JAKARTA Islamic School (JISc) menanamkan keberanian untuk mencoba, menghadapi tantangan dan memberikan usaha terbaik menjadi nilai penting.
Pesan tersebut tercermin dalam ungkapan yang dibagikan SMA JISc: “Winning is a bonus, but having the courage to stand up and give a try is something special. Keep carrying the spirit of Indonesia in yourselves.”
Pesan itu menekankan bahwa kemenangan merupakan sebuah bonus dari proses perjuangan. Sementara keberanian untuk bangkit, mencoba, dan tidak takut menghadapi tantangan menjadi bagian yang lebih bermakna dalam perjalanan siswa.
Semangat tersebut juga dikaitkan dengan rasa bangga membawa nama Indonesia. Para siswa didorong untuk terus membawa nilai, semangat, dan identitas Indonesia dalam setiap kesempatan, termasuk ketika mengikuti berbagai kegiatan maupun program di tingkat internasional.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebagai bagian dari Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc), SMA JISc mengembangkan pendidikan yang memadukan akademik, keterampilan abad ke-21, nilai-nilai Islam, serta pengalaman lintas budaya.
Baca juga: Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea
SMA JISc Tanamkan Keberanian dan Semangat Indonesia dalam Setiap Perjuangan Siswa
JISc menerapkan Edexcel Curriculum dari Inggris dan tercatat sebagai Official Edexcel Exam Centre. Sekolah juga menyampaikan capaian akademik berupa nilai tertinggi di Indonesia untuk Edexcel International GCSE English.
Selain aspek akademik, pendidikan di JISc diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Siswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun keterampilan abad ke-21.
Salah satu pendekatan yang dikembangkan JISc adalah pembelajaran melalui berbagai aktivitas. Program 21st century skills through 21 activities menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada siswa.
Lingkungan belajar dengan jumlah siswa maksimal 16 orang per kelas juga menjadi salah satu pendekatan yang ditawarkan sekolah untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih terarah.
Di sisi lain, program keislaman seperti Islamic Value dan Al-Qur’an Program menjadi bagian dari pendidikan yang dijalankan JISc. Kemampuan berbahasa Inggris aktif serta pengembangan thinking skills, khususnya critical thinking dan creative thinking, juga menjadi bagian dari pembelajaran.
Konsep “A School Like Home” turut menjadi identitas pendidikan JISc dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa.
JISc juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman pendidikan dan interaksi lintas budaya melalui berbagai program internasional.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Untuk jenjang Primary, sekolah menawarkan Immersion Program Malaysia dan Singapura. Sementara untuk jenjang Secondary, program Cross Cultural Country mencakup sejumlah negara seperti Australia, Selandia Baru, Belanda, Korea, Prancis, Turkiye, serta program ke Madinah dan Umrah.
Pengalaman internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan siswa agar mampu berinteraksi dengan lingkungan global, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi bagian dari identitas mereka.
Untuk lulusan jenjang Secondary, JISc juga menyebut adanya lulusan yang melanjutkan studi ke berbagai negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Turkiye, Australia, Malaysia, China, Jepang, dan Belanda.
Sementara di dalam negeri, sekolah menyampaikan klaim 98 persen lulusan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dengan lulusan melanjutkan studi antara lain ke UI, ITB, UGM, ITS, Unibraw, dan IPB.
Melalui berbagai program tersebut, SMA JISc berupaya membangun siswa yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mencoba, kemampuan menghadapi tantangan, serta kepercayaan diri untuk membawa semangat Indonesia di tingkat global. [Din]





