SUNSCREEN bukan lagi sekadar pelengkap skincare, melainkan salah satu produk yang paling penting untuk menjaga kesehatan kulit. Paparan sinar ultraviolet setiap hari dapat mempercepat munculnya flek, garis halus, kulit kusam, hingga meningkatkan risiko kerusakan kulit dalam jangka panjang. Karena itu, memilih sunscreen tidak boleh hanya berdasarkan merek atau kemasan yang menarik. Salah satu hal yang paling sering membuat bingung adalah angka SPF yang tertera pada kemasan.
Banyak orang mengira semakin tinggi SPF, semakin lama kulit terlindungi sehingga tidak perlu mengaplikasikannya kembali. Padahal, anggapan tersebut kurang tepat. Sebelum membeli sunscreen, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pahami agar perlindungan kulit menjadi lebih optimal.
Baca Juga: Hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Melakukan Donor Darah
Jangan Salah Pilih SPF untuk Kulit Sehat Terlindungi
1. Pahami arti SPF yang sebenarnya
SPF atau Sun Protection Factor menunjukkan kemampuan sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB, yaitu sinar yang menjadi penyebab kulit terbakar. Dermatolog umumnya merekomendasikan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk penggunaan sehari-hari. SPF 30 mampu menyaring sekitar 97% sinar UVB, sedangkan SPF 50 menyaring sedikit lebih banyak, tetapi tidak ada sunscreen yang mampu melindungi hingga 100%.
2. Jangan hanya melihat angka SPF
Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih sunscreen hanya karena tertulis SPF 50 atau SPF 100. Padahal, perlindungan yang baik juga harus mencantumkan label broad spectrum, yang berarti produk mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB sekaligus. UVA merupakan penyebab utama penuaan dini, kerutan, dan hiperpigmentasi. Jadi, pastikan kedua jenis sinar tersebut terlindungi.
3. Sesuaikan SPF dengan aktivitas
Untuk aktivitas harian seperti bekerja di kantor, kuliah, atau berkendara, SPF 30 biasanya sudah memadai jika digunakan dengan benar. Namun, bila Anda sering berada di luar ruangan, berolahraga, atau pergi ke pantai, SPF 50 dapat menjadi pilihan karena memberikan perlindungan tambahan. Yang lebih penting daripada memilih SPF tinggi adalah mengoleskan sunscreen dalam jumlah cukup dan mengulang pemakaiannya setiap dua jam ketika berada di bawah sinar matahari.
4. Pilih formula sesuai jenis kulit
SPF yang tinggi tidak akan terasa nyaman jika formulanya tidak cocok. Kulit berminyak sebaiknya memilih sunscreen bertekstur gel atau lotion ringan dengan label non-comedogenic. Sementara kulit kering lebih cocok menggunakan sunscreen yang mengandung bahan pelembap seperti glycerin atau hyaluronic acid. Untuk kulit sensitif, sunscreen mineral dengan zinc oxide atau titanium dioxide sering menjadi pilihan yang lebih lembut.
5. Perhatikan ketahanan terhadap air
Jika Anda mudah berkeringat atau sering beraktivitas di luar ruangan, pilih sunscreen dengan keterangan water resistant. Label ini bukan berarti tahan air sepanjang hari, melainkan mampu bertahan selama 40 atau 80 menit saat terkena air atau keringat. Setelah itu, sunscreen tetap perlu diaplikasikan kembali agar perlindungannya tetap maksimal.
***
Gunakan sunscreen sekitar 15 menit sebelum keluar rumah agar produk sempat membentuk lapisan pelindung di kulit. Oleskan secara merata hingga ke leher, telinga, dan punggung tangan yang sering terlupakan. Meski cuaca mendung, sinar UVA tetap dapat menembus awan dan kaca jendela, sehingga sunscreen tetap dianjurkan digunakan setiap pagi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Memilih SPF yang tepat bukan berarti selalu memilih angka paling tinggi. Kuncinya adalah menggunakan sunscreen SPF 30 atau lebih, memiliki perlindungan broad spectrum, sesuai jenis kulit, dan dipakai secara rutin. Kulit yang terlindungi setiap hari akan lebih sehat, terawat, dan terhindar dari kerusakan akibat sinar matahari dalam jangka panjang. [DW]





