• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Hati-hati dengan Budaya yang Dibawa Guru Impor

02/01/2023
in Jendela Hati, Unggulan
Hati-hati dengan Budaya yang Dibawa Guru Impor

Fifi Proklawati Jubilea (kanan)

80
SHARES
616
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HATI-HATI dengan budaya yang akan dibawa oleh guru impor karena samenleven-nya, openminded-nya atau budaya kasarnya dan lain-lain.

Enggak perlu banget ada guru impor. Anak-anak enggak akan paham, apalagi pakai penerjemah yang pastinya kaku dalam menerjemahkan.

Anak-anak daya fokusnya pendek maksimal hanya 20 menit. Kalau disuruh mendengarkan pengajaran dengan penerjemah pula khawatir malah makan waktu lama.

Apalagi pelajaran tematik SD yang bukunya saja ada 8 untuk satu semester. Kejar tayang.

Sebetulnya yang mengerti anak-anak ya ibu guru dalam kelas yang sehari harus sama anak-anak dan mesti orang lokal.

Orang Indonesia tuh kreatif, bisa bikin macam-macam, sesuai dengan kondisi sekitar dengan media yang ada di sekelilingnya dengan judul kearifan lokal. Yang mana hal itu tidak dimengerti oleh guru luar negeri.

Selain itu, juga pengertian mengenai kurikulum harus komprehensif dari sang guru. Kalau tidak akan kesal sebab anaknya tak paham-paham.

Guru impor memang bagus karena mereka well trained dan full of training tapi mereka harus memahami budaya dan kondisi kurikulum Indonesia yang rata-rata masih berbentuk hafalan.

Walau ada beberapa dan usaha untuk mencoba meningkatkan creative thingking tapi pada kenyataannya kurikulm Diknas masih berupa hafalan dan bukan pemahaman dan penjabaran.

Walau sesekali ada juga soal yang menuntut High Order Thinking skill.

Baca Juga: 78 Anak JISc dan JIBBS Ikuti Program Student Immersion ke Australia

Hati-hati dengan Budaya yang Dibawa Guru Impor

Saat ini, dunia pendidikan di seluruh dunia sedang mendengungkan 21st century.

Maka sang guru impor akan bingung bagaimana mengajar anak-anak Indonesia yang sudah terbiasa dengan kurikulum Diknas yang cenderung kurang thingking skill-nya. Wallahu’alam.

Guru impor belum perlu, yang diperlukan adalah mengubah sistem kurikum Nasional sehingga lebih aplikatif buat anak-anak Indonesia untuk bekal hidup mereka nanti ketika sudah dewasa.

Dan baiknya didatangkan saja Trainer impor untuk mentraining dan memberi wawasan dan sharing ilmu pada guru-guru kita.

Tapi semua harus komprehensif, yaitu mengubah kurikulum juga. Dan itu bukan pekerjaan mudah.

Hal lain, hati-hati dengan budaya yang akan dibawa oleh guru impor karena samenleven-nya, openminded-nya atau budaya kasarnya dan lain-lain.

Dan guru tempatan harus meng-adjust anak-anak agar tidak menyerap budaya hidup sang guru impor yang notabene belum sesuai dengan culture bangsa kita.

Selain itu, jangan lupa bahwa mendatangkan mereka memerlukan biaya tinggi. Ya gajinya, tempat tinggal dan lain-lain. Lalu beban itu nanti akan larinya pada siapa?

Guru impor wacana yang bagus. Bisa untuk menjadi guru tamu dulu tapi harus dipertimbangkan matang-matang tanpa membuat guru lokal kehilangan pekerjaan.

Tanpa mendatangkan rasa iri terutama pada masalah perbedaan rate gaji.

Rasulullah bersabda,

“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.”

Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669)

(Catatan Mam Fifi, Juni 2019)

By: Fifi P. Jubilea, S.E., S.Pd., M.Sc., Ph.D. (Oklahoma, USA)

Founder and Owner of Jakarta Islamic School, Jakarta Islamic Boys Boarding School (JIBBS), Jakarta Islamic Girls Boarding School (JIGSc)

Visit: //www.facebook.com/fifi.jubilea

Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc): Sekolah sirah, sekolah sunnah, sekolah thinking skills (tafakur), sekolah dzikir dan sekolah Al-Qur’an, School for leaders

For online registration, visit our website:
?????://???.????????????????????.???/

Further Information:
0811-1277-155 (Ms. Indah; Fullday)
0899-9911-723 (Mr. Mubarok; Boarding)

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBBs

Tiktok:

https://www.tiktok.com/@mamfifi_jisc

Tags: guru imporJakarta islamic schoolmam fifi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cina dan Sumber Wabah Covid Dunia

Next Post

Banjir Rob Pekalongan di Awal Tahun 2023, Terburuk selama 10 Tahun Terakhir

Next Post
Banjir Rob Pekalongan di Awal Tahun 2023, Terburuk selama 10 Tahun Terakhir

Banjir Rob Pekalongan di Awal Tahun 2023, Terburuk selama 10 Tahun Terakhir

Sebut Kota Bekasi Daerah Strategis, Heri Koswara Optimis Menangkan Pilkada

Sebut Kota Bekasi Daerah Strategis, Heri Koswara Optimis Menangkan Pilkada

Hukum membeli saham bank konvensional

Hukum Membeli Saham Bank Konvensional

  • Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    Delapan Tips Menebalkan Rambut dengan Efektif

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7804 shares
    Share 3122 Tweet 1951
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    142 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    527 shares
    Share 211 Tweet 132
  • Grand Launching LAZNAS NPC: Komitmen Transparansi dan Perluas Jangkauan Kemanusiaan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga