• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

3 Persiapan Nabi Muhammad SAW Menyambut Bulan Ramadan Beserta Dalilnya

01/03/2024
in Fokus, Khazanah, Unggulan
3 Persiapan Nabi Muhammad SAW Menyambut Bulan Ramadan Beserta Dalilnya

Foto : Pixabay

111
SHARES
855
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NABI Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam lebih banyak beribadah dalam persiapan menyambut bulan Ramadan. Ia juga memotivasi para sahabat dengan menyebut keistimewaan bulan Ramadan serta dorongan untuk melakukan amal shalih.

Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam memiliki setidaknya tiga strategi untuk mempersiapkan bulan Ramadan yang penuh berkah, yaitu:

Baca Juga: Doa dan Amalan yang Banyak Dilakukan Para Salaf Jelang Ramadan

3 Persiapan Nabi Muhammad SAW Menyambut Bulan Ramadan Beserta Dalilnya

1. Persiapan praktis dengan banyak berpuasa di bulan Sya’ban

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak berpuasa di bulan Sya’ban, sebagaimana perkataan Usamah bin Zaid berikut ini:

“Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa selama sebulan dari bulan-bulannya selain di bulan Syaban,” kata Usamah bin Zaid kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya: Bulan Syaban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.

Hal yang sama juga tercatat pada riwayat istri Nabi, `Aisyah radhiyallahu ‘anhaa:

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّهَا قَالَتْ: وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anhaa berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Dalam riwayat lain Aisyah berkata:

كَانَ أَحَبُّ الشُّهُورِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَصُومَهُ شَعْبَانَ، ثُمَّ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ

“Bulan yang paling dicintai oleh Rasulullah SAW untuk berpuasa sunah adalah bulan Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadhan.” (HR. Abu Daud no. 2431 dan Ibnu Majah no. 1649)

Jumlah pasti hari puasa beliau pada bulan Sya’ban belum tercatat, namun dapat diasumsikan bahwa pada saat Ramadan tiba, beliau sudah mempunyai kebiasaan berpuasa setiap hari. Namun, yang pasti Rasulullah tidak berpuasa sebulan penuh.

2. Memohon Keberkahan Saat Terlihatnya Bulan Sabit

Setiap kali Nabi melihat bulan sabit yang menandai dimulainya bulan baru, termasuk Ramadan, beliau akan membuat permohonan khusus:

Dari Thalhah bin ‘Ubaidillah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melihat hilal, beliau mengucapkan:

اللَّهُمَّ أَهْلِلْهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلاَمَةِ وَالإِسْلاَمِ رَبِّى وَرَبُّكَ اللَّهُ

Artinya: Ya Allah, tampakkanlah bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu (wahai bulan sabit) adalah Allah.

(HR. Ahmad, 1:162 dan Tirmidzi, no. 3451, dan Ad-Darimi. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan gharib. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).

3. Mengingatkan Orang tentang Keberkahan Ramadan dan Mendorong Mereka untuk Lebih Banyak Beramal Shalih

Rasulullah bersabda, “Telah datang kepadamu Ramadan, bulan yang penuh berkah, yang di dalamnya Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan kamu untuk berpuasa.

Pada saat itu, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup, dan setiap setan dirantai. Di dalamnya Allah mempunyai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa dirampas kebaikannya, sesungguhnya ia dirampas. (Sunan Al-Nisa’i)

Jadi bisa dilihat, bagaimana Rasulullah menganjurkan umat Islam di sekitarnya untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadan, sebelum benar-benar tiba, dengan menyebutkan tambahan pahala atas amal shalih selama bulan tersebut. Rasulullah mencoba memotivasi mereka terlebih dahulu.

Hal inilah yang diriwayatkan dalam riwayat Nabi yang shahih, tentang bagaimana Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam mempersiapkan bulan Ramadan.

 

Tags: 3 Persiapan Nabi Muhammad SAW Menyambut Bulan Ramadan Beserta DalilnyaJelajah Ramadan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

2 Pola Asuh Nikita Willy, Zero Distraction Saat Makan dan Atur Waktu Istirahat Anak

Next Post

Kampus Budi Bakti Gelar Kuliah Umum Bersama Prof. Yudi Latief

Next Post
Kampus Budi Bakti Gelar Kuliah Umum Bersama Prof. Yudi Latief

Kampus Budi Bakti Gelar Kuliah Umum Bersama Prof. Yudi Latief

Bersama Mishr Al-Kheir, BAZNAS Kembali Kirimkan 14 Truk Kontainer Bantuan untuk Palestina

Bersama Mishr Al-Kheir, BAZNAS Kembali Kirimkan 14 Truk Kontainer Bantuan untuk Palestina

Sempat Terhenti, Mak Elah Kini Bisa Jualan Nasi Uduk Lagi

Sempat Terhenti, Mak Elah Kini Bisa Jualan Nasi Uduk Lagi

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    361 shares
    Share 144 Tweet 90
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8697 shares
    Share 3479 Tweet 2174
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    261 shares
    Share 104 Tweet 65
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11481 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    124 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga