MELALUI Women’s Space Mentorship Program 2026, peserta belajar langsung dari pemimpin perempuan lintas sektor mulai dari bisnis, sosial, media, hingga komunikasi.
Akses untuk belajar langsung dari perempuan-perempuan pemimpin yang telah membuktikan dampak dan kontribusinya di berbagai bidang masih menjadi kesempatan yang langka bagi banyak perempuan Indonesia.
Padahal, kehadiran mentor dan role model kerap menjadi faktor penting yang membantu seseorang membangun kepercayaan diri, memperluas perspektif, serta mempercepat perjalanan kepemimpinannya.
Menjawab kebutuhan tersebut, Women’s Space, komunitas pengembangan perempuan yang diinisiasi oleh ParagonCorp, menghadirkan Women’s Space Mentorship Program 2026 bekerja sama dengan APDC Indonesia sebagai expert partner yang mengkurasi dan memfasilitasi proses mentorship.
Program ini dirancang untuk mempertemukan perempuan Indonesia dengan para pemimpin perempuan inspiratif dari berbagai sektor agar dapat belajar langsung dari pengalaman, tantangan, dan praktik kepemimpinan yang mereka jalani.
Tingginya antusiasme terhadap program ini terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.894 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, hanya 60 peserta terpilih yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses pembelajaran intensif dan berinteraksi langsung dengan para mentor berpengalaman.
Women’s Space Mentorship Program 2026 menghadirkan 13 pemimpin perempuan lintas sektor yang telah menunjukkan kontribusi nyata di bidang masing-masing.
ParagonCorp Hadirkan 13 Pemimpin Perempuan Inspiratif di Women’s Space Mentorship 2026
Pada sesi Leadership & Personal Growth, peserta akan belajar bersama:
Nadia Habibie, Executive Board The Habibie Center dan Executive Director Habibie & Ainun Foundation
Dr. Mesty Ariotedjo, Co-Founder & CEO Tentang Anak
Analisa Widyaningrum, CEO APDC Indonesia, Psikolog, Konsultan, dan Trainer
Dhini Aminarti, Public Figure dan Inspirator Perempuan
Pada sesi Entrepreneurship & Innovation, peserta akan mendapatkan pembelajaran dari:
Prita Ghozie, Founder & CEO Zap Finance
Shana Fatina, Founder & CEO Komodo Water
Nicky Clara, Disability Womenpreneur
Azalea Ayuningtyas, Sustainability and Impact Strategist
Sementara pada sesi Career, Communication, and Impact Leadership, peserta akan belajar bersama:
Astri Wahyuni, Director of Corporate Affairs ParagonCorp
Glory Oyong, Corporate Communication Director Kompas Gramedia
Gita Syahrani, Sustainable Commodity & Business Manager, WRI Indonesia
Amirah Zerlett, Professional Digital Marketing Practitioner
Ajeng Ashamarandhany, Certified Career Coach & Leadership Trainer

Melalui kombinasi masterclass, mentoring kelompok, diskusi interaktif, dan networking session, para mentor akan berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan berbasis nilai, pengembangan diri, komunikasi yang berdampak, pengembangan karier dan bisnis, literasi serta perencanaan keuangan, hingga kemampuan membangun tim dan menggerakkan perubahan di lingkungan masing-masing.
Salah satu topik yang turut mendapat perhatian dalam program ini adalah penguatan kapasitas finansial perempuan.
Melalui sesi yang dibawakan oleh Prita Ghozie, peserta akan mempelajari pentingnya pengelolaan keuangan pribadi sebagai fondasi untuk mengambil keputusan, mengembangkan karier maupun usaha, serta memperluas dampak yang ingin mereka ciptakan.
Materi yang dibahas mencakup penyusunan tujuan keuangan, pengelolaan arus kas, strategi penganggaran, hingga perencanaan finansial jangka panjang.
“Kami tidak sekadar mengundang pembicara. Kami memilih para perempuan yang telah membuktikan bahwa kepemimpinan dapat dijalani dengan beragam cara, latar belakang, dan perjalanan hidup. Kami berharap peserta dapat belajar langsung dari pengalaman nyata para mentor, sekaligus melihat bahwa mereka pun memiliki peluang yang sama untuk tumbuh, memimpin, dan menciptakan dampak,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO ParagonCorp.
Selain memperoleh wawasan dari sesi pembelajaran, peserta juga mendapatkan kesempatan berdialog secara langsung dengan para mentor mengenai tantangan, peluang, dan pengalaman yang mereka hadapi dalam membangun karier, organisasi, maupun inisiatif sosial.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta memperoleh perspektif yang lebih luas sekaligus membangun keberanian untuk mengambil peran kepemimpinan yang lebih besar.
Program mentorship ini dirancang untuk menjangkau perempuan dari berbagai latar belakang dan bidang kontribusi, mulai dari entrepreneur, socio entrepreneur, pegiat organisasi non-profit, hingga profesional lintas industri.
Pendekatan yang lebih personal memungkinkan peserta memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan masing-masing.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Melalui sesi mentoring, peserta dapat mendiskusikan berbagai isu yang mereka hadapi secara langsung dengan mentor yang memiliki pengalaman relevan, sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berdampak.
Menurut dr. Sari, kehadiran mentor bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga role model yang menunjukkan bahwa perempuan mampu memimpin, menghadapi tantangan, dan menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.
“Kepemimpinan tidak hanya dibangun melalui kemampuan memengaruhi dan menggerakkan orang lain, tetapi juga melalui kesiapan menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dalam aspek finansial. Karena itu, kami menghadirkan pembelajaran yang lebih holistik agar peserta memiliki bekal yang kuat untuk bertumbuh dan menciptakan dampak yang berkelanjutan,” tambah dr. Sari.
“Ketika perempuan dapat melihat dan belajar langsung dari sosok yang pernah menghadapi tantangan serupa, mereka akan lebih percaya diri untuk mengambil langkah yang lebih besar. Karena itu, kami berharap Women’s Space Mentorship Program tidak hanya menghadirkan pengetahuan, tetapi juga keberanian dan keyakinan bagi para peserta untuk menjadi pemimpin yang membawa dampak positif bagi lingkungannya,” tutupnya.
Melalui Women’s Space, ParagonCorp bersama APDC Indonesia berharap dapat memperkuat ekosistem kepemimpinan perempuan di Indonesia dengan membuka akses yang lebih luas terhadap pembelajaran, mentorship, pengembangan kapasitas, dan jejaring yang dibutuhkan untuk bertumbuh sebagai pemimpin masa depan.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perempuan yang percaya diri memimpin, mandiri dalam mengambil keputusan, serta mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. [Din]




