ChanelMuslim.com media onlie keluarga, media islam

Jumat, 23 Oktober 2020 | 7 Rabiul Awwal 1442 H
Login
Register

 


 
 
 
 
HEALTHY

Psikolog: Normal Baru Bukan Berarti Bebas

12 June 2020 21:46:54
Psikolog: Normal Baru Bukan Berarti Bebas
Foto: medium

ChanelMuslim.com - New Normal atau Normal Baru bukan berarti bebas melakukan kegiatan seperti sebelum pandemi COVID-19. Psikolog Hayati Rahmah, M.Psi mengatakan bahwa masyarakat harus tetap aware, juga menerima bahwa banyak kondisi berubah akibat covid-19.

"Jangan karena sudah dilonggarkan, jadi merasa aman ke mana-mana, menganggap enggak perlu pakai masker, cuci tangan. Kondisi ini banyak kita lihat akhir-akhir ini, dan faktanya angka positif covid-19 meningkat drastis pula," ujar Rahmah kepada ChanelMuslim.com, Jumat (12/6).

New normal, tambah Rahmah, dapat dikatakan kita mengadaptasi hal-hal baru akibat pandemi ini, di dalam kehidupan kita.

"Dan secara bertahap menerapkan kebiasaan-kebiasaan tersebut sebagai rutinitas kita, misal protokol kesehatan jangan diabaikan. Jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan lain-lain," tambah Psikolog yang praktik di Klinik Citta Bangsa Cibubur itu.

Kini, Indonesia berada pada posisi ke-31 dunia dengan kasus positif Covid 36.405 (Worldometer, Jumat 12/6). Dengan catatan, terdapat 1.111 kasus positif baru per hari.

"Faktanya covid-19 masih ada dan belum selesai, khususnya di Indonesia ya. Juga belum ada obat/vaksin yang dapat menyelesaikan pandemi ini," kata Rahmah.

Lalu, bagaimana masyarakat menyikapi Normal Baru ini?

"Mulai jalani aktivitas dengan adaptasi terhadap New normal. Misalnya kita biasa

kan protokol kesehatan di mana pun, di rumah, di kantor, di jalan. Sekarang juga banyak pemanfaatan teknologi, misal belajar, setor tugas sekolah, rapat kerja via online conference. Nah kita harus bersedia adaptasi dengan situasi itu. Belajar dan cari tahu bagaimana kita tetap bisa beraktivitas dengan baik di masa new normal," tandas Ibu dari dua anak tersebut.

Rahmah juga menganjurkan agar ada ide dan inovasi terkait bagaimana masyarakat kelak akan dapat bertahan di situasi ini, karena mungkin saja ke depan akan ada kondisi-kondisi yang menuntut perubahan.

"Buat yang punya usaha, bagaimana supaya produk bisa diakses lebih luas lewat media online, bagaimana melihat peluang yang ada di sekitar. Keterampilan apa yang harus fimiliki karena perubahan di New normal ini? Karena kalau kita tidak mau berubah, maka bisa jadi akan tertinggal dan kurang adaptif," tutupnya.[ind]

 
Info Video CMM :
 
Bagaimana menurut anda mengenai isi artikel ini?
 
FOKUS
 
 
 
TOPIK :
psikolog: normal baru bukan berarti bebas
 
BERITA LAINNYA
 
 
HEALTHY
03 June 2020 18:30:02

Tips Pemeriksaan Kehamilan selama Pandemi

 
HEALTHY
09 March 2020 07:00:01

5 Manfaat Konsumsi Daun Pandan bagi Kesehatan

 
 
HEALTHY
27 March 2020 11:00:01

Yuk Coba Ramuan Anti Virus Corona ala JSR

Saksikan tren modest wear terkini dari 164 designer modest fashion Indonesia dalam ajang Modest Fashion Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Indonesian Fashion Chamber, dan Indonesia Halal Lifestyle Cent
 

 
 
TERBARU
 
cmm market
 
 
TERPOPULER
 
 
 
 


media online keluarga
media online keluarga

ChanelMuslim.com

Media Inspirasi Keluarga Muslim Indonesia dengan berbagai rubrik terbaik untuk keluarga muslim Indonesia kini tersedia di

media online keluarga

Nikmati kemudahan mendapatkan berbagai berita dan artikel islami disini.

media online keluarga
JANGKAU LEBIH LUAS KONSUMEN ANDA,
beriklan di ChanelMuslim.com
Hotline : 0811.1362.284