• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Dalam Rapat, Kadang Kita Harus Berhenti

27/06/2021
in Jendela Hati, Unggulan
dalam rapat
75
SHARES
575
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Dalam rapat, kadang kita harus berhenti untuk mendengarkan adzan dan menjawab adzan. Namun kita nggak tahu adzan mana yang harus diikuti karena suara adzan tuh bersahut-sahutan. Ada adzan dari masjid, surau kecil dan yang terakhir adzan dari hape peserta rapat (kadang-kadang kayak menyindir gitu, hehehe)

Bicara soal adzan. Saya suka membatin dalam hati di tengah ngantuk antara bangun mau wudhu dan mata yang masih berat juga rasa bersalah karena kecapekan sehingga gak sempat shalat malam. Nah, dalam kondisi galauness kayak gitu saya mikir, “Hebat banget yang jadi muazzin nii sudah standbye pagi-pagi sendirian mengumandangkan adzan, yang jelas walau  hujan lebat sekalipun ketika harus adzan pada waktu yang telah ditentukan, sang muazzin  tetap adzan, adzannya gak bisa di postpone nunggu hujan reda.”

Ok, kalau yang mesjid besar mungkin muadzinnya dibayar namun kalau surau kecil? Di situlah hebatnya seorang muadzin, komitment untuk ngumandangkan adzan adalah latihan kedisplinan tersendiri. Karena suka atau tidak harus dilakukan, dalam kondisi apapun, sakit perut, malas, bête, marahan sama istri, semua harus di lawan untuk kepentingan adzan.

Baca juga: Pagi yang Cerah Dimulainya Taklim

Pikiranku iseng, mungkin dia adzan dulu terus balik ke rumah, ngomel sama istrinya lagi, haha. Tapi mungkin udah gak terlalu galak karena amarahnya udah kesiram air wudhu.

Soal adzan, dulu waktu di Malaysia saya sempat kesal dengan muazzin dekat rumah sewa kami, karena ingat anak-anak saya masih kecil pada shaum dan tahu sendiri di Malaysiakan waktu nambah satu jam sehingga buka puasa tuh pukul 19.15, nah kita tunggu dengan sabar.

Bahkan sampai hampir pukul 19.45, anak-anak duduk manis depan meja sambil meringis nahan sakit perut. Tiba-tiba saya lihat muazzinnya jalan santai sambil ngobrol-ngobrol dengan seorang jamaah masjid dan saya teriak dari dalam rumah, “Sudah magrib belum Pak?”

Beliau menjawab, “Sudah Bu,, maaf saya buka puasa dulu.”

Hedeuhh… memangnya anakku gak puasa apa?

Sedikit kisah mengharukan dari Bilal, gak tahu kenapa aku agak ngefans sama Bilal satu hari Bilal menghadap khalifah Abu bakar dan bilang beliau gak mau lagi jadi muazzin karena kalau mengumandangkan adzan “Asyahadu anna Muhammadar Rasulullah”, maka kenangan lamanya bangkit kembali pada Rasulullah yang sangat dicintainya yang sudah meninggal pada masa itu dan gak sanggup meneruskan adzan sampai selesai -mantap cintanya yaa- sangat iri…

Yang jelas, kita di Indonesia tuh bersyukur banget deh dengar adzan dengan indahnya dan banyak dimana pun kita berada. Jadi orang Indonesia kalau pada gak shalat keterlaluan di Amerika banyak mualaf dan mereka keinginannnya satu, ingin tinggal di negeri dua muslim supaya bisa bebas dengarkan adzan.

Satu hal lain, anakku yang di Australia bilang, “Negeri ini terlalu sepi, untuk dengar adzan saja aku harus mengandalkan jam adzan yang kalau baterenya mati, maka aku bingung seharian.”

Yaa satu-satunya yang harus dijaga anakku adalah jangan sampai jam adzan mati baterenya. Batere jam disimpan banyak-banyak dalam laci, jadi kalau tiba-tiba batere jam adzan mati bisa langsung dihidupkan lagi.

Baru rasa yaa, hidup di negeri penuh adzan itu indah, kadang kita kurang menghargai sesuatu bila kita belum pernah kehilangan sesuatu itu.

(Janur house, at home, 7 March 2015)

Allah berfirman, “Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (melaksanakan) salat, mereka menjadikannya bahan ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.” (QS. Al Maidah: 58)

 

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBBS

 

Tags: jendela hatijibbsjigscjiscmam fifi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Penulis Buku Fitrah Based Education Meninggal Dunia

Next Post

4 Cara Eksfoliasi yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

Next Post
4 Cara Eksfoliasi yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

4 Cara Eksfoliasi yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

TMbookstore Detos Berhenti Beroperasi 1 Juli Mendatang

TMbookstore Detos Berhenti Beroperasi 1 Juli Mendatang

Uniknya Mie Ayam Mang Oyo, Disajikan dengan Bumbu Rendang Spesial

Uniknya Mie Ayam Mang Oyo, Disajikan dengan Bumbu Rendang Spesial

  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3477 shares
    Share 1391 Tweet 869
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    603 shares
    Share 241 Tweet 151
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7945 shares
    Share 3178 Tweet 1986
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4441 shares
    Share 1776 Tweet 1110
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4127 shares
    Share 1651 Tweet 1032
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2898 shares
    Share 1159 Tweet 725
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11145 shares
    Share 4458 Tweet 2786
  • Asosiasi Tuli Muslim Indonesia Ajak Direktur Majelis Hukama Muslimin Jadi Pembina

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5274 shares
    Share 2110 Tweet 1319
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga