• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 6 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

Densus 88: Wahdah Islamiyah Telah Lulus Ujian Terhadap Kesetiaan dan Komitmen Terhadap NKRI

26/08/2022
in Info
Densus 88: Wahdah Islamiyah Telah Lulus Ujian Terhadap Kesetiaan dan Komitmen Terhadap NKRI
84
SHARES
647
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DENSUS 88 mengungkapkan bahwa Wahdah Islamiyah telah lulus ujian terhadap kesetiaan dan komitmen terhadap NKRI. Sebelumnya, ormas Islam Wahdah Islamiyah menggelar Dialog Kebangsaan bertema “Dengan Taqwa dan Komitmen pada Konstitusi serta Hukum yang Berlaku Kita Wujudkan NKRI Jaya dan Harmoni”.

Baca Juga: Bangun Jiwa Bangsa dengan Dakwah, Wahdah Islamiyah Tebar 345 Dai dan Daiyah ke Pelosok Negeri

Densus 88: Wahdah Islamiyah Telah Lulus Ujian Terhadap Kesetiaan dan Komitmen Terhadap NKRI

Kegiatan tersebut diselenggarakan di aula Asrama Putri Kampus Sekolah Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, pada hari Jumat (18/8/2022).

Dihadiri oleh para kader ormas, simpatisan, dan tokoh-tokoh publik. Salah satu yang diundang adalah Kasubdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri. Kombes Pol. Ponco Ardani, S.H.

Dalam penyampaiannya, Ia memaparkan definisi radikalisme dan terorisme serta solusi agar tidak terpapar, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi di tengah masyarakat.

“Jika diibaratkan seperti pohon, maka sudah jelas, akarnya itu adalah intoleransi.

Tidak mau menyatu dengan segala perbedaan, dan selalu menyalahkan orang lain. Ketika intoleransi itu semakin dipelihara.

Maka tumbuhlah batang radikalisme. Dan ketika semakin parah, maka mulai berubah menjadi aksi teror, yang kita sebut terorisme,” terangnya.

Selain itu, petinggi densus 88 ini juga menyampaikan pesan bahwa fokus negara dalam menangani terorisme dan radikalisme saat ini bukan saja pada pemidanaan, tapi juga kepada bagaimana membangkitkan kembali nilai-nilai moral dan nilai-nilai agama luhur yang sudah tertanam dalam batin para pelakunya.

“Kita sudah berusaha memahamkan 3000-an orang. Yang kita luruskan adalah pemahamannya, sebab tindakan teror ini bermula karena rusaknya pemahaman seseorang terhadap komitmen kebangsaannya,” imbuhnya.

Ia kemudian mengajak kepada setiap warga negara untuk berikhtiar menjaga bangsa ini dari bahaya radikalisme.

Dalam penyampaiannya juga, Ia tak lupa mengutip beberapa ayat di dalam Al-Qur’an yang berkesesuaian dengan pancasila.

“Sila pertama itu sesuai dengan surah Al Ikhlas ayat 1, sila kedua sesuai dengan surah An Nisa ayat 135, sila ketiga sesuai dengan surah Al Hujurat ayat 13, sila keempat sesuai dengan surah Asy Syuro ayat 38 dan sila kelima sesuai dengan surah An Nahl ayat 90,” terangnya.

Dalam menanggulangi aksi teror, Kombes Pol Ponco mengatakan harus adanya upaya membangun kesadaran kolektif seperti melakukan pengawasan perubahan sosial di lingkungan masyarakat, melindungi masyarakat yang rentang terpapar, menjaga toleransi dan moderasi beragama, aktif menyebarkan konten moderat di media sosial, waspada hoax, kritis dan teliti terhadap sumber informasi, serta tetap ikut mengkontra konten radikal yang tersebar di masyarakat.

“Radikalisme dan terorisme adalah kejahatan luar biasa dan butuh penanganan serius karena ini berasal dari pola pikir dan keyakinan, utamakan pencegahan,” pesannya, saat ia mengutip perkataan Kepala Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri.

Kombes Pol Ponco bercerita bahwa dalam sejarah, jilbab pernah tabu dalam kepolisian utamanya wanita. Tapi akhirnya sekarang kan dilegalkan, dan kita bisa berkaca dari situ. Wanita-wanita yang bergabung di yayasan atau organisasi melakukan sosialisasi, dan itu dalam segi komunitas.

“Dan untuk secara pribadi, kita harus menunjukkan bahwa kita yang bercadar ini adalah wanita-wanita yang tangguh, hebat dan wanita-wanita yang cintah tanah air, cinta keluarga.

Itu tunjukkan kepada masyarakat sekitar minimal, dan dari situ nanti akan berkembang dan menjadi sesuatu yang bagus dan akhirnya akan seperti tadi, ketika jilbab menjadi tabu, malah menjadi idola dan menjadi kebanggaan,” tegasnya.

Dalam closing statementnya, Kombes Pol Ponco mengatakan bahwa Wahdah Islamiyah sudah lulus dari ujian dalam kesetian terhadap bangsa dan Negara. Dengan berbagai fitnah seperti tuduhan organisasi teroris dan lainnya.

“Kepada anak-anak muda dan pengurus dari Wahdah ini, ibaratnya ujian sudah lulus. Kenapa lulus? Karena Prof Mahfud telah datang kesini dan saya berani terbuka datang kesini.

Artinya fitnahnya sudah berlalu, jadi bapak-bapak ibu-ibu sudah ter uji, karena dulu kita datang kesini ngak ngomong (sembunyi), kita foto ustadz-ustadznya, kita profil rumahnya dimana, itu dulu.

Tapi sekarangkan sudah ter uji. Harapan kami, mari kita jaga intoleran itu tadi dan kita mulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan secara masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan dengan kontribusi dari bapak Ibu sekalian, itu salah satu yang akan dikenang oleh bangsa ini,” pungkasnya.

[Cms]

Tags: wahdah islamiyah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Makna Allah Bersemayam di atas Arsy

Next Post

Ali Imran Ayat 33, The Chosen: Orang-orang Pilihan (Bag.1)

Next Post
Ali Imran Ayat 33, The Chosen: Orang-orang Pilihan (Bag.1)

Ali Imran Ayat 33, The Chosen: Orang-orang Pilihan (Bag.1)

Tak Ada yang Pasti untuk Esok Hari

Akhir Itu Segalanya

Doa Memohon Hidayah

Kiat-Kiat agar Iman Menjadi Kuat

  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    2961 shares
    Share 1184 Tweet 740
  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    158 shares
    Share 63 Tweet 40
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    118 shares
    Share 47 Tweet 30
  • Siswa-Siswi SMA Jakarta Islamic School Berhasil Tembus Universitas Ternama di Berbagai Negara

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9040 shares
    Share 3616 Tweet 2260
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4089 shares
    Share 1636 Tweet 1022
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4730 shares
    Share 1892 Tweet 1183
  • Bahasa Gaul di Era Digital: Kreativitas Anak Muda atau Ancaman bagi Bahasa Indonesia?

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    628 shares
    Share 251 Tweet 157
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11666 shares
    Share 4666 Tweet 2917
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga