KURANG tidur tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga terlihat jelas pada kondisi kulit wajah.
Wajah bisa tampak lebih kusam, muncul lingkar hitam di bawah mata, hingga jerawat yang lebih mudah muncul.
Saat tidur tubuh sebenarnya sedang melakukan proses perbaikan, termasuk pada kulit. Tidur adalah salah satu faktor paling penting untuk kesehatan kulit, tetapi sering diabaikan.
Saat tidur nyenyak, tubuh meningkatkan aliran darah ke kulit, memproduksi kolagen, serta mempercepat proses regenerasi sel. Tanpa waktu istirahat yang cukup, proses ini tidak berjalan optimal.
Baca juga: Dapat Mengurangi Kantung Mata, Beberapa Manfaat Memijat Wajah
Kurang Tidur Berdampak pada Kondisi Kulit Wajah
Dampak Kurang Tidur bagi Kulit Wajah:
Jerawat dan peradangan lebih mudah muncul
Kurang tidur dapat memicu peningkatan hormon stres atau kortisol yang berdampak pada kulit. Peningkatan kortisol dapat meningkatkan produksi minyak berlebih, yang kemudian memicu jerawat.
Senada dengan hal tersebut, kondisi ini juga dapat memperparah peradangan kulit seperti eksim atau psoriasis. Kurang tidur dan stres menjadi pemicu paling umum terkait situasi ini.
Selain itu, kurang tidur juga meningkatkan peradangan dalam tubuh yang bisa muncul sebagai kemerahan atau iritasi pada kulit.
Hubungan antara kualitas tidur dan kesehatan kulit begitu erat hingga memiliki istilah khusus, yaitu brain skin axis.
Istilah ini mengacu pada konsep dalam psikodermatologi yang menjelaskan bagaimana stres dan sistem saraf dapat mempengaruhi kondisi kulit secara langsung.
Kulit lebih menjadi kusam dan kering
Kurang tidur membuat proses perbaikan kulit terganggu sehingga kulit tampak kusam dan kurang segar. Kulit yang tidak mendapat waktu istirahat yang cukup akan lebih sulit memperbaiki diri.
Akibatnya, kulit menjadi lebih kering, mudah teriritasi, dan lebih rentan mengalami garis halus. Selain itu, fungsi skin barier juga melemahkan sehingga kelembapan mudah hilang dan kulit menjadi lebih sensitif.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Muncul lingkar hitam dan wajah tampak lelah
Kurang tidur membuat wajah tampak lebih lelah, termasuk munculnya lingkar hitam dan mata sembab. Hal ini terjadi karena perubahan sirkulasi darah dan padatnya cairan di area bawah mata.
Akibatnya, wajah terlihat lebih pucat, kusam, dan kurang segar. Di sisi lain, lingkaran hitam yang muncul terus-menerus dapat menandakan masalah mendasar seperti anemia sehingga untuk memeriksakan diri ke dokter jika tidak kunjung membaik.
Meskipun ada berbagai perawatan kulit yang bisa membantu memperbaiki tampilan wajah, para ahli menegaskan bahwa tidur tetap menjadi faktor utama yang tidak bisa digantikan.
Dengan tidur yang cukup, proses regenerasi kulit dapat berjalan optimal sehingga kulit tampak lebih sehat dan segar. [Din]




