• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 6 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Sekolah Tatap Muka untuk Anak Berpenyakit Komorbid

10/06/2021
in Fokus, Healthy, Unggulan
Sekolah Tatap Muka untuk Anak Berpenyakit Komorbid

Sekolah Tatap Muka untuk Anak Berpenyakit Komorbid Foto : Pixabay

77
SHARES
590
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Dibukanya kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM) masih menjadi kekhawatiran bagi sejumlah orangtua apalagi jika anaknya memiliki kondisi kesehatan tertentu atau penyakit komorbid.

Penyakit komorbid adalah suatu penyakit yang muncul bersamaan saat seseorang sedang sakit. Atau sederhananya, komorbid adalah penyakit penyerta. Penyakit komorbid dapat meningkatkan risiko kematian jika terpapar virus corona.

Baca Juga : Ratusan Sekolah di Jakarta Mulai Belajar Tatap Muka

Dilansir dari ANTARANEWS (09/06/2021) Dokter Spesialis Anak Primaya Hospital Bekasi Timur dr Tuty Mariana, SpA, mengatakan keputusan membolehkan anak kembali ke sekolah bergantung pada situasi penularan COVID-19 di lingkungan terkait, kesiapan sekolah dalam memberikan perlindungan, dan kesehatan anak itu sendiri.

Anak berpenyakit Komorbid sebaiknya memilih pembelajaran jarak jauh

Bila ada masalah kesehatan yang membuat anak lebih rentan terhadap penularan COVID-19 di sekolah, orangtua sebaiknya memilih pembelajaran jarak jauh dulu,” ujar dr Tuty dalam keterangan resminya pada Senin.
Penyakit komorbid rentan pada orang dewasa

Tuty mengatakan penyakit penyerta pada umumnya tidak ada atau belum muncul pada anak usia sekolah. Komorbid lebih banyak didapati pada orang dewasa, termasuk orangtua siswa.

Sebab dibuka kembali sekolah tatap muka

Itu sebabnya keputusan membuka kembali sekolah di tengah pandemi membutuhkan peran serta semua pemangku kepentingan.

Orangtua dan masyarakat umum wajib terus mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan pada anak-anak siswa sekolah. Sebab, anak pun bisa terinfeksi virus di rumah atau di jalan saat perjalanan pergi atau pulang sekolah.

Sementara itu, untuk guru dan staf sekolah yang memiliki penyakit komorbid, ada baiknya memastikan bahwa penyakit tersebut dalam kondisi terkendali sebelum menjalani kegiatan di sekolah.

“Orang dewasa berusia 60 tahun ke atas dan masyarakat yang memiliki penyakit komorbid lebih berisiko sakit parah dan meninggal ketika terinfeksi virus corona. Maka dari itu, aturan pembukaan kembali sekolah mesti mengacu pada data tersebut,” tutupnya.

Panduan dari pemerintah menyatakan guru dan staf bisa kembali ke sekolah asalkan sehat. Adapun bila ada penyakit komorbid, mesti dipastikan bahwa penyakit itu dalam kondisi terkendali.[Wmh]

Tags: maju mundur tatap muka sekolah usia dini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jejak Islam untuk Bangsa: Komunitas Pegiat Sejarah

Next Post

Adian Husaini, Mengenal Sosok Ketua Umum DDII

Next Post
Adian Husaini: Dari Kuliah Kedokteran Hewan sampai Peradaban Islam

Adian Husaini, Mengenal Sosok Ketua Umum DDII

Minhaj Berislam, dari Ritual hingga Intelektual

Minhaj Berislam, dari Ritual hingga Intelektual

Haji Ditiadakan, Begini Prosedur Pengembalian Setoran Pelunasan Biaya Haji

Haji Ditiadakan, Begini Prosedur Pengembalian Setoran Pelunasan Biaya Haji

  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7799 shares
    Share 3120 Tweet 1950
  • Kafe Sastra Balai Pustaka, Tempat Artis Nongkrong untuk Membaca

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Pemuda Muhammadiyah DKI Tawarkan Kolaborasi Konkret untuk Jakarta Berkeadilan

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    524 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3343 shares
    Share 1337 Tweet 836
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Jangan Simpan Harta dalam Bentuk Uang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    736 shares
    Share 294 Tweet 184
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga