• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Abu Sufyan bin Harits Mengejar Ketertinggalan

09/03/2026
in Khazanah, Unggulan
Abu Sufyan bin Harits Mengejar Ketertinggalan

Foto: Pixabay

85
SHARES
652
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MULAI dari detik-detik keislamannya, Abu Sufyan bin Harits mengejar dan menghabiskan waktunya dalam beribadat dan berjihad, untuk menghapus bekas-bekas masa lalu dan mengejar ketertinggalan selama ini.

Dalam perang-perang yang terjadi setelah pembebasan Mekkah ia selalu ikut bersama Rasulullah. Dan di waktu perang Hunain orang-orang Musyrik memasang perangkapnya dan menyiapkan satu pasukan tersembunyi, dan dengan tidak diduga-duga menyerbu Kaum Muslimin hingga barisan mereka porak-poranda.

Sebagian besar tentara Islam cerai berai melahirkan diri, tetapi Rasulullah tiada beranjak dari kedudukannya, hanya berseru: “Hai manusia! Saya ini Nabi dan tidak berdusta! Saya adalah pura Abdul Muthalib!

Maka pada saat-saat yang maha genting itu, masih ada beberapa gelintir sahabat yang tidak kehilangan akal disebabkan serangan yang tiba-tiba itu. Dan diantara mereka terdapat Abu Sufyan bin Harits dan puteranya Ja’far.

Baca Juga: Keraguan Itu Jalan Keyakinan Abu Sufyan bin Harits

Abu Sufyan bin Harits Mengejar Ketertinggalan

Waktu itu Abu Sufyan sedang memegang kekang kuda Rasulullah. Dan ketika dilihatnya apa yang terjadi, yakinlah ia bahwa kesempatan yang dinanti-nantinya selama ini, yaitu berjuang fi sabilillah sampai menemui syahid di hadapan Rasulullah, telah terbuka.

Maka sambil tak lepas memegang tali kekang dengan tangan kirinya, ia menebas batang leher musuh dengan tangan kanannya.

Pada saat itu Kaum Muslimin telah kembali ke medan pertempuran sekeliling Nabi mereka, hingga akhirnya Allah memberi mereka kemenangan yang mutlak.

Tatkala suasana sudah mulai tenang, Rasulullah melihat berkeliling, kiranya didapatinya seorang Mukmin sedang memegang erat-erat tali kekangnya.

Sungguh rupanya semenjak berkecamuk peperangan sampai selesi, orang itu tetap berada di tempat itu dan tak pernah meninggalkannya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Rasulullah menatapnya lama-lama, lalu ia bertanya: “Siapa ini? Oh saudaraku Abu Sufyan bin Harits!” Dan demi didengarnya Rasulullah mengatakan “saudaraku”, hatinya bagaikan terbang karena bahagia dan gembira.

Ketika itu bangkitlah jiwa penyairnya, maka digubahnya pantun menyatakan kegembiraannya atas keberanian dan taufik yang telah dikaruniakan Allah kepadanya:

“Warga Ka’ab dan Amir sama mengetahui

Di pagi hari Hunain ketika barisan telah cerai berai

Bahwa aku adalah seorang Ksatria berani mati

Menerjuni api peperangan tak pernah nyali

Semata mengharapkan ridho Illahi

Yang Maha Asih dan kepada-Nya sekalian urusan akan kembali” [Sdz]

Tags: Abu Sufyan bin Harits Mengejar Ketertinggalan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menikah Itu untuk Selamanya

Next Post

Ibu Pendidik Generasi Islam

Next Post
Bolehkah Orang tua Pilih Kasih

Ibu Pendidik Generasi Islam

Tips Menangani Kulit Alergi Setelah Berenang di Laut

Tips Menangani Kulit Alergi Setelah Berenang di Laut

Cara Tahnik Lengkap sesuai Sunnah Rasulullah

Cara Tahnik Lengkap sesuai Sunnah Rasulullah

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    359 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    260 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    243 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11480 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    2082 shares
    Share 833 Tweet 521
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga