang Sejarah

Transformasi Haji Era Presiden Prabowo Berbuah Rekor Kepuasan Jemaah Tertinggi Sepanjang Sejarah

5 Objek Wisata Alam Menarik dan Murah di Pemalang yang Wajib Masuk Daftar Liburan

5 Objek Wisata Alam Menarik dan Murah di Pemalang yang Wajib Masuk Daftar Liburan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9510 shares
    Share 3804 Tweet 2378
  • Gayeng Guyub Sidomukti Hadirkan Kreasi Batik Hasil Kolaboraksi Pemkab Gunung Kidul Bersama Dompet Dhuafa Yogyakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1351 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2459 shares
    Share 984 Tweet 615
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11832 shares
    Share 4733 Tweet 2958
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2401 shares
    Share 960 Tweet 600
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4854 shares
    Share 1942 Tweet 1214
  • Rumah Zakat Salurkan 60 Paket Makanan Kafarat untuk Penyintas Kebakaran Kampung Bandan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4295 shares
    Share 1718 Tweet 1074
  • Jaga Shalatmu dan Biarkan Allah Mengatur Rezekimu

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga