• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 30 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Keluarga

Keluarga Bahagia, Pandai Mensyukuri Nikmat (2)

September 20, 2024
in Keluarga, Unggulan
Keluarga Bahagia, Pandai Mensyukuri Nikmat (2)

foto:pinterest

75
SHARES
580
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YANG sangat mengagumkan bagi saya, ia lebih sering bercerita tentang kebahagiaan hidupnya sebagai penjual tape.

Bukan bercerita tentang kegetiran hidup yang dialami.

Bukan tentang kesulitan, kepahitan, atau kesedihan.

Mungkin karena kegetiran itu sudah dirasakan setiap hari, maka menjadi tidak berasa lagi baginya.

Yang lebih ia rasakan adalah kegembiraan, maka itu yang selalu diceritakan.

Ia selalu antusias menceritakan kegembiraan yang dirasakan ketika ada “orang-orang penting” membeli tape singkongnya, bahkan selalu mengulang cerita tentang seorang dokter yang berlangganan membeli tapenya.

Sang Kakek tidak bosan mengulang dua cerita ini setiap kali bertemu saya, sampai saya menjadi hafal ceritanya.

Sungguh kegembiraan yang luar biasa bagi Kakek, bahkan kehormatan.

Contoh kegembiraanya seperti ini, “Yang membeli tape saya itu orangnya bermobil. Mobil mereka bagus-bagus”, cerita sang Kakek dengan wajah berbinar-binar saking bahagianya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Ia merasa bangga, bahagia bahkan terhormat, karena pembeli tapenya adalah orang-orang bermobil.

Saya bayangkan, mereka yang punya mobil belum tentu sebahagia kakek itu.

Namun Kakek yang tidak punya mobil, justru merasakan kebahagiaan yang belum tentu didapatkan oleh para pemilik mobil.

Begitulah cara ia mensyukuri dan menikmati hidup.

“Pelanggan tape saya itu ada pak Dokter. Dia selalu membeli tape saya. Kata pak Dokter, tape saya enak, mengandung banyak vitamin”, ujar Kakek dengan mata berbinar-binar bangga.

Ia merasa bahagia bahkan terhormat, karena pembeli tapenya adalah seorang dokter yang memuji tapenya.

Barangkali ia ingin berpesan, hidup itu terlalu indah untuk dikesali.

Nikmati saja semua problematika dalam kehidupan, agar kita selalu bahagia walau penuh dengan keterbatasan, walau ada banyak permasalahan.

Keluarga Bahagia, Pandai Mensyukuri Nikmat (2)

Keluarga Bahagia, Pandai Menikmati Kehidupan

Demikian pula dalam kehidupan keluarga.

Semua keluarga pasti memiliki persoalan.

Semua keluarga memiliki beban kehidupan. Tak ada keluarga yang tak memiliki masalah.

Yang membedakan antara satu keluarga dengan keluarga yang lain, bukan terletak pada adanya masalah atau tidak adanya masalah.

Yang membedakan adalah bagaimana sikap mereka terhadap masalah tersebut.

Ada yang suka mendramatisir masalah keluarga, hingga dibawa ke ranah medsos.

Masalah akan tampak dramatik dan runyam, karena diumbar ke media.

Baca juga: Keluarga Bahagia, Pandai Mensyukuri Nikmat (1)

Ada yang tak pernah bisa keluar dari masalah, sehingga sepanjang kehidupan selalu dirundung masalah.

Seakan masalah tak pernah ada habisnya.

Ada pula yang lebih memilih untuk mencari langkah nyata, menyelesaikan berbagai permasalahan.

Mereka pandai mengelola dan menyelesaikan setiap permasalahan yang datang.

Dengan cara ini, masalah akan teredam dan cepat mendapatkan penyelesaian.

Jika anda membuat syarat untuk bahagia, maka anda tak akan pernah mendapatkannya.

Misalnya anda membuat syarat, “aku akan bahagia apabila masalah ini sudah selesai”.

Padahal ketika satu masalah selesai, akan segera bertemu masalah yang lain lagi.

Begitulah tabiat kehidupan. Ungkapan motivasi “badai pasti berlalu”, itu hanyalah sepotong kalimat.

Masih ada potongan berikutnya, yaitu “dan pasti akan datang badai lagi setelah itu”.

Hanya saja potongan kedua ini tidak disukai manusia. Maka syukurilah setiap karunia dariNya.

Nikmati kehidupan berumah tangga dengan segala suka dukanya.

Jalani dengan ketaatan terhadap petunjuk dariNya. Niscaya hidup kita akan selalu bahagia.

Keluarga kita akan selalu bahagia.[Sdz]

Tags: Keluarga BahagiaPandai Mensyukuri Nikmat (2)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Lupakan Sarang

Next Post

Berikut Cara Inara Rusli Mengatasi Kondisi Terpuruknya

Next Post
Berikut Cara Inara Rusli Mengatasi Kondisi Terpuruknya

Berikut Cara Inara Rusli Mengatasi Kondisi Terpuruknya

Relawan dan Pekerja Darurat di Polandia Berlomba Mengamankan Tepian Sungai

Relawan dan Pekerja Darurat di Polandia Berlomba Mengamankan Tepian Sungai

Israel Melanggar Perjanjian Hak Anak Global di Gaza

Israel Melanggar Perjanjian Hak Anak Global di Gaza

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7668 shares
    Share 3067 Tweet 1917
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3237 shares
    Share 1295 Tweet 809
  • AAW Unpad Pertemukan Profesor Amerika dan Jurnalis Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • The Ultimate Acropolis, Mengunjungi Spot Yunani Kuno yang Mengagumkan

    203 shares
    Share 81 Tweet 51
  • Gading Paradise Kebumen Menghadirkan Wisata ala Eropa

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Resep Seblak Mie Shirataki, Ide Olahan Menu Otentik untuk yang Sedang Diet

    187 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    440 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4010 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Bahaya Kebiasaan Meminjam Helm

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga