• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 5 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

Motivasi untuk Kamu yang sedang Berputus Asa dalam Membela Al-Aqsa

30/11/2022
in Info
Motivasi untuk kamu yang sedang berputus asa membela al-aqsa

Foto: Pexels/Yassir Gurbuz

92
SHARES
708
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MOTIVASI untuk kamu yang berputus asa dalam membela Al-Aqsa bisa kita dapatkan dari Al-Qur`an. Sejak dahulu, Allah sudah banyak memberi contoh tentang kekalahan atau kesusahan yang dirasakan para nabi dan sahabat dalam waktu yang lama.

Namun, ketika pertolongan Allah itu datang, tidak ada yang bisa mencegahnya. Oleh sebab itu, Imam Yakhsyallah Mansur, seorang ulama yang banyak menulis tentang Palestina mengajak orang-orang untuk tetap beramal.

Baca Juga: Al-Aqsa Memanggil Kita

Motivasi untuk Kamu yang Berputus Asa dalam Membela Al-Aqsa

Dalam acara “Penutupan Bulan Solidaritas Palestina” yang diselenggarakan oleh Aqsa Working Group, Rabu (30/11/2022) di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, Kiai Yakhsyallah menyampaikan bahwa yang dinilai oleh Allah adalah amal, bukan hasil.

“Seperti halnya ketika Perang Uhud. Saat iti, kaum Muslimin kalah. Namun, Allah mengatakan jangan pernah bersedih, jangan merasa lemah, kalian pasti menang selama bertakwa dan beriman kepada Allah,” ujar Imam Yakshallah di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta.

Contoh lainnya adalah ketika Rasulullah tidak menerima wahyu sampai 50 hari lamanya. Hal tersebut membuat orang-orang Kafir mengejek Rasulullah dengan menganggap Allah meninggalkan Rasul.

Namun, setelah itu, Allah menurunkan surat Ad-Dhuha untuk menghilangkan kesedihan Rasulullah.

Dua peristiwa di atas merupakan sedikit dari banyak contoh lainnya. Ketika sedang merasa terpuruk, kalah, sedih, dan sebagainya, tetap yakinlah Allah pasti segera memberi pertolongan.

Begitu juga ketika membela Al-Aqsa. Memang, semua terasa berat dan masalah justru terus-terusan datang silih berganti. Seolah-olah, Israel makin kuat dan terasa tidak mungkin untuk membebaskan Al-Aqsa.

Akan tetapi, Imam Yakhsyallah Mansur meyakinkan bahwa suatu saat pasti akan ada cahaya terang benderang.

Imam memberikan tiga kunci keberhasilan membebaskan Al-Aqsa.

Pertama, harus bersama-sama atau berjemaah. Dalam membebaskan Al-Aqsa, tidak bisa dilakukan sendiri. Umat Islam harus merapatkan barisan agar bisa bersama membebaskan Al-Aqsa.

Kedua, saling menghargai jasa orang lain. Jangan sampai mengecilkan orang lain. Setiap individu punya kontribusinya masing-masing. Jadi, jangan sedikit pun meremehkan dan merasa hanya kontribusi diri sendiri yang paling besar.

Ketiga, jangan merasa diri paling baik. Jangan merasa paling bijaksana. Membebaskan Al-Aqsa harus dilakukan oleh semua orang.

Dari semua kalangan. Jadi, tidak ada yang boleh merasa paling baik sendiri.

Guna membangkitkan semangat, Imam Yakshallah juga memberikan pantun.

“Berkumpul di aula Buya Hamka. Berbicara tentang Al-Aqsa dan Palestina bersama teman.
Yakinlah Al-Aqsa dan Palestina akan kembali kepada kita selama kita beriman,” ujarnya diiring tepuk tangan penonton yang hadir dalam acara BSP 2022 tersebut.

[Cms]

Tags: al-aqshoMotivasipalestinaputus asa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Banyak yang Belum Tahu, ini 5 Cara Content Creator Menghasilkan Uang

Next Post

Zakaria Aboukhlal, Pemain Timnas Maroko yang Jago Ngaji

Next Post
Zakaria Aboukhlal, Pemain Timnas Maroko yang Jago Ngaji

Zakaria Aboukhlal, Pemain Timnas Maroko yang Jago Ngaji

Inilah Idola yang Menjerumuskan

Inilah Idola yang Menjerumuskan

Hadis Menolong Orang Zalim

Makin Tinggi Posisi, Makin Sakit Jatuhnya

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Islam Mengajarkan Mandiri, Bukan Mengemis

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7794 shares
    Share 3118 Tweet 1949
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    184 shares
    Share 74 Tweet 46
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    520 shares
    Share 208 Tweet 130
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3340 shares
    Share 1336 Tweet 835
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Belajar dari Kisah Qarun

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Salimah Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor kepada Lansia di Langsa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11093 shares
    Share 4437 Tweet 2773
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga