• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 23 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Hindari Kebutaan, Bayi Prematur Harus Cek ROP

02/06/2023
in Kesehatan
Hindari Kebutaan, Bayi Prematur Harus Cek ROP

Foto: Unsplash

75
SHARES
574
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GURU Besar Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor Dr Rita Sita Sitorus SpM(K) PhD mengatakan bahwa bayi yang terlahir prematur harus cek atau skrining penyakit Retinopati Prematuritas (ROP) yang berpotensi menyebabkan kebutaan.

“Bayi yang terlahir prematur, sesegera mungkin skrining ROP. Begitu kondisi stabil, segera skrining,” kata Rita di Jakarta, dilansir Antaranews, beberapa waktu lalu.

Rita menjelaskan setiap bayi yang terlahir prematur memiliki potensi kelainan pada perkembangan pembuluh darah di mata. Ini bisa mengakibatkan kerusakan retina dan menyebabkan kebutaan.

Baca Juga: Dokter di Florida AS Klaim Temukan Cara Obati Kebutaan

Hindari Kebutaan, Bayi Prematur Harus Cek ROP

Dia menerangkan masa paling efektif untuk melakukan skrining ROP ialah di bawah usia 42 hari pascakelahiran.

“Lewat dari 42 hari, skrining akan sia-sia karena ROP cepat sekali berkembang,” kata Rita.

Namun apabila bayi yang terlahir prematur tidak mengalami kelainan pada matanya hingga usianya lebih dari 42 hari, maka bayi tersebut memiliki mata yang sehat dan normal bahkan hingga dewasa, katanya.

Rita yang juga merupakan dokter spesialis mata anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mengungkapkan kebanyakan pasien ROP yang datang ke RSCM sudah dalam stadium lanjut dan sulit dilakukan tindakan.

Pasien-pasien tersebut merupakan pasien rujukan dari fasilitas kesehatan di sekitar Jakarta seperti Depok, Bogor, Bekasi.

Prevalensi kebutaan pada anak memang tidak sebanyak kasus kebutaan pada orang dewasa, yakni 0,4 per 1.000 orang. [Ind/Ln]

Tags: Bayi Prematur Harus Cek ROPHindari Kebutaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Uganda Berlakukan Hukuman Mati Bagi Pelaku LGBT

Next Post

3 Macam Sunnah Nabi: Qouliyyah, Fi’liyyah dan Taqririyyah

Next Post
3 Macam Sunnah Nabi: Qouliyyah, Fi'liyyah dan Taqririyyah

3 Macam Sunnah Nabi: Qouliyyah, Fi'liyyah dan Taqririyyah

Kerugian Manusia yang Disampaikan dalam Surat Al Ashr

Kerugian Manusia yang Disampaikan dalam Surat Al Ashr

Kodrat Tak Bisa Menjadi Benteng Perlindungan atas Dosa yang Ingin Diabadikan

Kodrat Tak Bisa Menjadi Benteng Perlindungan atas Dosa yang Ingin Diabadikan

  • Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    Warga Nikmati MRT, LRT, dan Transjakarta Gratis di HUT Jakarta ke-499

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8708 shares
    Share 3483 Tweet 2177
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11489 shares
    Share 4596 Tweet 2872
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    250 shares
    Share 100 Tweet 63
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2329 shares
    Share 932 Tweet 582
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4451 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga