• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 24 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Keluarga

Anak-Anak dan Persiapan Menyambut Tamu

30/07/2021
in Keluarga
Anak-Anak dan Persiapan Menyambut Tamu

Foto: Pixabay

75
SHARES
574
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Anak-Anak dan Persiapan Menyambut Tamu

“Jangan pakai piring yang itu, jangan banyak pakai gelas, sendok cuci cepat-cepat. Jangan duduk situ,” Seruku cetewet pada Anak-anak. Anakku bingung, mau duduk dimana? Kesibukan akhir beres-beres rumah karena mau ada tamu bikin anak-anak ikut bingung. Mau bantuin gak tahu bantu apa, yang ada umminya gagap, “eh, ambil itu.” Tapi gak jelas ambil apaan. Anakku lalu tanyam “ambil apa mii? Yang bener dong kalau ngomong.”

Mereka nunggu di depan pintu, nunggu instruksi selanjutnya. Lagi sibuk-sibuknya nyedot debu , di sini semuanya vacum cleaner gak kenal sapu. Tiba-tiba si Ben hilang, gak ada suaranya. Panik! Khawatir dia main ke taman depan rumah sendirian. Duh…

“Kakak, Ben hilang cari di taman.”

Baca Juga: Belajar Adab Bertamu dari Dua Pengetuk Pintu di Zaman Khilafah Utsmani

Anak-Anak dan Persiapan Menyambut Tamu

Semua kakaknya lari keluar, yang satu ke kiri, yang satu ke kanan, yang satunya gak pakai sandal terengah-engah, “Gak ada mii…” Oalah Ben, umi mau nangis, tiba-tiba terdengar suara, “Miuuuu .. ”

Di mana Benn?  Kami ikutin suara, ya ampun lagi gerogotin spagheti kering di pojokan belakang tempat tidur. Walau kesal karena kamar jadi berantakan lagi, tapi lega si Ben gak jadi hilang. Aku ingat cerita anak tetangga lain kompleks yang anaknya di sodomi sama waria tetangganya sendiri, harus extra hati-hati jaga anak laki zaman sekarang, gak cuma anak prempuan aja. Suamiku menenangkan “bener kan kataku, anak-anak pulang aja.

Semakin lama mereka di sini , rumah semakin berantakan.”  Ya, suamiku benar, tadinya aku kesal karena suamiku pulang duluan dan anak-anak mau di bawa. Aku merasa kayak pembantu setengah cinderella yang ditinggal pangerannya dengan membawa semua sepatu kaca, ATM, obat-obatan dan emas permata. Tapi ternyata suamiku benar, kalau lagi beres-beres rumah mendingan anak-anak gak ada, atau di bawa pergi.

Kalau tidak pergi, maka mereka dengan wajah tak bersalah tidur-tiduran di atas tempat tidur yang udah rapih dan emang enak banget buat di tidurin. Terus ikut makan kue-kue yang untuk tamu, masuk-masuk ke lemari yang udah rapih, nyoba-nyobain teh, ngaduk ngaduk kopi, makan mie di karpet. Kemudian ikutin aku kemana -mana. Pas aku duduk meluk-meluk gak penting, mau di omelin terus gak tega. Ya udah mendingan suruh pulang aja deh.

Tapi, akhirnya mereka minta maaf dan ngasih bunga, mobil-mobilan dan susu coklat (hedeuh emaknya makin ndut deh, dikasih makanan yg bergizi banget). Aku menyiapkan 3 kamar buat Aa Gym dan rombongan, terserah mau pakai yang mana dan aku sama anak putriku ngungsi, hihi… Nanti tunggu kisah selanjutnya judulnya “Aku di Pengungsian.” Barang siapa yang tidak mengasihi yang lebih kecil dari kami serta tidak menghormati yang lebih tua dari kami bukanlah golongan kami.” (HR Bukhari dalam kitab Adabul Mufrad).  (w)

Tags: Anak-Anak dan Persiapan Menyambut Tamu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jusuf Kalla: Masjid Juga Harus Makmurkan Masyarakat

Next Post

Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Next Post

Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Jemputlah Waktu di Pagi Hari yang Penuh Keutamaan

Jemputlah Waktu di Pagi Hari yang Penuh Keutamaan 

Kebiasaan Ini Bisa Tutup Pori-porimu dan Wajah Jadi Kusam

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8259 shares
    Share 3304 Tweet 2065
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3704 shares
    Share 1482 Tweet 926
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2070 shares
    Share 828 Tweet 518
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4234 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3310 shares
    Share 1324 Tweet 828
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2205 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11277 shares
    Share 4511 Tweet 2819
  • Transportasi Umum Gratis di Jakarta pada 24 April 2026 untuk Peringati Hari Transportasi Nasional

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Menghina Allah dalam Hati

    462 shares
    Share 185 Tweet 116
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga