• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Apa itu Tawazun?

06/02/2023
in Khazanah
6 Hak Muslim atas Muslim lainnya

Foto: Unsplash/Taliwang Mengaji

122
SHARES
937
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA itu Tawazun? Pernahkah Sahabat Muslim mendengar istilah tersebut? Kalau belum, pernahkah Sahabat dinasihati untuk seimbang dalam hidup ini? Seimbang antara dunia dan akhirat.

Baca Juga: Tawazun di Semua Hal

Apa itu Tawazun?

Tawazun artinya seimbang. Allah telah mengisyaratkan agar kita hidup seimbang, sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan. (QS.67:3)

Manusia dan agama Islam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah yang telah Allah tetapkan. Mustahil Allah menciptakan agama Islam untuk manusia yang tidak sesuai dengan fitrah tersebut (QS.30:30).

Ayat ini menjelaskan kepada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memilki naluri beragama (agama tauhid : al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits,”Tiap bayi terlahir dalam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”

Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki tiga potensi, yaitu al-jasad (jasmani), al-aql (akal), dan ar-ruh (ruhani).

Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS.55:7-9.

Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing, yaitu sebagai berikut

Jasmani. Jasmani atau fisik adalah amanah dari Allah karena itu harus kita jaga.

Dalam sebuah hadits dikatakan , “Mu’min yang kuat itu lebih baik atau disukai Allah daripada mu’min yang lemah.”(HR.Muslim), maka jasmani pun harus dipenuhi kebutuhannya agar menjadi kuat.

Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halalan thoyyiban (halal dan baik) (QS.80:24,2:168), beristirahat (QS.78:9), kebutuhan biologis (QS.30:20-21) dan hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat.

Akal. Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akal. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya.

Dengan akal manusia mampu mengenali hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek.

Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardhi (wakil Allah di atas bumi) (QS.2:30;33:72).

Kebutuhan akal adalah ilmu (QS.3:190) untuk pemenuhan sarana kehidupannya.
Ruh (hati).

Kebutuhannya adalah dzikrullah (QS 13:28;62:9-10). Pemenuhan kebutuhan ruhani sangat penting, agar ruh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya.

Dengan keseimbangan, manusia dapat meraih kebahagiaan hakiki yang merupakan ni’mat Allah, karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya.

Untuk skala ketawazunan akan menempatkan umat Islam menjadi umat pertengahan / ummatan wasathon (QS.2:143), yaitu umat yang seimbang.

Kebahagiaan pada diri manusia itu dapat berupa : Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam bentuk ketenangan jiwa (QS.13:28)
Kebahagiaan dzahir/gerak, dalam bentuk kesetabilan, ketenangan ibadah, bekerja dan aktivitas lainnya.

Dengan menyeimbangkan dirinya, maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri ni’mat Allah. Hamba/manusia seperti inilah yang disebut manusia seutuhnya.

Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun :
Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar).
Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani/materi saja.

Manusia Pantheis (kebatinan): bersandar pada hati/batinnya saja.
Wallahu a’lam bish-shawab. [Cms]

Referensi :
Al-Qadiry, Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta : GIP

t.me/KhazanahMuh

Tags: Apa itu tawazun
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketua KPIPA Ajak Masyarakat Jadikan Rajab Bulan Cinta Baitul Maqdis

Next Post

Puluhan Orang Tewas saat Gempa Bermagnitudo 7,4 Melanda Türkiye Selatan

Next Post
Puluhan Orang Tewas saat Gempa Bermagnitudo 7,4 Melanda Türkiye Selatan

Puluhan Orang Tewas saat Gempa Bermagnitudo 7,4 Melanda Türkiye Selatan

Belajar Tenang Hadapi Isu Penculikan

Belajar Tenang Hadapi Isu Penculikan

Penyebab dan Cara Menghilangkan Jerawat Pasir di Wajah

Penyebab dan Cara Menghilangkan Jerawat Pasir di Wajah

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9613 shares
    Share 3845 Tweet 2403
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1405 shares
    Share 562 Tweet 351
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2562 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • Mengapa Mendoakan Kebaikan untuk Diri Sendiri Itu Penting?

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Malu Itu Usia Bertambah Amal Tidak Bertambah

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2492 shares
    Share 997 Tweet 623
  • Sukses Perkuat Ketahanan Keluarga GiGa Indonesia Raih Penghargaan di Moslem Youth Forum (MY-Forum)

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    319 shares
    Share 128 Tweet 80
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga