• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 1 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Anak Muda Muslim yang Menggetarkan Eropa, Usia 22 Tahun Sudah Menjadi Khalifah

05/02/2023
in Khazanah
Anak Muda Muslim yang Menggetarkan Eropa, Usia 22 Tahun Sudah Menjadi Khalifah
82
SHARES
631
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KENALKAH kamu dengan seorang anak muda Muslim yang menggetarkan Eropa? Anak muda tersebut bahkan sudah menjadi khalifah pada usianya yang baru 22 tahun.

Apa hal besar yang kamu lakukan di usia 22 tahun? Barangkali sebagian besar kita masih sibuk dengan tugas makalah kuliah, siap-siap merevisi skripsi dan bolak-balik kampus agar cepat-cepat jadi sarjana.

Namun tahukah kamu bahwa dalam sejarah kita, ada banyak sekali anak-anak muda yang menorehkan sejarah di masa yang amat belia?

Baca Juga: Programku ke Eropa Belajar dan Menjenguk Alumni

Anak Muda Muslim yang Menggetarkan Eropa, Usia 22 Tahun Sudah Menjadi Khalifah

Salah satunya adalah Abdurrahman An Nashir, Khalifah Bani Umayyah di Andalusia. Walau masih muda ketika memimpin Andalusia, namun hatinya sudah penuh dengan semangat jihad, kepalanya berisi dengan ilmu-ilmu terapan, dan sikapnya dewasa nan meyakinkan.

Beliau lahir di masa Kaum Muslimin Andalusia terpecah belah menjadi 7 negeri kecil. Api pemberontakan ada di mana-mana, bukan karena kemiskinan, justru karena orang-orang berebut kekayaan Andalusia yang begitu melimpah.

Ayahnya dibunuh oleh saudaranya sendiri ketika umur Abdurrahman masih 20 hari. Dan ia memulai hidupnya sebagai yatim.

Namun, begitulah sejarah menciptakan manusia besar. Walaupun keadaan pahit itu, Abdurrahman An Nashir menjalani masa mudanya dengan mempelajari fiqh, Al Qur’an, Sirah Nabawiyah, sejarah Islam dan ilmu tatanegara.

Kakeknya sendirilah yang mendidik Abdurrahman untuk menjadi pemimpin besar yang mencintai Islam, jihad, sekaligus jenius dalam berbagai keahlian.

Di usia 22 tahun, tak ada keluarga Bani Umayyah yang mau menjadi pemimpin. Sebab, saat itu kekuasaan Bani Umayyah hanyalah kota Cordova saja dan beberapa desa di sekelilingnya.

Keadaan saat itu benar-benar krisis. Musuh ada di mana-mana dan Cordova ada di tengah-tengah mereka.

Di sekitar Cordova, ada negeri-negeri muslim saling berperang satu sama lain. Di utara, ada kerajaan-kerajaan Katolik Navarre, Castilla dan Aragon siap menyerang Umat Islam, dan di selatan ada api perang yang dinyalakan oleh kerajaan Syiah Fathimiyah.

Tahta kepemimpinan akhirnya diberikan pada anak muda berusia 22 tahun ini. Sang Abdurrahman An Nashir.

Ia melihat krisis besar di seluruh mata angin, namun ia tak mau hanya diam dan mengikuti jejak pendahulunya yang salah melangkah.

Langkah pertama Abdurrahman An Nashir adalah membentuk majelis syura yang dipimpin oleh Ulama hebat bernama Al Mundzir bin Sa’id.

Program negara saat itu adalah menyalakan pendidikan Islam di masjid-masjid. Imam-imam dikader sedemikian rupa untuk bisa mengajarkan tarbiyah Islamiyyah pada masyarakat.
.
Masjid-masjid di Cordova dibentuk sebagai markas edukasi, sosial, bahkan militer. Abdurrahman An Nashir membentuk majelis Ulama yang menanamkan berbagai ilmu pada masyarakat.

Di masjid, tak hanya diajarkan ilmu-ilmu syar’i. Ilmu tatanegara, ekonomi, manajemen, bahkan latihan berkuda serta memanah dirasakan oleh semua lapisan rakyat.

Abdurrahman An Nashir menyadari, bahwa sebab jatuhnya Umat Islam adalah karena jauhnya mereka dari Al Qur’an dan masjid. Untuk membangun umat yang kuat, energinya adalah kembali ke masjid dan kembali pada Al Qur’an.

Keadaan berangsur-angsur membaik, bahkan Abdurrahman sudah mengirimkan surat pada seluruh negeri muslim Andalusia untuk bergabung bersama Cordova menyatukan kekuatan Kaum Muslimin.

Bendera jihad ditinggikan dan Abdurrahman An Nashir turun langsung melakukan kampanye untuk menyatukan seluruh negeri Muslimin dalam satu kepemimpinan.

Selama 48 tahun kepemimpinannya, Andalusia menjadi negeri paling kuat di Eropa. Berbondong-bondong orang Prancis, Jerman, Inggris, dan Eropa Utara melanjutkan studi di Cordova, Toledo, Sevilla dan Granada.

Negeri dalam keadaan aman dan tenteram. Abdurrahman An Nashir juga membangun pusat-pusat penelitian dan pendidikan. Di masa kepemimpinannya, Cordova memiliki 3000 masjid dan 100 ribu toko di sekelilingnya.

Tak banyak yang tahu, bahwa hingga kini Spanyol pun sangat menghormati Abdurrahman An Nashir.

Tahun 1961, mereka memperingati 1000 tahun wafatnya Abdurrahman dan menggelarinya sebagai raja terbaik Eropa abad pertengahan. [Cms]

t.me/gensaladin

Tags: Anak muda Muslim menggetarkan eropa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Owner yang Radikal

Next Post

Viral Nikah di KUA, Pasangan di Probolinggo Jadikan Linggis Sebagai Mas Kawin

Next Post
Viral Nikah di KUA, Pasangan di Probolinggo Jadikan Linggis Sebagai Mas Kawin

Viral Nikah di KUA, Pasangan di Probolinggo Jadikan Linggis Sebagai Mas Kawin

Masjid di Wales Gelar Acara Kohesi Komunitas Undang Para Pemuka Agama

Masjid di Wales Gelar Acara Kohesi Komunitas Undang Para Pemuka Agama

Apa yang Lebih Hebat daripada Angin?

Apa yang Lebih Hebat daripada Angin?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9003 shares
    Share 3601 Tweet 2251
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11647 shares
    Share 4659 Tweet 2912
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Saudi Education Expo 2026 Buka Akses Pendidikan Tinggi Arab Saudi bagi Pelajar Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4067 shares
    Share 1627 Tweet 1017
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2391 shares
    Share 956 Tweet 598
  • LKC Dompet Dhuafa Aceh Tutup Pendampingan Dua Tahun, Program Bidan untuk Negeri Berlanjut di Sabang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4717 shares
    Share 1887 Tweet 1179
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2314 shares
    Share 926 Tweet 579
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga